PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Umat Muslim Salat Di Masjid Al Noor Christchurch 'Geng Motor Ikut Jaga'
BUALBUAL.com, Aksi teror penembakan massal yang terjadi di dua masjid di Christchurch Jumat pekan lalu di mana 50 orang meninggal dunia memantik rasa solidaritas warga Selandia Baru.
Salah satu bentuk solidaritas warga Selandia Baru adalah dengan turun bersama menjaga umat muslim yang beribadah di depan masjid Al Noor di Christchurch.
Masjid itu adalah satu dari dua masjid yang menjadi lokasi penembakan. Pasca teror tersebut, warga muslim tetap menunaikan ibadah salat berjamaah. Namun bukan di dalam masjid, melainkan di luar masjid.
Sebagai bentuk solidaritas, ratusan warga setempat berdiri diam-diam di belakang mereka yang tengah menunaikan ibadah salat Rabu malam (20/3). Lengan mereka saling bergandengan.
"Jantung saya berdegup kencang, sesuatu yang tidak bisa dipercaya, saya hampir tidak bisa menggambarkannya," kata Omar, seorang warga muslim yang menunaikan ibadah salat di depan masjid itu.
"Melihat komunitas sangat dekat, itu luar biasa," tambahnya seperti dimuat AFP.
Aksi itu dilakukan beberapa saat setelah ratusan orang melakukan haka massal.
Haka secara tradisional digunakan dalam budaya Maori dalam berbagai hal, seperti untuk melakukan intimidasi sebelum pertandingan rugby All Black, atau merayakan pernikahan, tetapi juga untuk berduka. Haka memadukan permusuhan dan keindahan menjadi curahan emosi.
Tarian Haka massal sendiri banyak dilakukan di jalan-jalan Selandia Baru pasca teror Jumat pekan lalu. Tarian dilakukan dengan kelompok-kelompok mulai dari anak-anak sekolah hingga pengendara motor.
Tetapi haka massa hari Rabu adalah salah satu yang terbesar. Haka massal itu dipimpin oleh sekelompok geng motor.
"Kami di sini karena cinta lebih besar daripada benci, itulah temanya. Kami di sini malam ini untuk whanau (istilah Maori untuk keluarga besar) Muslim kami," kata Derek Tait, seorang pengendara motor dan pendeta yang mengenakan kulit hitam.
Namun dia juga meminta warga Selandia Baru untuk menunjukkan lebih dari sekadar solidaritas dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.
"Seharusnya dari sini ke depan kita bersikap menentang kebencian sama sekali," tambahnya, seperti dimuat AFP.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Ketua MPR Sebut Vonis Pembubaran HTI Jadi Contoh untuk Ormas Lain
Siswi SMA Hilang pada Hari Lebaran, Ternyata Kesini Bareng Pacarnya
Pantau Gunung Anak Krakatau, BMKG Pasang Enam Alat Sensor Gempa
Bupati Siak: Bantah Keras Tidak Pedulinya Pemkab Terhadap Masyarakat Suku Sakai
Seorang Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO di Riau
Penjarahan Besi Jambatan Pedamaran 1 dan Jambatan Pedamaran 2 Sangat Meresahkan Masyarakat, ini Tanggapan Ketua DPRD Rohil
Sani: Siapkan Senjata Kita Untuk Kawal Pencoblosan!, Kemenangan Umat Semakin Dekat
Jalan Soedirman Pekanbaru Lumpu Total Belasan Ribu Pekerja PT RAPP Berdemo Memperotes Kebijakan KLHK
Bikin Netizen Mewek: Unggahan Terakhir Bani Seventeen Sebelum Meninggal Diterjang Tsunami Anyer
Jelang Pencoblosan, Ini Pesan Ketua Umum Pemuda BNN Inhil Untuk Generasi Muda
Laga Manchester United vs Arsenal Berakhir Imbang 2-2
Bakar Lahan Di Wilayah Kec Cocong Pria Ini Diamankan Polres Inhil