PILIHAN
Pemprov Riau Kecam Tindakan Teror Surabaya
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi sampaikan keprihatinannya atas kejadian rentetan ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur.
Hijazi juga mengecam tindakan yang menurutnya sebuah tindakan kezaliman yang tidak dibenarkan dalam agama mana pun.
"Atas nama Pemprov Riau kami sampaikan keprihatinan atas teror bom yang terjadi di Surabaya tersebut. Ini sebuah tindakan kezaliman yang tak perikemanusiaan," kata Sekdaprov Riau, Senin (14/5/18).
Menurut Hijazi, tindakan teror yang dilakukan orang tak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan agama tertentu adalah sebuah kesesatan. Mantan Kadisperindag Kota Batam ini berharap kepada pihak-pihak yang berniat membuat teror bom tersebut segera bertobat.
"Negara kita sudah aman, jangan rusak lagi kedamaian yang sudah ada," ujarnya.
Lebih lanjut Hijazi juga berharap kepada masyarakat bersama TNI dan Polri meningkatkan kewaspadaan. Meski begitu, Hijazi berharap persoalan teror ini tak terjadi di bumi lancang kuning ini.*(mok/rtc)

Berita Lainnya
BPBD Sebut Baru Daerah Inhil yang Menetapkan Siaga Karhutla di Riau
Bersama Pihak Terkait, Anggota Koramil 01/Bengkalis Lakukan Sosialisasi Bakal Diretapkan New Normal
Seorang Anak Bakar Rumah Orang Tuanya Gara Gara Tidak Dikasih Modal Nikah
Jalin Soliditas Segenap Elemen Masyarakat, Bupati Inhil Berolahraga Bersama di Area CFD
Pensiun, Relawan Gatot Nurmantyo Galang Dukungan untuk Pilpres
PKS soal Celana Cingkrang: Gaya Gaul Anak Sekarang, Menag Enggak Paham
Di Ibukota Inhil Ada Sekolah Permanen yang Tak Difungsikan, Sedangkan Daerah Siswa/i SD Belajar dengan Kelas Tanpa Dinding
Ini Tangapan Guru Ambo soal Momen 'Urakan' Siswa Merokok dan Angkat Kaki ke Meja
Ternyata Warga Batam, Dua Pria Terombang-ambing di Selat Singapura
TNI Tangkap Pelaku Pembakar Lahan di Inhu
Kecamatan Bantan dan Bengkalis Terbanyak: ODP Covid-19 di Kabupaten Bengkalis Sebanyak 1.796 Orang, di Seluruh Kecamatan
Bupati Kampar Keluar Surat Edaran Terkait Dana Desa dalam Padat Karya Tunai Desa dan Penanggulangan Covid-19