Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Dapat Pelatihan dan Simulasi Tangani Kebakaran, Tim Satrekar Sungai Salak Diharap Jadi Contoh
BUALBUAL.com - Keberadaan Tim Satrekar (Satuan Relawan Kebakaran) Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling diharapkan bisa menjadi contoh bagi yang lain, khususnya dalam persiapan sebagai kelurahan siaga api.
Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRD Inhil, Bambang dalam sambutannya saat menghadiri pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran, yang ditaja oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil bersama Satrekar Kelurahan Sungai Salak, Selasa 25 Januari 2022.
Dikatakan Bambang, dengan terlaksananya kegiatan tersebut Satrekar Kelurahan Sungai Salak akan memperoleh pengalaman, ilmu yang berguna dan pelajaran tentang penggunaan Kendaraan Roda 3 Damkar, yang merupakan salah satu upaya dirinya dalam rangka mencegah dan mengantisipasi terjadinya kebakaran di wilayah setempat.
"Semoga Tim Satrekar Kelurahan Sungai Salak bisa menjadi contoh Kelurahan Siaga Api untuk desa dan Kelurahan lainnya," ujar Anggota DPRD Inhil dari Partai NasDem ini.
Seperti diketahui, kebakaran merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan dapat mengakibatkan korban jiwa jika tidak dilakukan upaya yang tepat dalam pencegahannya. Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakan kegiatan tersebut.
Kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk warga kabupaten Inhil Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian.
"Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai," kata Kepala DPKP Inhil, Eddywan Shasby.
Dijelaskannya, banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah dibandingkan upaya penanggulangannya. Karena itulah, dalam pelatihan ini upaya pencegahan kebakaran lebih diutamakan.
Dengan terbentuknya satrekar ini, Eddywan berharap dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran dan bekerja profesional, sehingga bantuan alat yang telah diterima bisa digunakan semaksimal mungkin di pemukiman.
.jpg)

Berita Lainnya
Permasalahan Aset SDN 06 Kota Alam, Sekdakab Lampura Akan Panggil Dinas Terkait
Peringatan HKG Ke-53, TP PKK Riau Gelar Masak Besar Mie Sagu dan Mendongeng
Tausiyah di Masjid Al-Jami' Ranai Ba’da Zuhur, Gubernur Ansar Ajak Masyarakat Menjaga Puasa
Bupati Inhil Tegaskan: Mutasi ASN Gratis, Laporkan Jika Ada Calo!
Realisasi Investasi Riau Triwulan IV 2020 Capai Rp13,85 Triliun, Naik 51,65 Persen
Angka Pasien Positif Covid-19 di Riau Kembali Bertambah 24 Kasus, Total 217 Kasus
LAMR Kunsing dan Limbago Adat Nagori Dikukuhkan
DPD RI Desak Pemerintah Perkuat Upaya Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel di Palestina
Plt Bupati Lampura Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2020
Warga Antusias sambut Wabup Ardian Saputra dengan Adat Budaya Lampung
DLH Kuansing Gandeng Seluruh Komunitas Kuansing Untuk Pacu Jalur Minim Sampah
Aktivis Muda Riau Diki Syahputra dan Anggota DPRD Riau Angkat Bicara Terkait Beasiswa Mahasiswa yang Timbang Pilih