PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Super Puma TNI AU Bantu Pencarian Korban Kapal Karam di Perairan Rupat Riau
BUALBUAL.com - Helikopter Super Puma H-3216 dari Skadud 6, milik TNI Angkatan Udara yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin bersama Basarnas Pekanbaru melakukan pencarian korban karamnya Kapal Pompong mengangkut 20 TKI tujuan Malaysia di Tanjung Medang, perairan Rupat Utara, Bengkalis, Riau, 10 orang dinyatakan selamat dan 1 orang meninggal dan 9 orang lagi masih dalam pencarian.
Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel PNB Jajang Setiawan, S.M., mengatakan, pengiriman Helikopter Super Puma dilakukan setelah pihaknya mendapatkan perintah dari kepala staf TNI AU Marsekal Yuyu Sutisna, Pangkoopsau I Marsda TNI Khairil Lubis, dan mendapatkan izin dari Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T,M.M.
"Kami memberikan dukungan sepenuhnya dengan mengerahkan satu helikopter Super Puma H-3216 sesuai dengan permintaan Kakansar, dan saat ini helikopter sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian melalui patroli udara," kata Jajang di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, didampingi oleh Kepala Penerangan Letkol Sus M. Zukri, Kamis (23/1/2020) sore.
"Patroli udara tersebut dilakukan dengan tujuan dapat melihat korban yang belum ditemukan dan harapannya jika ada yang masih selamat dapat cepat tertolong dengan adanya armada udara dilokasi kejadian," ungkap Jajang.
Selanjutnya Jajang Setiawan yang pernah menjabat Danskadud 12 mengatakan, Pesawat Super Puma yang diawaki oleh Kapten PNB Nurfi dan Lettu PNB Falah dan tiga personel pendukung membawa 3 personel dari Yonko 462 Paskas dan dua orang dari kantor Basarnas Pekanbaru.
"Untuk sementara ini sesuai instruksi pimpinan operasi itu dilakukan satu hari ini saja, namun demikian jika masih dibutuhkan tentunya akan ada kordinasi antara BNPP dan Mabes TNI AU. Karena mengingat korban baru ditemukan sore ini satu orang sementara korban yang hilang masih ada 9 orang lagi kemungkinan operasi ini akan diperpanjang kami belum tau kita lihat perkembangan ke depannya," tutup Jajang.(MCR)
.jpg)

Berita Lainnya
Bebas Dari Kelompok Abu Sayyaf, Dua WNI Segera di Pulangkan
LPMK Balai Raja Kesalkan Pengerjan Bes Jalan Fajar Asal Jadi, Samianto minta Pemkab Tinjau Proyek Siluman Di balai raja
Salah dan Origi Antar Liverpool Juara Liga Champions 2019
PSPS Riau Kembali Meraih Hasil Imbang
Wali Kota Pekanbaru Firdaus: Saya Bukan Gila Menerima Penghargaan
3,1 Kg Sabu Berhasil Diamankan Bea dan Cukai di Pelabuhan Roro Dumai Riau
Bupati Rohil H.Suyatno Mengatakan tidak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan
Bung Herman: Pemuda BNN kecamatan mandah Langkah preventif pencegaha penyalahgunaan Narkoba dikalangan generasi muda
Diduga Seorang Istri di Riau Dalang Pembunuhan Suami
Pekanbaru Belum Layak Raih Predikat Kota Layak Anak 'Dari Hasil Tim Verifikasi'
Ansar Ahmad Sarankan Pembangunan Jembatan Babin Bisa Dilintasi Kapal Perang
Ahok: Main Pelacur Lebih Baik daripada Selingkuh!