PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Jubir Prabowo: Allah Tunjukkan Mereka Bakal Kalah 'Baliho Jokowi- Amin Roboh'
BUALBUAL.com, Andre Rosiade , Juru Bicara Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, mengklaim menemukan baliho Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin roboh di Kota Padang , Sumatera Barat.
Ia lantas mengatakan, baliho roboh itu pertanda Jokowi – Maruf Amin bakal kalah dalam Pilpres 2019 melawan patronnya.
Andre menuturkan, merekam baliho roboh itu saat melintasi Jalan Sutomo, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (12/1). Temuannya itu kemudian diunggah ke dalam akun Instagram pribadinya @andre_rosiade.
"Ini baru hujan di Kota Padang, balihonya Pak Jokowi roboh, sudah copot," kata Andre sambil mengabadikan momen tersebut.
Dalam video itu juga Andre menyampaikan kejadian tersebut sebagai pertanda Jokowi – Maruf Amin juga akan 'roboh' dalam Pilpres 2019.
"Inilah tanda-tanda kekalahan Pak Jokowi. Allah mempertontonkan dan menunjukkan kepada masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia.”

Berita Lainnya
Ketua DPR RI Bamsoet Akui Perppu MD3, Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Tak Dengar Kabar, Sanksi Kepala Daerah di Riau yang Terang-terangan Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf?
Aparat yang Tak Bisa Atasi Karhutla, Wiranto Jamin Jokowi Penuhi Janji Soal Copot Jabatan
Jokowi ke Makassar,Ada Baliho Raksasa AHY 'SIAP'
Di Kabarkan Masuk Timses Jokowi-Ma'ruf, Ini Respons Yusuf Mansur
Airlangga Akan Temui PDIP Usai Pilkada, Bahas Kesiapan Jadi Cawapres Jokowi
Anda Honorer K2 Ingin Bertemu Jokowi di Silatnas? Siapkan Uang Rp 20 Ribu
Pertemuan Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Kremlin Pererat Hubungan Indonesia - Rusia
Presiden Jokowi Minta Perhatikan Nasib Buruh Harian, Sebelum Pemda Putuskan Lockdown
PKS: Meski Jokowi Sudah Gaet SBY Dan Prabowo, Kami Tetap Oposisi
Polsek Tanjungpinang Timur Gelar Baksos 'Jum'at Peduli' Kerumah Warga Kurang Mampu
Ketua Umum YLBHI Asfinawati Ingatkan Calon Kapolri Komjen Sigit soal Diksriminasi Penegakan Hukum