PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Uang di Rekeningnya Raib, Mulyadi Husen Minta Penjelasan BRI Kotabumi
BUALBUAL.COM - Lampung Utara - Mulyadi / Mulyadi Husen (43) warga Gilih Sari Rt 003,Rw 003, Desa Kembang Tanjung,Kecamatan Abung Selatan,Kabupaten Lampung Utara, Senin 30 September 2019, kembali akan datangi Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kotabumi guna meminta ketransparanan pihak BRI terkait Aset berupa uang yang ada didalam rekening kepunyaannya.
Mulyadi Husen mengatakan, tujuannya mendatangi pihak BRI Cabang Kotabumi hari Senin itu nanti, untuk meminta diterbitkannya buku rekening atas nama dirinya ( Mulyadi / Mulyadi Husen-red),"Kedatangan saya hari Senin itu nanti ke Bank BRI Cabang Kotabumi untuk meminta diterbitkan/dicetakan buku rekening baru atas nama dirinya yang hilang dan sudah dilaporkannya kepihak Kepolisian Polsek Abung Selatan,Lampung Utara dengan Nomor Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang Atau Surat Surat Penting.Nomor : STPL/C-1/243/IV/2019/POLDA LPG/RES LU/POLSEK ABUNG SELATAN.Tertanggal 16 April 2019.
Atas nama Mulyadi Husen No.Rek. 015501012361506. Dan Atas Nama Mulyadi,No.Rek.015501040951503,"Ujarnya.
Masih kata Mulyadi Husen, Adapun dasar permintaan cetak ulang Buku rekening tersebut selain bukti laporan polisi diatas juga dasar Print Out dari BRI Cabang Kotabumi yang dikeluarkan oleh pihak Bank BRI melalui ibu Hodijah selaku Kasir di Bank tersebut dan diperkuat hasil Print Out dari BRI Tanjung Karang, Propinsi Lampung,"Saya berharap ketransparanan pihak BANK BRI agar dapat mencetak buku rekeningnya atas nama Mulyadi dan Mulyadi Husen,apa bila Bank tidak mau mencetak buku rekening dua nama tersebut maka (Mulyadi Husen-red) akan menempuh jalur Hukum.
Kepada pihak penegak hukum Lampung Utara, Mulyadi Husen minta agar dapat membantu dalam menyelesaikan kemelut sengketa antara dirinya dengan pihak Bank BRI Cabang Kotabumi,karna menurutnya, ada tanda tanya besar dengan tidak mau nya pihak BRI untuk menerbitkan buku Rekening atas nama dirinya tersebut,"Ada Apa Dengan BRI ?," Ketusnya.
(Rizky A Sony)
Masih kata Mulyadi Husen, Adapun dasar permintaan cetak ulang Buku rekening tersebut selain bukti laporan polisi diatas juga dasar Print Out dari BRI Cabang Kotabumi yang dikeluarkan oleh pihak Bank BRI melalui ibu Hodijah selaku Kasir di Bank tersebut dan diperkuat hasil Print Out dari BRI Tanjung Karang, Propinsi Lampung,"Saya berharap ketransparanan pihak BANK BRI agar dapat mencetak buku rekeningnya atas nama Mulyadi dan Mulyadi Husen,apa bila Bank tidak mau mencetak buku rekening dua nama tersebut maka (Mulyadi Husen-red) akan menempuh jalur Hukum.
Kepada pihak penegak hukum Lampung Utara, Mulyadi Husen minta agar dapat membantu dalam menyelesaikan kemelut sengketa antara dirinya dengan pihak Bank BRI Cabang Kotabumi,karna menurutnya, ada tanda tanya besar dengan tidak mau nya pihak BRI untuk menerbitkan buku Rekening atas nama dirinya tersebut,"Ada Apa Dengan BRI ?," Ketusnya.
(Rizky A Sony)
.jpg)

Berita Lainnya
Di Sambut Meriah Masyarakat Kampung Halaman, Bakal Ketua DPRD Riau Septina Hadri Acara Ultah Rohul Ke 17
Warga Harus Selalu Waspada, Penularan Corona Bisa Lewat Uang Kertas
Kabut Asap Selimuti Udara Tembilahan, Muammar Harmain: Pinta Pemkab Inhil Evaluasi Izin Lahan Perusahaan yang Terlibat Karhutla
DPD Projo Riau Siap Penuhi Panggilan Bawaslu Provinsi Riau
Lantik Kades Selat Nama, Yuliargo : Bekerjalah Sepenuh Hati
Jalani Sidang, Zul Zivilia Request Bertemu Anak Bungsu
Anies-Sandi: Siapkan Dua Mantan Pimpinan KPK Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto Jadi Tim Transisi
UNBK 2019 Tingkat SMA, Sebagian Masih Gunakan Kertas dan Pensil
Bagikan Paket Sembako Kepada Kaum Jurnalis Se Kabupaten Bengkalis
Dewan: Jangan Banyak Cerita, Mundur Sajalah, Soal Kadiskes Salahkan Warga Soal Gizi Buruk
Guna Memutus Penularan Covid-19, Polda Riau bersama Stekeholder Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak
Membongkar TPS di Jalan Hos Cokroaminoto Pekanbaru, Dua Ekskavator Turunkan