PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Kominfo Catat 178 Hoaks di Januari, Jokowi Bicara Semburan Dusta
BUALBUAL.com, Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dunia politik Indonesia diwarnai fitnah dan kabar bohong (hoax). Jokowi menduga ada yang sengaja menyemburkan hoax di masa Pilpres 2019.
Lalu bagaimana data hoax? Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Januari ini mendeteksi hoax yang menyebar di internet. Bukan main-main, dalam satu bulan dideteksi ada 178 hoax yang tersebar.
Jumlah hoax dalam sebulan ini meningkat sekitar 14 kali dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Diketahui sebelumnya, Kominfo mendeteksi hoax di Agustus-Desember 2018.
Dalam periode 5 bulan itu ditemukan 62 hoax yang jika dirata-rata dalam sebulan ada 12,4 hoax.
Hoax yang tersebar tersebut berisi berbagai macam isu seperti bencana alam, kriminalitas, kecelakaan, SARA, hingga terkait politik. Kominfo merinci hoax-hoax tersebut perhari. Dari data yang dikumpulkan Kominfo, di bulan Januari tak ada hari tanpa hoax.
Beberapa hoax yang sempat mengemuka di Januari di antaranya hoax 7 kontainer surat suara sudah dicoblos ada di Pelabuhan Tanjung Priok yang ramai tersebar pada 2 Januari. Sebagaimana diketahui, KPU bersama Bawaslu dan pihak terkait lainnya langsung melakukan pengecekan di lapangan. Namun tak ditemukan sama sekali. Dan KPU menegaskan saat itu belum mencetak surat suara sehingga mustahil ada surat suara yang sudah dicoblos.
Selain itu juga beredar hoax yang menyebutkan Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia. Terkait isu ini, pihak keluarga langsung memberi klarifikasi. Kenyataannya, Arifin Ilham saat itu dirawat di RS Cipto Mangunkusumo hingga akhirnya melanjutkan perawatan ke Malaysia.
Hoax lain yang juga ramai dibahas ialah soal polemik ijazah Jokowi. Hoax ini diembuskan dengan narasi ijazah SMA Jokowi palsu karena SMA Negeri 6 Solo baru berdiri tahun 1985. Sementara di ijazah, Jokowi lulus 1980. Ternyata, SMAN 6 Solo sebelumnya bernama SMPP yang berdiri pada November 1975. Kepala SMAN 6 Solo Agung Wijayanto menegaskan ijazah Jokowi asli. Dia juga mengatakan Jokowi merupakan lulusan SMAN 6 Solo.
Sumber: detik.com/Editor: ucu

Berita Lainnya
Cak Imin: Saat Debat Perdana, Jokowi-Ma'ruf Akan Beri Kejutan
New Normal di Pasar: Buka 06.00-11.00, Jaga Jarak 1,5 Meter
Dear PNS...Sudah Masuk Belum THR-nya? Coba Cek Rekening!
Kartu Sakti Jokowi Solusi Receh Mirip Jualan Permen Lolipop 'Rizal Ramli'
Bukan Bermanuver untuk Jokowi, Syamsuar Diminta Fokus Wujudkan Janji Kampanye Pilgubri
Pisah sambut Jabatan UP3 PLN Tanjungpinang, Ini Pesan Fauzan Kepada Maneger yang Baru
Cak Imin Cawapres: Takdir kok dilawan, Takdirnya kelihatan, saya sama pak Jokowi!
Kontroversi Iklan Jokowi di Bioskop, Begini Reaksi Warganet
Ma'ruf Amin: Kampanye Memberikan Redistribusi tanah, Ferdinand Enak Saja, Tanah Negara Bukan Milik Jokowi
Mimik Wajah Jokowi Menunjukkan Indikasi Otoriter
Melayu Milenial Deklarasi Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Dengan Alasan Bangun Jalan Tol dan Komitmen Riau Bebas Asap
Jokowi Angkat Bicara Soal Dirinya jadi imam Sholat di Afghanistan