PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Selama 96 Jam Hilang, Jasad Kamarudin ditemukan di Perairan Mandah-Inhil
bualbual.com, Setelah Dinyatakan Hilang Saat Mencari Kayu Kamarudin (47), akhirnya ditemukan dalam keadaan mengapung dan sudah tak bernyawa lagi di perairan Sungai Sembuang, Kecamatan Mandah, Jum'at (24/05/2017).
Paska dilaporkan hilang, pencarian dilakukan beberapa hari oleh personil gabungan yang terdiri dari, Sat Polairud Polres Inhil, Polsek Mandah, dan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, serta dibantu masyarakat, dan korban ditemukan pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
"Jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Mandah. Terhadap jasad tersebut, dilakukan pemeriksaan oleh dr. Dewi Safnita. Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kondisi jasad yang sudah rusak, diduga karena dimakan ikan atau udang," kata Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Mandah, Iptu Warno.
"Jasad korban kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," sambung Warno.
Sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh istrinya yang bernama Nafishah (40 tahun). Saat itu, Selasa, (23/05/2017) sekira pukul 09.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk mencari kayu di sekitar Kelurahan Khairiah Mandah, namun sampai pukul 15.00 WIB, korban belum kembali ke rumah.
Istrinya kemudian mencoba menghubungi handphone korban, namun tidak diangkat. Karena khawatir, istri korban lalu memberi tahu tetangganya dan warga beramai-ramai melakukan pencarian.
Saat dilakukan pencarian, ditemukan sampan korban, hanyut di pinggir sungai bermuatan kayu penyiri sebanyak 7 batang, kapak 2 bilah dan sepasang baju basah, sedangkan korban sendiri tidak ditemukan.
Pencarian selanjutnya dilakukan oleh Sat Polairud Polres Inhil, Polsek Mandah, dan BPBD Kab. Inhil, serta dibantu masyarakat, sampai akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.(mok_sjc)
Sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh istrinya yang bernama Nafishah (40 tahun). Saat itu, Selasa, (23/05/2017) sekira pukul 09.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk mencari kayu di sekitar Kelurahan Khairiah Mandah, namun sampai pukul 15.00 WIB, korban belum kembali ke rumah.
Istrinya kemudian mencoba menghubungi handphone korban, namun tidak diangkat. Karena khawatir, istri korban lalu memberi tahu tetangganya dan warga beramai-ramai melakukan pencarian.
Saat dilakukan pencarian, ditemukan sampan korban, hanyut di pinggir sungai bermuatan kayu penyiri sebanyak 7 batang, kapak 2 bilah dan sepasang baju basah, sedangkan korban sendiri tidak ditemukan.
Pencarian selanjutnya dilakukan oleh Sat Polairud Polres Inhil, Polsek Mandah, dan BPBD Kab. Inhil, serta dibantu masyarakat, sampai akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.(mok_sjc)

Berita Lainnya
Polsek Tembilahan Hulu Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Wesbang di Desa Pulau Palas
Menilai Sejalan: Fraksi Golkar Riau Mengapresiasi LKPJ Gubernur Pada Tahun 2016
PT. Taspen Pekanbaru Kembali Menyalurkan Bantuan PKBL Dalam Komitmen Bina UKM
Begini Respon Netizen! Terkait Wabup Inhil Ingin Pecat ASN di Kecamatan Jika Tidak Laksanakan Upacara HUT RI Ke 74
Diduga Disengaja, Ada Kebakaran Lahan di Rumbai
Dua Warga Pulau Burung Diamankan Polisi Curi Sarang Burung Walet
Ketua DPR Setuju Harga Rokok Rp50 Ribu Perbungkus
Gede Sandra Sebut Kebijakan Sri Mulyani Dan Chatib Basri Petaka Perekonomian Nasional
Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia
Viral di Facebook dan Instagram, Crosshijaber Adalah? Jangan Coba Tiru, Lihat Akibatnya
Ahok Putuskan Tak Ingin Ajukan Pembebasan Bersyarat
Syamsuar Segera Tunjuk Lima Pejabat untuk Duduk di OPD Ini