Rumah Kepala Dinas Perkebunan Kuansing Digeledah KPK, Satu Koper Hitam Dibawa Penyidik
BUALBUAL.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di salah satu rumah milik Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berinisial AYP, Minggu (5/7/2026).
Penggeledahan tersebut berlangsung sejak pagi hingga malam hari dan dilakukan oleh tim penyidik KPK.
Berdasarkan pantauan jurnalis di lapangan, tim penyidik KPK tampak melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut. Dari hasil penggeledahan, terlihat satu barang bukti berupa koper berwarna hitam yang dibawa oleh tim penyidik KPK keluar dari lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti isi koper yang diamankan oleh penyidik KPK tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kepala Dinas Perkebunan Kuansing berinisial AYP dikabarkan tidak berada di Kuansing dan sedang berada di luar daerah saat penggeledahan berlangsung.
Sementara itu, awak media masih menunggu keterangan resmi dari Juru Bicara KPK terkait hasil dan tujuan penggeledahan tersebut.
Saat dihubungi oleh jurnalis, Kepala Dinas Perkebunan Kuansing belum memberikan komentar terkait penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK di kediamannya.

Berita Lainnya
Tembus 1 Juta Kasus, Pemerintah Jangan Malu Akui Kelemahan Atasi Pandemi Covid-19
BMKG Pekanbaru : Waspadai Hujan, Angin Kencang Disertai Petir Malam Nanti
Dentuman Keras di Parit 1 Api-Api, Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Masuk Parit
Warga Kelurahan Tanjung Aman Lampura Keluhkan Adanya Potongan PKH
Tabrak Truk Berhenti, Pria di Kampar Tewas Terlindas Truk Tangki
Heboh! Pemancing Temukan Pria Gantung Diri di Pohon Karet
Cekcok Sesama Pengamen di Kota Tanjungpinang, Satu Korban Tertusuk Senjata Tajam
Uang Rp 70 Juta Melayang, PNS di Pekanbaru Jadi Korban Hipnotis
Perumahan Kenangan Jaya 3 Tanjungpinang Terendam Banjir Setinggi 2 Meter
Air Sungai Batu Benawa Meluap, Warga Diminta Waspada dan Jangan Panik
Begini Penyebab 3 Rumah Petak di Jalan Durian Terbakar
Heboh di Kuansing, Tiga Pelajar Diduga Terjaring Penggerebekan di Gunung Toar