PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Mengerikan! Tembus 1 Ton Narkoba Ditangkap di Riau 'Sejak Januari-Agustus 2019'
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan peredaran narkoba di Riau saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan berdasarkan hitungan, sekitar 1 ton barang haram itu telah diamankan petugas.
"Tadi kita bersama Bea Cukai membahas terkait yang ilegal-ilegal, termasuk narkoba. Karena masalah narkoba di Riau ini sudah sangat luar biasa," kata Syamsuar Rabu (7/8/2019) di kantor Gubernur Riau.
Dia mengatakan, berdasarkan hitungan Bea Cukai sudah banyak menangkap narkoba namun laporannya masuk ke Bareskrim, sehingga tak tahu berapa banyak yang sudah ditangkap Bea Cukai.
"Nanti akan diekspos hasil tangkapan narkoba. Tadi kalau dihitung-hitung mungkin tangkapan narkoba di Riau mulai Januari sampai Agustus mencapai 1 ton, luar biasa di Riau ini soal peredaran narkoba," terangnya.
Karena itu, lanjut Gubri, pihaknya akan menguumpulkan semua stakeholder terkait yang terlibat dalam penangkapan narkoba untuk mengekspos ke publik. Sehingga masalah narkoba ini bisa menjadi tanggung jawab bersama.
"Artinya ini harus dimulai melakukan penertiban secara sama-sama. Makanya disamping ada Bea Cukai, BNN, TNI/Polri, kita juga sudah siapkan Tim Satgas Narkoba secara bersama-sama yang dikomandoi Pemprov Riau," bebernya.
"Kami ingin Satgas ini bisa bergerak masif ke daerah-daerah. Sebab masalah narkoba ini sudah berbaur dengan masyarakat. Bahkan ada satu desa di Riau ini kalau petugas datang pakai kentongan memberitahu masyarakat lainnya. Artinya kondisi ini sudah begitu dahsyatnya, dan kita tak menyangka begitu hebatnya peredaran narkoba di Riau ini," tambahnya.
Untuk itu, Gubri berharap dalam mengatasi masalah narkoba harus secara bersama-sama. Tidak bisa hanya mengandalkan BNN, Bea Cukai dan TNI/Polri.
"Nanti wakil perdana menteri Malaysia akan kemari (Riau). Mudah-mudahan persoalan ini bisa kita sampaikan. Kita berharap karena kita sama Melayu serumpun dengan Malaysia, karena banyak narkoba masuk ke Riau dari Malaysia, mereka juga merasa ingin membantu kita. Sehingga peredaran narkoba yang banyak masuk dari Malaysia kita harapkan ke depan bisa berkurang," tukasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Waw..Andi Rachman, Hadiri Turnamen Football di Kampung Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal
Kadis PUPR Bengkalis Ardiyansah : Luapan Air Dari Drainase Di Jalan Sudirman Duri, Akan Segera Diatasi
Dihambat Eropa, Sawit RI Mau Dijual ke Mana?
IWO dan Personel Polres Inhil, Melakukan Penyemprotan Disinfektan di Permukiman Warga
Berbagai Organisasi dan Ormas Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran Desa Bekawan
PDP Covid-19 di Bengkalis yang Dirawat Tetap 8 Orang, 6 di RSUD Bengkalis, 2 di RSUD Mandau
Aplle Tahun 2018 Wajib Melakukan 7 Perubahan, agar dapat kuasai dunia teknologi
Abdul Nasib Caleg Terpilih, Gerindra Pelalawan Akui
BNN Bersama Bea Cukai Dumai Amankan 10 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi
Prabowo-SBY Akan Bertamu Kembali, Begini BUAL Komentar PDIP
Viral Ada 'Desa Hantu' Bisa Sedot Dana Desa Hingga Rp 900 Juta
Di Riau Tujuh Kabupaten Belum Punya Kampung Siaga Bencana