Lonjakan Arus Balik Lebaran, Kuota KM Sabuk Nusantara 110 Tembilahan Habis Terjual
BUALBUAL.com - Hari terakhir arus balik Lebaran Idul Fitri 2026/1447 H penumpang KM. Sabuk Nusantara 110 Voyage 6 yang melayani rute Tembilahan – Guntung – Kijang di Pelabuhan Tembilahan mengalami peningkatan signifikan. Senin (30/3/2026)
Berdasarkan data dari Kantor Kesyahbandaran setempat, peningkatan tersebut, berkisaran sekitar 50 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dimana biasanya penumpang yang berangkat dari Tembilahan ke tujuan tercatat hanya kisaran 100 sampai 200 orang penumpang, kini full 340 sesuai kapasitas.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, bahwa seluruh kuota keberangkatan untuk kapasitas 340 penumpang pada hari ini telah habis terjual melalui mekanisme pembelian daring (online).
"Keberangkatan penumpang kapal Sabuk Nusantara pada hari ini mengalami lonjakan, yaitu ada peningkatan sekitar 50 persen dari keberangkatan sebelumnya. Meskipun ada lonjakan, keberangkatan berjalan aman dan lancar,” ujar Feriland Saragih saat meninjau langsung proses embarkasi di dermaga.
Pihaknya menambahkan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan kuota pada kapal perintis tersebut, pihaknya memastikan bahwa koordinasi antar-moda transportasi terus dilakukan agar mobilisasi warga tidak terhambat.
“ Kami berupaya seluruh penumpang dapat terangkut dengan baik ke tujuan selanjutnya. Sebagai alternatif, armada speedboat masih tersedia untuk keberangkatan. KM Sabuk Nusantara ini pun tetap konsisten melayani angkutan logistik sembako serta kendaraan roda dua berkapasitas kecil milik warga,” imbuhnya.
Kehadiran kapal tol laut ini menjadi solusi transportasi yang sangat dinantikan masyarakat karena efisiensi biayanya yang signifikan.
Salah seorang calon penumpang tujuan Kijang, Anis, mengaku sangat terbantu dengan tarif kapal perintis tersebut, terutama bagi dirinya yang baru sempat pulang kampung setelah sepuluh tahun.
“Sangat ekonomis bagi kami sekeluarga dibandingkan moda transportasi lain. Jika biasanya bisa menghabiskan biaya di atas 600 ribu rupiah per orang, dengan kapal ini kami tidak sampai mengeluarkan 50 ribu rupiah per orang nya, Selisih harganya sangat jauh, sehingga kami bisa kembali ke perantauan dengan hemat,” ungkap Anis.
Dengan berakhirnya periode puncak arus balik Lebaran 1447 H, KSOP Kelas IV Tembilahan memastikan pengawasan rutin terhadap kelaiklautan armada dan fasilitas pelabuhan akan terus ditingkatkan demi menjaga kualitas pelayanan serta keselamatan bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut di wilayah perairan Indragiri Hilir.*

Berita Lainnya
Kapolres Karimun: Pertanian Hidroponik Jadi Upaya Menjaga Ketahanan Pangan
OJK Riau Bentuk Pasukan Khusus: Duta Literasi Keuangan Siap Bikin Dompetmu Sehat Walafiat!
Bukan Inhil, Bukan Jambi, Malaysia Bidik Meranti Jadi Pemasok Utama Kelapa Johor Bahru
Biar Gak Nyesel di Akhir Bulan, Ini 7 Tips Hemat dari Gaji UMR yang Wajib Dicoba
Kepala OJK Riau : Masyarakat Riau Harus Berhati-hati terhadap Tawaran Investasi
Dinas PMPTSP Inhil Lakukan Pembaruan Aplikasi SIMPATI
Pedagang Musiman di Bulan Ramadhan 1442 H Meningkat
Cabut Larangan Ekspor, Petani Kelapa Sawit Indonesia Terima Kasih ke Presiden Jokowi
Pasar Murah Hadir di Pasar Kawal-Kangka, Masyarakat Sambut Antusias
Peluang Bisnis UMKM Angkringan di Kota Tembilahan Sangat Menjanjikan
Jelang Tahun Baru 2021, Harga Ayam Ras dan Cabe di Tembilahan Turun
Dukungan Semangat Hafizha Bagi UMKM Melalui Program Inkubasi Bisnis