KPK Turun Ke Meranti, Rumah Dinas Bupati Dijaga Ketat Aparat, Ruang Sekda dan BPKAD Disegel
BUALBUAL.com - Warga Kepulauan Meranti, Jumat tengah malam dibuat heboh. KPK turun ke Selatpanjang dan memeriksa sejumlah pejabat dan menyegel sejumlah ruangan.
Informasi di lapangan, sekitar pukul 21.00 WIB malam, rumah dinas bupati ramai orang. Kawan-kawan wartawan, terutama yang tak bisa menunjukkan kartu pers tak dibenarkan masuk.
Ruangan Sekda , BPKAD, Bagian Umum di Kantor Bupati Jalan Dorak disegel KPK. Dalam Pengawasan KPK, tulisannya
Menurut sumber yang tak ingin disebutkan nama, KPK turun ke Meranti sekitar belasan orang. Saat ini ditulis, Bupati Adil dikabarkan telah dibawa ke Pekanbaru.
Sementara Kepala BPKAD FN dan Kabag Umum TM, masih diperiksa di Polres Kepulauan Meranti.
Selain ruangan di sekretariat, dan sejumlah kantor juga disegel KPK. Saat penggeledahan, tidak ada yang bisa masuk kecuali petugas. Polisi bersenjata lengkap berjaga di depan kantor saat penggeledahan
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi terkait operasi dan penyegelan kantor di Meranti tersebut.

Berita Lainnya
Heboh di Kuansing, Tiga Pelajar Diduga Terjaring Penggerebekan di Gunung Toar
Siswa SMA di Riau Dikeroyok Hingga Babak Belur saat Turnamen Futsal Antar Sekolah
H Dani M Nursalam Tanggapi soal Jembatan Viral Bernama 'Sirotol Mustaqim' di Mandah Inhil
Malam Tragis di Simpang Lampu Merah Batang Tuaka: Kebakaran Melahap Tiga Kios
Seorang Warga Tembilahan Hulu Meninggal Dunia Jatuh dari Jembatan
Seorang Pemuda Bejat di Inhu Tega Sodomi 6 Anak Dibawah Umur di Toilet Mushola
Masyarakat di Himbau: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Polres Inhu
Kecelakaan di Tol Pekanbaru - Dumai Kembali Terjadi, Mobil Wuling Hancur Setelah Tabrak Fuso
DBH Rp4 Miliar Tanpa Nama Perusahaan, Polemik Tambang PT CPM Makin Memanas di Lingga
Bea Cukai Tembilahan Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Rokok Ilegal ke Kejaksaan
3 Kasus Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Diambilalih Kabareskrim Polri
ATR/BPN Provinsi Riau Lakukan Pengukuran Tapal Batas Kecamatan di Inhu, Tindak Lanjut Sengketa HGU