PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Tak Ada Biaya, Nazwa Tak Bisa Dirawat ke Pekanbaru
BUALBUAL.com - Malang nian nasib Nazwa (6 tahun), putri cilik asal Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil ini. Dia terpaksa harus kuat menahan derita atas penyakitnya dan hanya dapat terbaring di RSUD Puri Husada, tanpa perawatan intensif sesuai dengan penyakit yang dideritanya.
Menurut informasi yang dikumpulkan, anak pasangan Dodi dan Yanti ini mengidap penyakit pembengkakan empedu hati. Disebabkan keterbatasan peralatan medis yang dimiliki oleh RSUD PH, untuk itulah dokter menyarankan agar Nazwa segera dirujuk ke Pekanbaru.
"Iya pak, sakitnya sudah sangat parah. Trombosit dan HB nya sudah sangat jauh menurun. Kalau kita tahan disini, kita khawatirkan justru akan lebih parah lagi. Makanya dokter menyarankan agar Nazwa bisa segera dibawa ke Pekanbaru yang memiliki peralatan lebih lengkap," ucap salah seorang perawat saat berbincang dengan wartawan media ini.
Tapi sayangnya, Nazwa berasal dari keluarga yang sangat kurang mampu. Dodi ayahnya, sehari-hari hanya bekerja menangkap udang di Sungai Indragiri, sepanjang desanya.
Menurut Tiar, salah seorang keluarga Nazwa, saat ini pihak keluarga tengah berembuk untuk mencari jalan keluar. Tapi menurutnya, kemungkinan Nazwa akan dibawa pulang saja, mengingat kondisi mereka sekeluarga memang rata-rata keluarga kurang mampu.
"Inilah kami akan berembuk. Tapi tak taulah bg, kami ni semue, keluarga tak mampu. Rasenye tak sanggup nak membawe anak ini ke Pekanbaru. Untuk makan sehari-hari saje, kami ni kembang kempis bang. Sekarang hanye bise berdoa, semoge ade jalan keluarnye dari Allah," ujar Tiar dengan logat Melayunya yang kental.
Menurut pantauan, Nazwa saat ini masih berada di RSUD PH Tembilahan, di ruang perawatan anak, Lantai II. Dirinya ditemani oleh kedua orang tua serta kakek nenek dan beberapa orang keluarganya. Sekira ada para dermawan yang ingin membantu, silahkan menghubungi Edi, kakek kandung Nazwa di nomor 082392189238.
Keluarga Nazwa memang sangat berharap akan bantuan dari para dermawan. Sebab berbagai cara juga sudah ditempuh keluarga. Seperti mendatangi Dinas Sosial, diketahui pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bisa menjamin pengobatan gratis memang belum dibuka kembali oleh Pemerintah Pusat sejak ditutup beberapa waktu lalu.
"Kuotanya penuh dan pusat belum membuka lagi. Tapi bantuan dari Dinas Sosial Inhil ada pak, ya cuma itu, jumlahnya hanya sekitar Rp2 juta saja," terang salah seorang pegawai Dinsos Inhil.
Sementara itu, BPJS yang baru diurus kemarin, juga baru bisa aktif 15 hari lagi. "Itulah bang, makanya kami dah pusing. Apalagi jalan yang mau kami tempuh," kata Edi sedih, kakek yang selama ini merawat Nazwa.(*)

Berita Lainnya
ABG Pembakar 20 Kitab Suci Alquran, di Taman TPQ Mujahid Akhirnya di Tangkap Polisi
Warga Desa Penghidupan Kampar Diciduk Polisi, Sering Edarkan Sabu di Rumahnya
Di Depan Ulama, Prabowo Sampaikan Siap Jadi Alat Perubahan
Pileg dan Pilpres 2019, Muridi Susandi Pinta Masyarakat Inhil Laporkan Pelanggaran Money Politik
Soal Polemik Cadar dan Celana Cingkrang, MUI Riau Minta Maruf Amin Nasehati Menteri Agama
Akibat Tiang Patah, Listrik di Selatpanjang Padam
Menang 295 Suara, Sulaimansyah (Ucok Soren) Pimpin Bupati Himakom UIN Suska Riau 2017-2018
Riau Minta Dukungan APBN, Abrasi di Pulau Terluar Terus Terjadi!
BualbualLucu : Membeli Kondom di Apotek
Heboh Facebook: Dianggap Provokasi Ketua RT- RW Ditangkap Karena Pengarakan Bugil Pasangan yang Diduga Mesum
Anita Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Diterkam Buaya
Final Tragis, Praveen/Melati Juarai Denmark Open