Pasca Hujan Lebat dan Angin Kencang di Desa Toapaya Selatan, 14 Rumah Alami Rusak
BUALBUAL.com - Sebanyak 14 rumah yang ditinggali 14 KK mengalami kerusakan setelah hujan lebat disertai angin kencang melanda di Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Senin (5/9) siang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan mencatat setidaknya 13 rumah mengalami rusak ringan dan 1 rumah mengalami rusak berat.
Kepala BPBD Bintan, Ramlah menuturkan bahwa sebagai upaya dalam penanganan tanggap darurat, BPBD Kabupaten Bintan telah berkoordinasi dengan lintas instansi terkait guna monitoring dan kaji cepat.
BPBD Bintan juga berkordinasi dengan stakeholder setempat, melaksanakan peninjauan lokasi bencana dan berkoordinasi dengan instansi teknis untuk mitigasi bencana mengantisipasi curah hujan tinggi serta bersama tim melakukan pendataan.
"1 rumah milik saudara Dicky Zurkarnaen telah mengalami kerusakan berat, lokasinya di Perum Cendana Residence No 40 Jalan Mangga Kampung Rawa Bangun Toapaya KM.17, Desa Toapaya Selatan," ujarnya.
Menurutnya, hujan lebat disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan terjadinya angin puting beliung, dimana saat kejadian terjadi pada sekitar pukul 12 siang. Menyikapi hal itu, maka BPBD Bintan juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.
"Saat ini kita masih melaksanakan peninjauan lokasi bencana dan berkoordinasi dengan instansi teknis serta melakukan pendataan," tutupnya**

Berita Lainnya
Jangan Tunggu Ada Korban! Warga Khawatir Jalan Putus Total, Longsor Parit 7 Inhil Tak Kunjung Ditangani Pemerintah
Langgar Protkes, Waterboom Lippo Cikarang Disegel
Aktivis dan Jurnalis di Riau Berpotensi di Kriminalisasi, DPR-RI: Polda Riau Harus Presisi
Riki Framous Minta Pihak Terkait Cegah Dualisme SPTI Masuk ke Inhil
dr Afrizal Dermawan: Hasil Rapid Test Covid-19 ABK Meninggal Mendadak di Sungai Guntung Negatif
Mantan Ketum PB HMI dan Istri Dikabarkan Berada dalam Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh
Setelah Dievakuasi Warga dalam Kondisi Lemah, Seekor Tapir di Reteh Inhil Riau Mati
Masih Dilakukan Pencarian, Balita Terjatuh di Kanal Perusahaan PT THIP Pelangiran
Tim LAI Inhu Berhasil Temukan PETI Diduga Ilegal di Sungai Indragiri
Tangis Bahagia Mengiringi Pernikahan Warga Binaan di Lapas Klas IIA Tembilahan
Masyarakat Murka, YLBHR Minta Polda Riau Tangkap Pengusaha Galian C Ilegal di Salo
Korban Tabrak Lari, Kini Aisyah Hanya Terberbaring di Kasur