PILIHAN
Selama 96 Jam Hilang, Jasad Kamarudin ditemukan di Perairan Mandah-Inhil
bualbual.com, Setelah Dinyatakan Hilang Saat Mencari Kayu Kamarudin (47), akhirnya ditemukan dalam keadaan mengapung dan sudah tak bernyawa lagi di perairan Sungai Sembuang, Kecamatan Mandah, Jum'at (24/05/2017).
Paska dilaporkan hilang, pencarian dilakukan beberapa hari oleh personil gabungan yang terdiri dari, Sat Polairud Polres Inhil, Polsek Mandah, dan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, serta dibantu masyarakat, dan korban ditemukan pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
"Jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Mandah. Terhadap jasad tersebut, dilakukan pemeriksaan oleh dr. Dewi Safnita. Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kondisi jasad yang sudah rusak, diduga karena dimakan ikan atau udang," kata Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Mandah, Iptu Warno.
"Jasad korban kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," sambung Warno.
Sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh istrinya yang bernama Nafishah (40 tahun). Saat itu, Selasa, (23/05/2017) sekira pukul 09.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk mencari kayu di sekitar Kelurahan Khairiah Mandah, namun sampai pukul 15.00 WIB, korban belum kembali ke rumah.
Istrinya kemudian mencoba menghubungi handphone korban, namun tidak diangkat. Karena khawatir, istri korban lalu memberi tahu tetangganya dan warga beramai-ramai melakukan pencarian.
Saat dilakukan pencarian, ditemukan sampan korban, hanyut di pinggir sungai bermuatan kayu penyiri sebanyak 7 batang, kapak 2 bilah dan sepasang baju basah, sedangkan korban sendiri tidak ditemukan.
Pencarian selanjutnya dilakukan oleh Sat Polairud Polres Inhil, Polsek Mandah, dan BPBD Kab. Inhil, serta dibantu masyarakat, sampai akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.(mok_sjc)
Sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh istrinya yang bernama Nafishah (40 tahun). Saat itu, Selasa, (23/05/2017) sekira pukul 09.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk mencari kayu di sekitar Kelurahan Khairiah Mandah, namun sampai pukul 15.00 WIB, korban belum kembali ke rumah.
Istrinya kemudian mencoba menghubungi handphone korban, namun tidak diangkat. Karena khawatir, istri korban lalu memberi tahu tetangganya dan warga beramai-ramai melakukan pencarian.
Saat dilakukan pencarian, ditemukan sampan korban, hanyut di pinggir sungai bermuatan kayu penyiri sebanyak 7 batang, kapak 2 bilah dan sepasang baju basah, sedangkan korban sendiri tidak ditemukan.
Pencarian selanjutnya dilakukan oleh Sat Polairud Polres Inhil, Polsek Mandah, dan BPBD Kab. Inhil, serta dibantu masyarakat, sampai akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.(mok_sjc)

Berita Lainnya
Ini Alasan Pemprov-Baznas Jadikan Rupat dan Pulau Mendul Sebagai Pulau Zakat
UIN Suska Riau Lockdown hingga 31 Maret
Jerman Resmi Terpilih Jadi Tuan Rumah Piala Eropa 2024
Dinsos Inhil Lounching Labelisasi Serta Graduasi Mandiri KPM PKH
Gara Gara Ini, Bupati Cantik Ini Ditegur Gubernur dan Terancam Diberhentikan
Akhirnya Terungkap Sudah Dari Mana Asal-usul Istilah 'Astaganaga'
BEM FKIP Unri Bakal Gelar Aksi Peduli Pendidikan di Desa
Gubri Wan Thamrin Hasyim Dirawat di RS Awal Bros Pekanbaru
Penampakan Asli Mahkota Sultan Siak Sri Indrapura di Museum Nasional Jakarta
OJK Sorot Teknologi dan SDM Bank Riau Kepri 'Akan Konversi Jadi Bank Syariah'
Curi Kayu untuk Memasak, Petani Ini Ditangkap Polisi
Program B2 dan B30 Sudah Berkembang, Abdul Wahid Sebut Harga Minyak Sawit Berpotensi Terus Naik