Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Menteri Risma Marah, Inhil Salah 1 dari 5 Daerah Belum Salurkan Bantuan PKH, Begini Penjelasan Kadisos H. Arifin
BUALBUAL.com - Terkait informasi adanya daerah Indragiri Hilir (Inhil) yang masuk dari salah 1 didaftar 5 Kabupaten atau Kota tidak menyalurkan bantuan BPNT dan PKH kepada keluarga penerima manfaat (KPM) tidak benar bahwa tidak ada yang tidak disalurkan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial (Kadis Dinsos) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Arifin saat dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp.
Menurutnya Bantuan BPNT dan PKH bukan tidak disalurkan, tetap ada penyaluran. Kata Kadis Dinsos alasannya adalah karena ada beberapa kendala pada keluarga penerima manfaat (KPM) hingga tidak terbayarkan.
"Bukan tidak menyaluran, penyaluran tetap ada, hanya saja ada sebagian KPM yang tidak terbayarkan. karena ada beberapa kendala, itu yg di pertanyakan ibu Mentri Sosial tadi," Jawab Arifin, Selasa (31/8/2021) Siang.
Ditambahkan Arifin bahwa kendala yang terjadi sehingga sebagai KPM yang tidak tersalurkan, tidak hanya di Kabupaten Indragiri Hilir saja, bahkan se provinsi Riau juga mengalami hal serupa.
"Masalahnya hampir se Riau, antara lain ada saat jadwal penyaluran KPM nya yang tidak datang karena berbagai alasan, Kartu yan rusak, Terblokir pada saat transaksi KPM lupa, Pin mencoba berulang kali dengan pin yang salah sehingga berdampak kartunya terblokir, jauhnya jarak alamat KPM dengan tempat distribusi sehingga KPM berat / enggan untuk mengambilnya, KPM yang belum terima buku / kartu," jelas Arifin.
Pada pemberitaan sebelumnya, 5 Kabupaten Kota di Riau yang masuk pada daftar tidak ada transaksi dan distribusi BPNT dan PHK diantaranya, Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar.
Dikutip dari Riaupos.Jawapos.com, Untuk diketahui, dari 72.766 keluarga penerima manfaat (KPM) di lima daerah tersebut, pada tahap I terdapat 74 KPM tidak terdistribusi dan 202 KPM tidak bertransaksi. Sedangkan, pada tahap II, terdapat 822 KPM tidak terdistribusi dan 2.662 KPM tidak bertransaksi.

Berita Lainnya
New Normal, Pemprov Masih Petunjuk Menag Bakal Dibukanya Rumah Ibadah
BPK RI Perwakilan Riau Menerima Penyerahan LKPD Inhu TA 2021
Bupati Harapkan UPZ Masjid dan Mushalla Lebih Berkualitas, Disampaikan Saat Baznas Gelar Bimtek
6,7 Juta STB Untuk Rumah Tangga Miskin Akan Disalurkan
Wagubri Sebut Penanganan Covid-19 di Riau Berjalan Baik
Diskes Rohul Tutup Sementara Puskesmas Rokan IV Koto I
Menteri Imipas - PP IWO Gelar Pertemuan, Bahas Edukasi WBP Hingga Rekernas
Plt Walikota Tanjungpinang Sampaikan 2 Penambahan Kasus Positif Covid-19
Stok Hewan Qurban 2020 di Riau Aman
Hujan di Malam Hari, PLN UP3 Rengat Respon Cepat Aduan Masyarakat
Menag Motivasi Bupati Kuansing, MTQ Jadi Momentum Syiar Islam
Gubernur Ansar Instruksikan Pengawasan Distribusi Solar Bersubsidi Untuk Nelayan