PILIHAN
Kominfo Catat 178 Hoaks di Januari, Jokowi Bicara Semburan Dusta
BUALBUAL.com, Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dunia politik Indonesia diwarnai fitnah dan kabar bohong (hoax). Jokowi menduga ada yang sengaja menyemburkan hoax di masa Pilpres 2019.
Lalu bagaimana data hoax? Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Januari ini mendeteksi hoax yang menyebar di internet. Bukan main-main, dalam satu bulan dideteksi ada 178 hoax yang tersebar.
Jumlah hoax dalam sebulan ini meningkat sekitar 14 kali dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Diketahui sebelumnya, Kominfo mendeteksi hoax di Agustus-Desember 2018.
Dalam periode 5 bulan itu ditemukan 62 hoax yang jika dirata-rata dalam sebulan ada 12,4 hoax.
Hoax yang tersebar tersebut berisi berbagai macam isu seperti bencana alam, kriminalitas, kecelakaan, SARA, hingga terkait politik. Kominfo merinci hoax-hoax tersebut perhari. Dari data yang dikumpulkan Kominfo, di bulan Januari tak ada hari tanpa hoax.
Beberapa hoax yang sempat mengemuka di Januari di antaranya hoax 7 kontainer surat suara sudah dicoblos ada di Pelabuhan Tanjung Priok yang ramai tersebar pada 2 Januari. Sebagaimana diketahui, KPU bersama Bawaslu dan pihak terkait lainnya langsung melakukan pengecekan di lapangan. Namun tak ditemukan sama sekali. Dan KPU menegaskan saat itu belum mencetak surat suara sehingga mustahil ada surat suara yang sudah dicoblos.
Selain itu juga beredar hoax yang menyebutkan Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia. Terkait isu ini, pihak keluarga langsung memberi klarifikasi. Kenyataannya, Arifin Ilham saat itu dirawat di RS Cipto Mangunkusumo hingga akhirnya melanjutkan perawatan ke Malaysia.
Hoax lain yang juga ramai dibahas ialah soal polemik ijazah Jokowi. Hoax ini diembuskan dengan narasi ijazah SMA Jokowi palsu karena SMA Negeri 6 Solo baru berdiri tahun 1985. Sementara di ijazah, Jokowi lulus 1980. Ternyata, SMAN 6 Solo sebelumnya bernama SMPP yang berdiri pada November 1975. Kepala SMAN 6 Solo Agung Wijayanto menegaskan ijazah Jokowi asli. Dia juga mengatakan Jokowi merupakan lulusan SMAN 6 Solo.
Sumber: detik.com/Editor: ucu

Berita Lainnya
Survei Puskaptis: Jarak Elektabilitas Makin Tipis 'Alarm Bahaya bagi Jokowi'
Wow..!!! Anggaran Mengobati Pasien Covid-19 Rata-rata Rp 184 Juta Per Orang
Anda Honorer K2 Ingin Bertemu Jokowi di Silatnas? Siapkan Uang Rp 20 Ribu
Presiden Jokowi Ibarat Makan Buah Simalakama Terkait Perppu UU KPK
Terkait Anggaran Publikasi, DPRD Kota Tanjungpinang Belum Bisa Menangapi Hasil Pertemuan dengan SPRI
Relawan Pertiwi Jokowi Gelar Potong Rambut Gratis, Ingin Curi Simpati Emak-emak
Beli Sabun Lebih Baik daripada Beli Kuda Impor 'Sebut TKN Jokowi'
Dibalik Grasi 1 Tahun, Beginilah Isi Surat Annas Maamun kepada Presiden Jokowi
PPP: Niat Jokowi Gandeng Mahfud MD Tak Direstui Koalisi
Bawaslu Riau Belum Terima Tembusan Surat Teguran Gubri ke Kepala Daerah yang Dukung Jokowi-Amin
Satu Pasien PDP Covid-19 di Lampung Meninggal Dunia
Satu Santri Gontor Dinyatakan Positif Terpapar Virus Corona