PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Bertengkar dengan Suami, IRT Gantung Diri. Tinggalkan Surat untuk Anaknya
BUALBUAL.com - Catur Agustiningsih ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya, Jalan Dasar/Sei Mintan, Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Rabu (30/10/2019). Ibu rumah tangga (IRT) ini menggantung dirinya menggunakan selendang.
Malam hari sebelum ditemukan tewas, perempuan berusia 36 tahun itu dikabarkan sempat cekcok dengan suaminya. Pagi hari, korban juga terdengar menelpon suaminya dengan nada kesal karena teh buatannya tidak diminum.
Korban menilai suaminya tidak menghargainya lagi. "Apa sudah tidak menghargai aku lagi sebagai istrimu," kata korban seperti ditirukan keponakannya kepada polisi.
"Dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri. Menurut keterangan keponakan korban, semalam korban dengan suaminya bertengkar," ujar Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda.
Korban diketahui gantung diri ketika ada tiga orang tidak dikenal mendatangi rumah korban dengan menumpang kendaraan roda empat. Mereka mengaku ditelepon korban dan disuruh datang ke rumah.
Lalu, adik korban masuk ke dalam rumah untuk memanggil korban yang sedang berada di kamar. Saksi berkali-kali memanggil dan mengetuk pintu kamar korban yang terkunci dari dalam tapi tidak ada jawaban.
Ketika itu, adik korban melihat ada kain selendang yang terikat dari luar ke dalam kamar sehingga membuat saksi curiga. Saksi berinisiatif mendobrak pintu kamar korban.
"Saat pintu terbuka, saksi melihat korban sudah terjatuh dengan kondisi leher terikat kain selendang. Korban sudah tidak bernyawa," jelas Budhia.
Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Bukit Raya. "Korban ditemukan pada pukul 12.30 WIB. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhyangkara Polda Riau untuk dilakukan visum," tutur Budhia.
Di lokasi kejadian, polisi yang melakukan olah TKP menemukan sepucuk kertas yang ditulis tangan korban. Di surat itu, korban berpesan kepada anaknya agar rajin belajar dan tidak menyusahkan orang lain.
"MAAFIN MAMA YA BHI. . . MAMA GAK BISA DAMPINGI OBHI, MAMA SAYANG OBHI, JD ANAK YG PINTAR YA SAYANG, JGN NYUSAHIN ORANG. . . MAMA YAKIN ADEK BISA. ."
Sumber: cakaplah.com
.jpg)

Berita Lainnya
Tolak Indomaret di Bangkinang, Karena Bisa Matikan Usaha Kecil, Masyarakat
Alhamdulillah, SK Pengoperasian Embarkasi Antara Provinsi Riau Sudah Keluar
Muslim: Ketua Pemilu Partai Golkar Wilayah II Kab Inhil Ajak Masyarakat Tetap Solit di Pilkada 2018
Tradisi Unik Ribuan Telor di "KENDURI KAMPUNG" Desa Igal Kec Mandah
Bawaslu Menangkan OSO, KPU Akan Gelar Rapat Tanggapi Putusan Tersebut
147 Desa di Inhil Akan Dialiri Listrik, Inilah Daftarnya
Dandim 0314 Inhil Ingin Ciptakan Usaha Lokal dari Olahan Sabut Kelapa
Kebakaran Lahan Gambut di Inhu Berhasil di Padamkan
Cari Tau Kepribadian Cowok dari Cara Buka Bajunya di Sini
Pilkada 2018, Kapolres Kampar Siap Kerahkan Pengamanan
Dari Rengat ke Jakarta, Erwin Dimas Diakui JMSI Riau sebagai Tokoh Pembangunan Riau
Sebut BBKSDA Riau: 80 Persen Konflik Satwa Liar dengan Manusia Terjadi di Luar Kawasan Konservasi