Alexandria Islamic School dan Visi Besar Idris Laena: Membangun Peradaban Lewat Pendidikan Modern
BUALBUAL.com -;Tak banyak yang benar-benar memahami kisah di balik megahnya Alexandria Islamic School. Di balik bangunan dengan arsitektur ikonik dan fasilitas lengkap itu, tersimpan sebuah gagasan besar tentang masa depan pendidikan bahkan peradaban.
Sekolah ini bukan sekadar institusi pendidikan biasa. Ia hadir sebagai simbol bagaimana proses belajar dapat dikemas dalam pengalaman yang utuh, modern, dan berkelas.
Di balik visi tersebut, berdiri sosok Muhammad Idris Laena. Seorang doktor, insinyur, pengusaha, sekaligus politisi yang kiprahnya telah lama diperhitungkan di tingkat nasional.
Namun lebih dari sekadar latar belakang profesionalnya, Idris Laena dikenal sebagai sosok yang memiliki cara pandang berbeda tentang pendidikan.
“Lembaga pendidikan bukan sekadar tempat menuntut ilmu. Ia adalah ruang lahirnya peradaban,” ujarnya suatu ketika, dengan nada tenang namun sarat makna.
Pendidikan Lebih dari Sekadar Nilai Bagi Idris Laena, pendidikan tidak bisa dipersempit hanya pada angka, nilai akademik, atau sekadar kelulusan. Ia melihat pendidikan sebagai proses panjang dalam membentuk manusia seutuhnya.
Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, keterampilan hidup, serta integritas.
“Anak-anak yang cerdas tanpa karakter, atau terampil tanpa nilai, hanyalah potensi yang belum selesai,” menjadi prinsip yang terus ia gaungkan dalam pengembangan sekolah tersebut.
Konsep inilah yang kemudian diterjemahkan dalam sistem pembelajaran di Alexandria Islamic School mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas yang dirancang sebagai ekosistem pendidikan yang terintegrasi.
Menghadirkan Pengalaman Belajar Berkelas
Tak bisa dipungkiri, Alexandria Islamic School dikenal luas karena fasilitasnya yang lengkap dan tampilan fisik yang terkesan mewah. Namun bagi Idris Laena, kemewahan tersebut bukan tujuan, melainkan sarana.
Ia percaya bahwa pengalaman belajar yang baik harus didukung oleh lingkungan yang memadai. Infrastruktur, teknologi, hingga pendekatan pembelajaran modern menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi unggul.
“Peradaban hanya tumbuh dari pengalaman, sarana, serta wawasan yang memadai,” menjadi landasan dari konsep yang ia bangun.
Menuju Alexandria Institute
Kini, langkah besar berikutnya tengah dipersiapkan. Alexandria Islamic School tidak berhenti sebagai institusi pendidikan dasar dan menengah.
Pengembangan menuju Alexandria Institute mulai digagas, dengan tujuan menciptakan lulusan yang memiliki keterhubungan kuat dengan dunia kerja konsep yang dikenal dengan “link and match”.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan zaman, di mana pendidikan dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan cerdas, tetapi juga siap menghadapi realitas dunia profesional.
Seiring berkembangnya visi besar tersebut, tongkat estafet kepemimpinan mulai dipercayakan kepada generasi berikutnya.
Tania Laena Putri dan Astrid Laena Putri disebut akan melanjutkan arah pengembangan Alexandria ke depan. Kehadiran generasi baru ini diharapkan mampu membawa inovasi sekaligus menjaga nilai-nilai yang telah dibangun sebelumnya.
Lebih dari sekadar sekolah, Alexandria Islamic School kini diarahkan menjadi simbol kebangkitan peradaban Indonesia melalui pendidikan. Sebuah gagasan yang mungkin terdengar besar, namun bagi Idris Laena, perubahan memang harus dimulai dari keberanian untuk berpikir berbeda.
Baginya, pendidikan bukan hanya tentang hari ini melainkan tentang masa depan yang sedang dibangun, dengan kesungguhan, visi, dan komitmen jangka panjang. Dan dari Pekanbaru, gagasan itu perlahan tumbuh, menyemai harapan bagi lahirnya generasi Indonesia yang lebih unggul, berkarakter, dan siap menghadapi zaman.

Berita Lainnya
Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga di Riau
Pondok Pesantren Ath Thariqu Ilallah Luluskan 19 Santri, Cetak Kader Dakwah Masa Depan
Peringatan Hardiknas 2025, Siswa-Siswi SDN 001 Singkep Selatan dan Babinsa Serda Junaidi Bersatu dalam Semangat Pendidikan
Aksi Mulia di Bulan Ramadan, Guru dan Siswa SDN 008 Beringin Taluk Turun ke Jalan Berbagi Takjil
Sri Mulyani: Pemerintah Buka Beasiswa LPDP Tahun 2022
Pelantikan Akbar Ormawa UIN Suska Riau, Rektor: Mari Majukan Kampus dengan Kolaborasi dan Inovasi
Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Unilak Gelar Wisuda Drive Thru
Tim Siber Pungli Siap Deteksi Praktik Kecurangan PPDB SMA/SMK Negeri di Riau
163 Kepsek Dilantik Di Mandau, Bupati Kasmarni Minta Mutu Pendidikan Semakin Meningkat
Mahasiswa Budidaya Perairan Unisi, Lepas 1500 Benih Ikan di Perairan Umum
Terkait berita yang Beredar di media, Para Majelis Guru SMKN I Mandah Sampaikan Klarifikasi
Mendikbud Ristek Sampaikan Keseriusan Angkat Satu Juta Guru Jadi ASN PPPK, Hadiah Sempena HGN 2022