Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Panitia Pelaksana: Azwandi Mimpi Ingin Dudukkan 18 Simpul Kecamatan
BUALBUAL.com - Terkait pemberitaan yang beredar, sekelompok orang yang mengaku Pengurus Hipemarohi Pekanbaru mengatakan bahwa Bupati Rohil pemecah belah mahasiswa. Pasalnya, Adanya Pelantikan Hipemarohi Pekanbaru periode 2021-2023 pada tanggal 25 November 2021 di Bagansiapiapi.
Dalam pemberitaan tersebut, Aswandi yang mengaku sebagai presiden Mahasiswa mengatakan bahwa ia akan mengadakan konsolidasi dengan 18 simpul kecamatan dan akan mengadakan audiensi dengan Bupati.
Tidak tinggal diam, Ahmad Oki selaku Panitia Pelaksana Pelantikan Hipemarohi Pekanbaru periode 2021-2023 angkat bicara terkait beredarnya pemberitaan tersebut, ia mengatakan bahwa oknum yang mengaku Pengurus Hipemarohi Pekanbaru yang diketuai Azwandi tersebut tidak tahu malu. Pasalnya, Pelantikan Hipemarohi Pekanbaru yang dilaksanakannya pada 25 November 2021 dihadiri Pendiri, demisioner senior, dan pejabat-pejabat penting di Rokan Hilir.
"Sekelompok orang yang mengaku sebagai pengurus Hipemarohi Pekanbaru ini, yang katanya diketuai Azwandi ini, tidak tahu malu. Kalau mereka lihat, kita melaksanakan pelantikan dihadiri dan didukung pendiri, Demisioner, dan pejabat penting di Rokan Hilir ini," jelasnya, Minggu (28/11/2021).
Ahmad Oki juga menyinggung terkait Azwandi yang mengaku akan berkonsolidasi dengan 18 simpul kecamatan ialah angan-angan, dan mimpi disiang bolong. Ia juga menantang Azwandi untuk mendudukkan 5 kecamatan saja, jika Aswandi mampu melakukannya. Dan ia menegaskan, Dalam hal ini Bupati fungsinya hanya melantik. Tudingan pemecah belah terhadap Bupati dinilai kurang logis dan tak masuk akal.
"Azwandi harusnya bangun dari tidurnya. Jangan kelamaan tidur. Katanya mau konsolidasi dengan 18 simpul kecamatan, itu omong kosong. Saya minta 5 kecamatan aja kalau bisa ia dudukkan. Saya tegaskan, fungsi Bupati hanya melantik. Kalau mereka menuding Bupati sebagai pemecah belah, itu tidak masuk akal," jelasnya kepada awak media.
Tidak hanya itu, Ahmad Oki juga menanggapi adanya kiriman Flayer pelantikannya yang beredar tampak disilang seperti tanda X dengan bertuliskan Hipemarohi Pekanbaru abal-abal. Ia mengatakan, cara-cara yang dilakukan mereka tidak beretika. Dan ia mengetahui siapa senior dibalik Azwandi tersebut.
"Tampak Flayer pelantikan kita beredar disilang dengan warna merah. Katanya abal-abal. Kasian mereka. Pelantikan kita meriah, seluruh elemen mendukung. Cara-cara Azwandi ini tidak beretika. Dan satu lagi, kita tahu siapa dalang dari gerakan mereka," tutupnya.

Berita Lainnya
Wabup Lampung Utara Terima Bantuan Alat Pertanian dari Pemerintah Pusat
Disdik Riau Tegaskan Pihak Sekolah Jangan Sampai Menahan Ijazah Siswa, Jika Ada Segera Laporan
Update Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 3 Kasus
763 PDP di Riau Negatif Covid-19 Berdasarkan Hasil Uji Swab PCR
Pertama Kali Perempuan Lebih Banyak Kasus PDP di Riau
Antisipasi Balap Liar, Saban Hari Polsek Mandau Gelar Patroli Subuh
PUPR Riau Turunkan Tiga Alat Berat Perbaiki Jalan Bandur Picak Kampar yang Rusak Berat
Pemprov Riau Raih Penghargaan Provinsi Sekolah Terbanyak Ikuti Gerakan Nasional Aksi Bergizi
Lebaran Idul Fitri, Wako Pekanbaru Minta Warga Sapa Kerabat Lewat Media Sosial Saja
Meriahkan HUT ke-77 Kabupaten Lampura, Kecamatan Abung Semuli Gelar Lomba Burung Bekicau
Bahas Kelestarian Cagar Budaya di Riau, BP BTT Kunjungan Danrem 031/WB
Menyambut Bulan Suci Ramadhan Pemkab Inhu Pastikan Pasokan Pangan