Isu Nikah Siri di Lingkungan Pemkab Kuansing, Yulia Herma Suhardiman: Tindak Tegas atau Dipecat!
BUALBUAL.com - Dalam beberapa pekan ini, sejumlah oknum pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) diisukan menikah siri dengan sesama pegawai.
Informasi yang beredar, pegawai yang dinikahinya itu berstatus sebagai sebagai pegawai. Ada yang berstatus ASN, ada yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan dari Ketua TP PKK Kuansing Hj Yulia Herma Suhardiman. Ia memberi warning atau peringatan keras kepada instansi yang mengurusi pegawai agar memberikan sanksi kepada mereka yang menikah siri atau menjadikan pegawai sebagai selingkuhan.
Istri Bupati Kuansing itu meminta kepada BKPP Kuansing untuk menindak oknum pegawai, baik PPPK wanita dan laki-laki dan honorer yang menjadi "selingkuhan" ASN atau istri siri pegawai lain atau pria lain, agar diberikan sanksi tegas. Bagi yang PPPK dan honorer di Pemda Kuantan Singingi, Yulia meminta supaya dipecat.
Diketahui, aturan mengenai PPPK dan PNS dalam hal pernikahan siri dan poligami sangat ketat. Bahwa ada larangan pegawai menjadi istri kedua/ketiga/keempat (Istri Siri/Poligami). Begitujuga dengan pegawai laki-laki, harus ada izin istri pertama.
Karena menjadi istri siri atau istri kedua/seterusnya akan dijatuhi hukuman disiplin berat, yaitu pemberhentian tidak dengan hormat (dipecat) sebagai ASN.
"Demikian juga dengan ASN di lingkungan Pemkab, berikan sanksi yang tegas sesuai regulasi atau aturan yang berlaku,” tegas Yulia sebagaimana yang disampaikan kepada awak media, Selasa (21/4/2026) kemarin.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing Drs Muradi siap menindaklanjuti arahan dari Ketua TP PKK Kuansing itu.
“Jika ada oknum PPPK, ASN dan honorer wanita sesuai yang dikatakan Ibu Yulia, maka kami akan melakukan penelusuran data untuk akurasi bahwa jika memang ada oknum seperti dikatakan,” ucap Kepala BKPP Kuansing, Muradi.**

Berita Lainnya
Ini Syarat yang diinginkan Wagubri, Kepada Tim Independent Inisiator Terkait Wacana Pemekaran Kabupaten/Kota di Riau
Rezita Ajak Warga Tumbuh Kembangkan Produk Lokal Jadi Penopang Ekonomi Rumah Tangga Berbasis UMKM Sejahtera
4 Warga Asal Rohingya Ditemukan di Pasir Putih Kecamatan Rupat Utara
Bupati Kasmarni Ikuti Rapat Penanganan Covid-19 dan Mitigasi Bencana Riau Secara Virtual
Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah pada 4 Juni 2025
Silaturahmi Ramadan di Pekanbaru, Bupati Asmar Serap Aspirasi Warga Meranti di Perantauan
Pemkab Inhu gelar Rapat Persiapan Kunker Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI
Bupati Kasmarni Resmi Tutup Perhelatan MTQ- Ke-49, Kecamatan Bengkalis Juara Umum
Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Serahkan Hadiah Kepada Anak-anak Pemenang Lomba HUT RI Ke-76 Di Desa Sido Mukti
17 dari 136 Desa di Kabupaten Bengkalis Sudah Salurkan BLT-DD Tahap II
Fantastis! Hampir Rp500 Miliar Pajak Kendaraan di Riau Belum Dibayar, Pekanbaru Terbanyak
Gubri Syamsuar Salurkan BLT BBM dan Sembako Untuk Masyarakat Provinsi Riau