Pemkab Bekasi Siapkan 91 Lokasi Vaksinasi
BUALBUAL.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan sedikitnya 91 lokasi vaksinasi sebagai tempat pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada belasan ribu tenaga medis penerima vaksin tahap pertama di wilayahnya.
"Kita masih menunggu distribusi vaksin, setelah kita terima kemudian akan kita sebarluaskan melalui unit-unit kesehatan yang ada," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Senin (11/01/21).
Alamsyah mengatakan pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di sejumlah fasilitas kesehatan yang telah terdaftar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.
"Kami sudah menyiapkan 46 rumah sakit, 44 pusat kesehatan masyarakat, dan satu klinik sebagai lokasi vaksinasi Covid-19," katanya.
Di lokasi-lokasi itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah menyiagakan tenaga operator yang bertugas menyuntikkan vaksin kepada para tenaga medis yang telah terdaftar sebagai penerima vaksin tahap pertama.
"Jadi di semua lokasi vaksinasi kami sudah menyiapkan masing-masing empat tenaga vaksinator yang sudah dibekali pelatihan sebelumnya," ucapnya.
Dia menyebut vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Bekasi direncanakan dilakukan kepada 12.234 orang tenaga kesehatan.
"Sasaran awalnya kepada 12.234 tenaga medis yang sudah disetujui pemerintah pusat melalui Pemprov Jawa Barat," katanya.
Alamsyah belum dapat memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi mengingat alokasi vaksin dari Kementerian Kesehatan RI untuk persiapan kegiatan vaksinasi tahap pertama di tanggal 13-14 Januari 2021 belum diterima pihaknya.
"Kami masih menunggu arahan pusat selanjutnya seperti apa karena alokasi untuk persiapan tahap pertama tanggal 13-14 besok itu adanya di Kota Bandung, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bogor, Kabupaten Bekasi belum, itu alokasi dari Kemenkes," ungkapnya.
Sesuai Instruksi Menteri Kesehatan, kata dia, proses vaksinasi diprioritaskan bagi kelompok usia rentan 18-59 tahun dari tenaga kesehatan sebagai garda terdepan, petugas pelayanan publik, lansia, dan masyarakat umum.
Kemudian kepada contact tracing atau orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 dan administrator yabg terlibat dalam pelayanan publik.

Berita Lainnya
Inhu Mulai Aktifkan 4 Check Point di Perbatasan 'Antisipasi Penyebaran Corona'
Pemprov Kepri Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Tingkat Pusat
Bupati Kasmarni Serahkan Sejumlah Bantuan Sosial Penerima Manfaat Di Mandau
Melalui Dana CSR Bank Lampung, Bupati Mesuji Resmikan Tugu Macan Berabasan
Kesbangpol dan FPK Kabupaten Inhil Sambut Sangat Kunker FPK Riau
Bupati Bengkalis Kasmarni, Kerja Keras Wujudkan BERMASA Jemput Anggaran Dari Pusat Dan Proponsi
Anggaran Tertekan! Pemkab Siak Berjuang Agar TPP dan THR ASN Tetap Cair
Gubernur Lampung Sampaikan 10 Poin Penting Tugas Pokok dan Fungsi Pilkada 2020
Hj. Dewi Kumalasari Ansar Lantik Bunda PAUD dan Dekranasda Natuna
Tak Boleh Beralamat di TNTN, Warga Tetap Dilayani Lewat Surat Keterangan Identitas
Peniadaan PCR dan Antigen Serta Bebas Masker Percepat Pemulihan Dunia Pariwisata
Bupati Bengkalis Kasmarni, Buka MTQ Ke-VII Bathin Solapan