Warga Pekanbaru Temukan Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Bersarang di Atap Rumah
BUALBUAL.com - Di Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, seorang warga menemukan seekor ular Sanca yang ukurannya lebih dari 4 meter bersembunyi di atap rumahnya.
Kejadian ini membuat masyarakat sekitar terkejut. Untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi, pemilik rumah segera menghubungi tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru. 13/03/23
Rahmad, anggota dari Wadanton Rescue Damkar dan Penyelamatan Pekanbaru, menyatakan bahwa selama proses evakuasi, petugas kesulitan menjangkau ular karena berada di fondasi atap yang cukup tinggi.
Untuk mengatasi masalah ini, petugas harus menggunakan tangga dan menjebol langit-langit rumah.
Setelah proses yang sulit, petugas berhasil menangkap ular Sanca tersebut dalam waktu satu jam dan membawanya menggunakan karung.
Saat ini, ular Sanca tersebut sedang dievakuasi ke kandang transit milik Damkar Pekanbaru sebelum dilepaskan kembali ke habitatnya.
Rahmad memperkirakan bahwa ular tersebut berasal dari semak belukar yang berada di sekitar rumah warga. Dia menyimpulkan bahwa ular tersebut telah berhasil diamankan di kandang transit.

Berita Lainnya
Kasus Korupsi di Bank Riau Kepri Wajib Dibongkar! 3 Orang Sudah Jadi Terdakwa, Pincab Lainnya?
Tepat KM 40, Satu Keluarga Keracunan AC Mobil di Tol Pekanbaru - Dumai
Belum Sempat Jalankan Pekerjaan, Pemilik Excavator Tewas Terjepit di Pulau Kecil Inhil
IWO Rohil Nilai Pelapor Salah Alamat, Polisikan Wartawan Dengan Pasal Karet
Ketua Knes H. Alwi Arifin Bantah Dijemput Paksa Polisi
Banjir di Karawang Terjang Rumah Warga Hingga Rusak Parah
Pesan Tegas Mahasiswa untuk Penegak Hukum: Putuskan Perkara Abdul Wahid Secara Profesional
Tanah Longsor Kembali Terjadi di Tembilahan Hulu, Mobil Serta Gudang LPG Asia Jatuh ke Sungai
Muak dengan Janji Pemerintah! Warga Pulau Kijang 'Balas' dengan Bangun Jalan Sendiri
Niat Mengusir Monyet, Petani di Rohul Tewas Tertembak Senapan Sendiri
Miliki Taman Buatan Terluas di Indonesia, Central Park Meikarta Raih Rekor Muri
Selalu Diakses Warga dan Anak Sekolah, Jembatan Penghubung Antar Parit di Desa Seberang Sanglar Nyaris Ambruk