PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Komisi 1 DPRD Bengkalis Desak Perusahaan Bantu Penanganan Karhutla melalui Program CSR
BUALBUAL.com - Komisi I DPRD Bengkalis mengundang beberapa perusahaan di Kabupaten Bengkalis untuk bekerja sama dalam hal menanggulangi bencana khususnya Karhutla yang mana hampir seluruh kecamatan Bengkalis memiliki titik hotspot api yang rawan terjadi kebakaran, Selasa (03/03/2020).
Beberapa perusahaan yang hadir diantaranya PT. BOB, PT. SSS Siak Kecil, PT. Surya Dumai, PT. Meskom Sejati, PT. Rifansi Dwi Putra, PT. Pertamina UP II, PT. Arara Abadi, PT. Pelindo I Cabang Dumai, PT. Adei, PT. Bukit Batu Hutani Alam, PT. Sekato Pratama Makmur, dan PT. Satria Perkasa Agung.
H. Aryanto yang pada saat itu membuka pertemuan meminta kepada seluruh peserta rapat untuk memberikan solusi terkait penanganan Karhutla ini.
"Kami berharap kepada perusahaan-perusahaan melalui program CSR membantu Kabupaten Bengkalis dalam menanggulangi bencana Karhutla berupa alat pemadam kebakaran karena standarnya setiap kecamatan harus memiliki alat tersebut, sampai hari ini sudah 11 hari Kapolres masih di pulau Rupat dengan kondisi mesin yang cukup memprihatinkan, itu sebabnya kami undang perusahaan-perusahaan, mudah-mudahan perusahaan yang hadir dengan jiwa besar bersama-sama menjaga masalah Karhutla ini, semoga mesin pompa itu bisa terealisasi dalam waktu dekat," Jelas Ketua Komisi I Zuhandi.
Al Azmi dan Ketua Komisi III H. adri yang berkesempatan hadir dalam rapat tersebut mengatakan bantuan peralatan kebakaran akan menunggu konfirmasi dari perusahan dengan bekerja sama dengan dinas terkait. "Harap segera ditindaklanjuti karena ini merupakan tanggung jawab bersama," Ujarnya.
Sementara itu anggota komisi I Sanusi mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkalis yang mau memberikan supportnya melalui program CSR, "Saya minta kepada dinas tenaga kerja dan transmigrasi untuk mengiventarisir perusahaan-perusahaan yang menjalankan kontrak di Chevron, berapa perusahaan yang masih aktif hingga 2021 karena ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, langkah apa yang dapat diambil kedepannya, apakah ada forum khusus yang menangangi Karhutla." Tuturnya lagi.
Perusahaan-perusahaan yang hadir saat itu seluruhnya memberikan dukungan kepada program pemerintah daerah untuk menangani Karhutla dan sebagian dari perusahaan yang hadir sebenarnya telah melakukan beberapa penanganan seperti pembentukan MPA (Masyarakat Peduli Api) dengan dibekali peralatan yang memadai dan program-program lainnya. Mengenai bantuan peralatan untuk setiap kecamatan perwakilan perusahaan mengatakan akan mengkonfirmasi kembali dan memberi jawaban dalam waktu dua minggu setelah rapat tersebut.
Hadir dalam rapat Danramil 01 Bengkalis Mayor Arm Bismi Tambunan, Kabagren Polres Bengkalis Kompol Risman, Camat se-Kabupaten Bengkalis, Disnaker, BPBD, Damkar, BPKAD, PUPR, dan Bappeda.***(hms/edi)

Berita Lainnya
Antisipasi Covid-19, DPRD Riau Sediakan Bilik Disinfektan
Anggota DPRD Riau: Abdul Wahid Ungkapkan Kekecewaannya Terhadap PLN yang Seenaknya Matikan Lampu Dibulan Ramadhan
Presma UIN: Rambut Saya Ditarik, Leher Ditempel Samurai 'Dikeroyok Usai Demo di DPRD Riau'
Anggota DPRD Riau Dani M Nursalam Sosialisasikan Perda Riau No 3 Tahun 2015 Tentang Hukum Masyarakat Miskin
DPRD Pekanbaru Soroti Beras Bansos Menumpuk di Gudang Gugus Tugas Milik BUMD
Patuhi Protokol Kesehatan, Anggota DPRD Rohul Faizul Serap Aspirasi Warga Aliantan
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi, berbagi Dengan Anak Yatim Piatu
Dua Anggota Bhabinkamtibmas Polres Inhu Terima Penghargaan dari Anggota DPR-RI
Komisi B DPRD Riau: Desak Disprindag Seluruh Kab Lakukan Oprasi Pasar Sebelum Ramadhan
DPRD Sayangkan Proses Penunjukan Sekda Definitif Riau Lambat
Minyak Goreng Subsidi Rp 14 Ribu di Pekanbaru Diborong Habis, Sugianto: Pemrov Riau Harus Berlaku Adil
DPRD Bengkalis Mendengar Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi