Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pemprov Kepri Bantu Rp 300 Juta dan Logistik untuk Korban Banjir di Natuna
BUALBUAL.com - Akibat curah hujan yang tinggi dalam sehari dua daerah di Kepri mengalami banjir, yakni di Natuna dan Tambelan, Kamis (15/12).
Gubernur Kepri pun gerak cepat. Tidak hanya menginstruksikan BPBD untuk segera menanggulangi bencana banjir di kedua daerah tersebut, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp300 juta bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus Dalam Rangka Penanganan Dampak Bencana Alam Banjir di Kabupaten Natuna, Kamis (15/12).
Dana tersebut diserahkan untuk membantu para korban terdampak banjir, terutama untuk membeli makanan dan keperluan mendesak lainnya.
Selain uang Rp300 juta untuk korban banjir di Natuna, Pemprov Kepri juga mengirimkan sejumlah bantuan logistik melalui BPBD Kepri. Bantuan Logistik juga dikirimkan oleh BPBD Kepri ke Tambelan untuk membantu para korban banjir di sana.
Adapun bantuan logistik Pemprov Kepri ke Natuna melalui BPBD diantaranya 1 unit rubberboat, 40 buah life jaket, 200 lembar selimut, 200 matras dan 120 kasur. Semuanya akan dikirim, Jumat (16/12) menggunakan pesawat Nam Air dengan total bobot mencapai 450 kg.
Adapun rencana logistik yang akan di kirim ke Tambelan diantaranya kasur busa 16 unit, seprey 16 lembar, selimut 48 helai, kit Kebersihan 16 buah, perlengkapan bayi 10 paket, family kit 5 paket dan perlengkapan dapur 2 set.
Gubernur Ansar berpesan agar warga yang rumahnya terdampak tetap sabar, dan saling memberi support satu sama lainnya.
"Kita komunikasi terus secara intens. Kita juga sudah meminta kepada kepala BPBD agat monitor terus, kita jaga jangan sampai terganggu kesehatan masyarakat," kata Ansar Ahmad.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa daerah yang terkena Banjir di Natuna diantaranya di Kelurahan Ranai Darat dan Bunguran Timur. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber yang valid,
setidaknya ada 880 rumah terendam banjir di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Natuna.
Sebelumnya saat sedang rapat di Kementerian PUPR Gubernur baru mendapatkan informasi ini, kemudian Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad langsung menghubungi Kepala BPBD Provinsi Kepri, agar segera mengidentifikasi dampak dari banjir yang melanda Natuna tersebut.
Gubernur Ansar meminta agar pihak BPBD Kepri berkoordinasi dengan Pemkab Natuna, lalu segera menyalurkan bantuan yang dibutuhkan yang sifatnya mendesak untuk masyarakat yang menjadi korban.
Pemkab Natuna sendiri, terang Gubernur, sesuai informasi yang dia terima, sudah menyediakan berbagai tempat pengungsian. Meskipun sebagian masyarakat ada yang memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat yang tidak terdampak banjir
"Kita bersyukur juga Pemkab Natuna gerak cepat menangani ini. Kita doakan saja semua akan baik-baik saja, tidak ada korban jiwa. Dan kepada para korban terdampak agar bersabar," ujar Ansar.
Akibat banjir di dua kecamatan, yakni di Pulau Ranai, Natuna itu, setidaknya kurang lebih seribu jiwa terdampak. Di kecamatan Bunguran Timur terdapat 207 KK yang terdampak dengan jumlah 996 jiwa dengan sebaran Kelurahan Ranai 320 jiwa, dan di Kelurahan Ranai Darat 221 jiwa, Kelurahan Bandarsyah 55 jiwa dan Kelurahan Batu Hitam 400 jiwa.

Berita Lainnya
Seleksi 3.379 PPPK Pemprov Riau 2023 Tunggu Jadwal Pusat
Pemkab Meranti Gelar Rapat untuk Memilih Perketat Protokoler Covid-19 Daripada Penerapan PSBB
Pemerintah Desa Air Kulim, Salurkan BLT DD Tahap 4 Tahun 2023 Untuk 43 KK
Camat Mandau Riki Rihardi,Resmi Buka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke V Tingkat Kelurahan Duri Timur
Rapat Paripurna ke-12, Bupati HM Wardan Sampaikan KUPA dan PPAS Perubahan Tahun 2020
Mustafa Umar: Mari Kita Wujudkan Bumi Lancang Kuning yang Bersumberdaya Beriman Berdaya Saing dan Unggul di Indonesia
Potensi Budidaya Udang Vaname di Riau Sangat Besar, Begini Penjelasannya
Berkurban di FISIP Unri, Henny Sasmita: Saya Seperti Pulang ke Rumah
Rakor Kewaspadaan Dini, Unjuk Rasa WNA Akan Ditindak
BPBD Bintan Fokuskan Penyelesaian 71 IKD Bersama Seluruh OPD
Perda RTRW Riau Mesti Diharmonisasi Kembali
Panwascam Tanjungpinang Timur Gelar Simulasi Proses Pemungutan Suara