PILIHAN
BBKSDA Riau Gagalkan Perdagangan Satwa Langka 'Hasil Patroli Medsos'
BUALBUAL.com - PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumbernya Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau kembali menggagalkan upaya perdagangan satwa langka dilindungi.
Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan hasil patroli media sosial oleh BBKSDA. "Berdasarkan hasil patroli di media sosial, diduga ada pelaku yang ingin meniagakan satwa liar yang dilindungi," kata Kasi Wilayah 2 Balai Gakkum Wilayah Sumatera, Alfian, Rabu (1/4/2020).
Sementara Kabid Teknik BBKSDA Riau, Mahfud menuturkan pada hari Senin (30/03/2020) jam 18.30 di jalan Lintas Pekanbaru-Sungai Pagar, Kabupaten Kampar diamankan satu orang pelaku dan juga barang bukti yang merupakan 4 ekor Owa, 3 ekor Lutung dan 3 ekor Monyet ekor panjang.
"Satwa yang dilindungi adalah 4 ekor Owa dan 3 ekor Lutung akan dijadikan barang bukti serta akan diikutkan ke proses persidangan," ungkap Kabid Teknik BBKSDA Riau, Mahfud.
Lanjut Mahfud untuk menjaga kesehatan dan juga keberlanjutan hidup Owa serta Lutung, pihaknya akan merawat satwa dilindungi tersebut di klinik satwa milik BBKSDA Riau.
Sedangkan untuk Monyet ekor panjang yang bukan merupakan satwa yang dilindungi, Mahfud menerangkan pihaknya juga akan merawat dan menjaga hewan tersebut.
"Nanti kalau secara alami dia (monyet ekor panjang) menunjukkan sifat keliarannya akan segera dilepasliarkan, namun untuk yang dilindungi menunggu hasil sidan atau vonis dari pengadilan," jelasnya lagi.
Lebih jauh, Mahfud menerangkan kondisi seluruh satwa yang diserahkan ke BBKSDA Riau dalam kondisi sehat. Namun ada beberapa satwa yang kondisinya masih bayi.
"Yang bayi pola perawatan harus lebih intensif dan juga pola makan juga harus dijaga karena harus minum susu dan buah-buahan," ucapnya.
Sementara itu, T salah seorang pelaku yang berhasil diamankan petugas berlakon sebagai perawat dan juga pedagang.
"Ini sudah ada pembelinya, dan satwa ini sebelumnya dibeli oleh rekan pelaku yang sampai saat ini masih buron," tukasnya. (MCR)

Berita Lainnya
Wardan: di Musda IKA UR Inhil Ceritakan Kenangan Terindah
Pjs.Bupati Rudyanto Pimpin Apel hari pertama Pasca lebaran Idul Fitri 1439 H
Hasil Kajian Tim Ahli: Akibat Repalnting PT THIP Ledakan Populasi Kumbang Tanduk Hancurkan Perkebunan Kelapa Warga Desa Tanjung Simpang Kec Pelangiran
BUAL Gubri Syamsuar Peluang Investasi Besar Di Dumai
Kwik Kian Gie: Pengelolaan SDA yang Keliru, Indonesia Bakal Dilanda Nestapa Ekonomi
Sebanyak 1700 Media Online Tergabung di AJO Indonesia, Pengurus DPD Riau dan DPC se-Riau Dilantik Bergerak
Poster-poster Iklan Motor Jadul Ini Membuktikan Kalo Motor dan Cewek Gak Bisa Dipisahin
Isu Mutasi Dan Rotasi Jajaran Pemkab Inhil, Bupati: Itu Hal Yang Biasa, Tunggu Saja
Gubernur Kepri Lakukan Pembohongan Publik
Sekda Inhil Said Syarifuddin Tutup Rapat Kerja Dinas Kesehatan
Lubang Dan Gundukan Membawa Maut
KPU Riau: Mengingatkan Kepada Calon DPD RI Besok Serahkan Dukungan