Dewan Kepri Minta Dihapuskan Rapit Test Antigen di Pos Penyekatan PPKM
BUALBUAL.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Harlianto meminta Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak memberlakukan surat Rapit Test Antigen di Pos Penyekatan Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM).
"Kita minta Pemko Tanjungpinang tidak memberlakukan Rapit Tes Antigen itu," tegas Harlianto saat menghubungi media ini, Kamis(15/7) sore.
Karena Harlianto menilai petugas PPKM yang ada di Lapangan saat ini tidak memahami mana yang termasuk didalam Sektor Kritikal, Esensial, dan Non-Esensial selama PPKM Darurat.
"Jadi PPKM dalam aturannya hanya menyetop orang - orang yang tidak punya surat tugas. Kalau dia punya surat tugas dan dia tinggal Bintan serta masuk dalam kriteria esensial diwajibkan mengikuti Rapit tes antigen itu tidak manusiawi," ujarnya.
Terkait dengan pekerja bangunan dan pedagang sayur yang tinggal di Bintan dan tidak punya surat keterangan tugas harus diminta membayar rapit tes antigen. Anggota DPRD Kepri Dapil Bintan - Lingga ini menilai hal tersebut sangat tidak wajar.
"Inilah yang harus dipahami oleh petugas PPKM mereka itu masuk dalam sektor esensial. Tidak mungkinlah orang menanam sayur di Bintan itu harus diminta antigen. Sedangkan sayuran yang ada di Tanjungpinang itu sebagian besar dari Bintan," bebernya.
Anggota DPRD Kepri ini menduga ada oknum yang bermain dan mengambil kesempatan atas hal ini. Karena setiap warga Bintan diminta Rapit Test ditempat dengan petugas kesehatan dari apotek milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan biaya 150 Ribu Rupiah. Kalau tidak bisa menunjukan surat rapit test antigen.
"Kita minta tegas jangan sampai ada oknum yang bermain," sebutnya.
Untuk itu, Politisi Partai Demokrat ini meminta Pemko Tanjungpinang menghapus kebijakan rapit test antigen ini.
"Kecuali Pemko Tanjungpinang mau menanggung biaya rapit test antigen ini," katanya.

Berita Lainnya
dr Indra Yopi: Covid 19 Riau Kluster Mahasiswa Sembuh Semua
Sekdakab Tubaba Pimpin Rakor Evaluasi Program serta Target Kerja Akhir Tahun 2021
Program BPJS Naker Guru Bantu Dari Gubri, Kamsol: Sudah Diproses
Drag Bike Kapolres Cup 2025 Resmi Dibuka, Bupati H. Herman Apresiasi Ajang Otomotif
Umar Ahmad Pimpin Rakor, Bahas 13 Persoalan yang Ada di Tubaba
Ekspor Lemak, Minyak Nabati dan Pulp Masih Jadi Andalan di Riau
Gubernur Ansar Sebut REI Kepri Mitra Strategis Pemerintahan Wujudkan Rumah Layak Huni
Kunker ke Kuala Kampar, Bupati dan Wabup Pelalawan Disambut dengan Acara Tepuk Tepung Tawar LAMR
Lapas Klas IIA Tanjungpinang Musnahkan Barang Hasil Penggeledahan Milik Napi
Dari Mesjid Besar Jami Pulau Kijang, Pj Bupati Herman Ajak Masyarakat Tingkatkan Amal Ibadah
PSPS Riau Bukan Hanya Pekanbaru: Gubernur Abdul Wahid Inginkan Seluruh Daerah Merasa Bangga
Gubri Abdul Wahid Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Harap Presiden Tutup Acara