Universitas PMC Resmi Berdiri!
Resmi Jadi Universitas, PMC Diminta Perkuat Tata Kelola hingga Kualitas Lulusan
BUALBUAL.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pekanbaru Medical Center (PMC) resmi bertransformasi menjadi Universitas Pekanbaru Medical Center usai menerimanya Surat Keputusan perubahan bentuk kelembagaan di Pekanbaru, Selasa (29/9/2026). Perubahan status ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan serta memperkuat mutu sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Nopriadi, menyampaikan apresiasi atas capaian dan perjuangan pendiri yayasan beserta civitas akademika dalam meraih status universitas tersebut. Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja keras berkelanjutan dalam memajukan pendidikan tinggi di Riau dan Kepulauan Riau.
"Transformasi ini adalah buah dari perjuangan panjang, dedikasi, serta komitmen dari Bapak Irsyad Suheimi beserta seluruh tim yang tak kenal lelah berjuang demi memajukan dunia pendidikan tinggi di Bumi Lancang Kuning," kata Nopriadi, Selasa (29/9/2026).
Nopriadi memaparkan peningkatan mutu pendidikan di Wilayah XVII yang mencatatkan kenaikan jumlah Guru Besar sebesar 48 persen dan Lektor Kepala hingga 128 persen. Selain itu, peningkatannya diikuti kenaikan akreditasi institusi Unggul sebesar 300 persen serta akreditasi program studi Unggul sebesar 521 persen.
"Kami berharap Universitas PMC dapat ikut mengambil peran aktif menjadi salah satu pilar utama penopang mutu pendidikan tinggi tersebut," ujarnya.
Dalam arahannya, Nopriadi menitipkan empat pesan utama yang menekankan penguatan fondasi ilmu melalui kualitas tata kelola, kualifikasi dosen, riset, serta inovasi kurikulum berbasis teknologi digital. Pesan kedua dan ketiga menekankan pentingnya pelayanan pengabdian masyarakat serta pembentukan karakter lulusan yang beretika dan berempati tinggi.
"Dunia kesehatan dan pendidikan sangat melekat dengan nilai kemanusiaan, kami berharap Universitas PMC mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas dan terampil secara teknis, tetapi juga memiliki empati, etika, dan kepedulian sosial yang tinggi," tegasnya.
Pesan terakhir menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, dan rumah sakit demi mendukung percepatan pencapaian Indonesia Emas 2045. LLDIKTI Wilayah XVII menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Universitas PMC agar tumbuh menjadi kampus yang berdaya saing tinggi.

Berita Lainnya
Kabag Protokol Setdakab Inhu Diperiksa Jaksa
Terkait berita yang Beredar di media, Para Majelis Guru SMKN I Mandah Sampaikan Klarifikasi
Disdik Dampingi Sekda Bustami, Pada Kegiatan Gerakan Makan Pangan Lokal Anak Sekolah dan Usia Dini
Hari Pertama UTBK SMMPTN-Barat di UNRI, Rektor Pastikan Ujian Berjalan Lancar
Agusfirdamalis, Wakili Kadisdik Bengkalis Hj.Kholijah Gelar Sosiliasasi Penerapan Perbup 1 tahun Pra SD
Belajar Tatap Muka untuk Siswa Kelas 6, 9 dan 12 di Inhil Dimulai Tanggal 15 Februari 2021
Kolaborasi Dosen dan HIMA Prodi Sosial Ekonomi Perikanan UMRAH, Wujud Daya Saing Produk UMKM
Siswi MAN 2 Bengkalis Raih Tiga Medali Dalam Olimpiade Keislaman Nasional II 2025
Momen Haru Penamatan Sekolah Islam Alhusniyah Reteh, Alumni Cuci Kaki Orang Tuanya
Diduga Lakukan Pungli dan Biaya Seragam Termahal, Kepsek 01 Mandau Membantah
UIN Suska Riau Lepas 4.627 Mahasiswa KKN Angkatan 49, Siap Mengabdi di 384 Desa
Baru di Lantik, IKAPPAMMA Pekanbaru Ikut Partisipasi Pembagian Buku Gratis GLN Dari Kemendikbud