PILIHAN
Umat Muslim Salat Di Masjid Al Noor Christchurch 'Geng Motor Ikut Jaga'
BUALBUAL.com, Aksi teror penembakan massal yang terjadi di dua masjid di Christchurch Jumat pekan lalu di mana 50 orang meninggal dunia memantik rasa solidaritas warga Selandia Baru.
Salah satu bentuk solidaritas warga Selandia Baru adalah dengan turun bersama menjaga umat muslim yang beribadah di depan masjid Al Noor di Christchurch.
Masjid itu adalah satu dari dua masjid yang menjadi lokasi penembakan. Pasca teror tersebut, warga muslim tetap menunaikan ibadah salat berjamaah. Namun bukan di dalam masjid, melainkan di luar masjid.
Sebagai bentuk solidaritas, ratusan warga setempat berdiri diam-diam di belakang mereka yang tengah menunaikan ibadah salat Rabu malam (20/3). Lengan mereka saling bergandengan.
"Jantung saya berdegup kencang, sesuatu yang tidak bisa dipercaya, saya hampir tidak bisa menggambarkannya," kata Omar, seorang warga muslim yang menunaikan ibadah salat di depan masjid itu.
"Melihat komunitas sangat dekat, itu luar biasa," tambahnya seperti dimuat AFP.
Aksi itu dilakukan beberapa saat setelah ratusan orang melakukan haka massal.
Haka secara tradisional digunakan dalam budaya Maori dalam berbagai hal, seperti untuk melakukan intimidasi sebelum pertandingan rugby All Black, atau merayakan pernikahan, tetapi juga untuk berduka. Haka memadukan permusuhan dan keindahan menjadi curahan emosi.
Tarian Haka massal sendiri banyak dilakukan di jalan-jalan Selandia Baru pasca teror Jumat pekan lalu. Tarian dilakukan dengan kelompok-kelompok mulai dari anak-anak sekolah hingga pengendara motor.
Tetapi haka massa hari Rabu adalah salah satu yang terbesar. Haka massal itu dipimpin oleh sekelompok geng motor.
"Kami di sini karena cinta lebih besar daripada benci, itulah temanya. Kami di sini malam ini untuk whanau (istilah Maori untuk keluarga besar) Muslim kami," kata Derek Tait, seorang pengendara motor dan pendeta yang mengenakan kulit hitam.
Namun dia juga meminta warga Selandia Baru untuk menunjukkan lebih dari sekadar solidaritas dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.
"Seharusnya dari sini ke depan kita bersikap menentang kebencian sama sekali," tambahnya, seperti dimuat AFP.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Pererat Silaturahmi, IWO Riau Beri Lukisan Karikatur Kapolda
Curi Besi Tiang Power Line Milik PT CPI Di GS Pungut, Asal Sumut Di Tangkap Di Pinggir
Calon Wali Kota Pekanbaru RW (Ramli Walid) Bersilaturahmi di Halal Bihalal IKKB Kabupaten Agam Sumbar
Tahun Baru 2020, Ketua DPRD Inhil Ajak Warga Sambut Dengan Kegiatan Positif
Jembatan Sungai Piring di Dapil Ketua DPRD Inhil Memprihatinkan
Walau Stang Motor Terkunci, Pelaku Gampang Bawa Kabur Honda Supra, Ketangkap Reskrim Polsek Mandau
Pemrov Riau Wacanakan Mobil Dinas akan Dilelang
Terpidana Pencemaran Nama Baik Bupati Amril Mukminin Bengkalis Ditangkap
Mobil Sedan Terbalik di Persimpangan Pelintung Bagan Besar Dumai
Mabuk Tuak, Sekuriti di Keritang Inhil Ditikam Teman Pakai Badik
Seks, narkoba, tambang, dan maut: Cara Duterte mengguncang Filipina
Bocah 4 Tahun Terpaksa Pasang Nebulizer, Diduga Terpapar Kabut Asap