8 Desa di Kampar Kiri Hulu Terdampak Banjir Bandang
BUALBUAL.com - Sebanyak delapan desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, terdampak banjir bandang pada Rabu (1/4/2026) lalu. Banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Sungai Subayang yang menyebabkan sungai meluap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau Edy Afrizal mengatakan, Delapan desa yang terdampak banjir bandang tersebut yaitu Desa Aur Kuning, Desa Tanjung Belit, Desa Gema, Desa Ludai, Desa Kebun Tinggi, Desa Koto Lama, Desa Terusan, dan Desa Subayang Jaya. Banjir juga melanda Kecamatan Kampar Kiri yakni Desa Kuntu, Padang Sawah dan Teluk Paman.
“Akibat banjir bandang ini ada rumah warga di bibir sungai yang terbawa arus. Namun, saat ini kondisi air sudah surut dan berada di bawah bibir sungai,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, meskipun banjir sudah surut. Namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat melalui BPBD Kampar untuk memantau kondisi di sekitaran aliran sungai tersebut.
“Kami tetap terus berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk memantau kondisi muka air sungai. Jika diperlukan bantuan, silahkan hubungi BPBD Riau,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa banjir bandang terjadi karena curah hujan yang tinggi di wilayah hulu Sungai Subayang sehingga menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga.
Ia juga menambahkan bahwa banjir di wilayah Kampar Kiri Hulu umumnya cepat surut. Meski demikian, BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Berita Lainnya
Tragedi di Tambang Emas Ilegal Kuansing, Seorang Pekerja Tewas Tersangkut Tali Jangkar
Dianiaya hingga Diancam Senjata Api, Puluhan Pekerja Sawit Rohul Minta Perlindungan
Petugas Bergerak Cepat, Kabakaran Rumah Warga Kembali Terjadi di Kota Tembilahan
Hilang 3 Hari, Pemuda 22 Tahun Ditemukan Telungkup di Danau Rawa Kuansing
Dampak Ekonomi Rakyat Jadi Korban, Sang Ibu Meninggal karena Kelaparan 'Dua Hari Minun Air Galon'
Sopir Xenia Sesak Napas dan Meninggal di Tol, Usai Antar Para Santri
Mantan Dirut PT GCM Zainul Ikhwan Tutup Usia saat Jalani Masa Hukuman di Rutan Kelas I Pekanbaru
Tanggul Citarum di Desa Sumberurip Kembali Amblas, BBWS Lambat Merespon
Tabrakan Maut di Selat Air Hitam Meranti, Kapal Cepat Terbalik Kru Masih Dicari
Masyarakat Kesal Pelayanan Penjualan Tiket Ro Ro di Tanjung Uban
Wanita 19 Tahun Dilaporkan ke Polres Pesawaran Atas Dugaan Penipuan Hingga 900 Juta Rupiah
Terjadi Lakalantas, Sopir Truk Kabur Korban Meninggal Dunia