Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona, Wali Kota Bogor 'Bima Arya' Diizinkan Pulang
BUALBUAL.com - Wali Bogor, Bima Arya Sugiarto, akhirnya diizinkan keluar dari RSUD Kota Bogor, Sabtu (11/4). Meski telah dinyatakan sehat dan sembuh dari infeksi Virus Corona (Covid-19), Bima tetap harus menjalani karantina mandiri di rumah.
Kepastian kepulangan Bima dibenarkan langsung Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir. Menurut Ilham, kondisi Bima terus membaik setelah 22 hari menjalani perawatan di ruang isolasi.
"Signifikan sekali hasilnya, terus membaik. Isolasi di rumah untuk mempercepat proses pemulihan, akan lebih baik. Karena lebih rileks," kata Ilham.
Kata dia, selama karantina di rumah, Bima direkomendasikan untuk mengikuti prosedur, meski tidak didampingi perawat. Namun, Bima dibekali obat dari rumah sakit.
"Isolasi mandiri maksudnya, harus berada di kamar khusus. Kemudian, selalu memakai masker, rajin cuci tangan, istirahat cukup, rileks dan makan makanan bergizi," jelas Ilham.
Bima Arya sendiri mengaku kondisi kesehatannya terus stabil dan membaik. Dia juga tak lupa mengucap terima kasih kepada tim medis yang telah merawatnya selama di rumah sakit.
"Alhamdulillah, tim dokter mengizinkan saya dan salah satu ASN yang sempat dirawat untuk pulang dan melanjutkan isolasi secara mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab," kata Bima.
"Saya kehabisan kata-kata untuk berterima kasih kepada seluruh tim medis dan non medis di RSUD yang dengan super sabar dan ekstra berani telah merawat kami. Walau tatapan mata terhalang APD, namun ketulusan terasa sampai jiwa. Terima kasih semua dan sehat selalu," lanjutnya.
Bima juga mengajak warga untuk terus mengikuti arahan dari pemerintah, baik menjaga jarak, maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena virus ini tidak pandang bulu dan bisa menyerang siapapun.
"Satu hal yang jelas walaupun banyak ketidakpastian, yang pasti virus ini bisa mengenai siapa saja, apapun jabatannya, apapun agamanya, dimanapun tinggalnya, berapapun gajinya, semua bisa terkena dengan cara yang kita tidak tahu. Jadi yang paling penting kita harus menjaga diri, membatasi, jadi diam di rumah itu hal yang paling betul. Menaati imbauan pemerintah untuk PSBB itu hal yang tidak ada lagi pilihan. Jadi walaupun terpaksa harus keluar rumah, ya harus pakai masker," jelas Bima.

Berita Lainnya
Pilpres 2019: Jokowi Centre Luncurkan Mesin Pencari Sumber Hoaks
Abdul Hamid: Kebebasan Pers Nafas Demokrasi, Saatnya Perkuat Peran Media Nasional
Mari Kita Cek Fakta Klaim Jokowi Telah Bangun 191.000 Km Jalan Desa
Pengguna Mandiri Lebih Banyak Dibanding Yang Dibayari Negara "Jokowi Sidak Peserta BPJS Kesehatan"
Dukungan Jokowi Pecah, Muktamar PPP Jakarta Putuskan Dukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019
Dahnil: Tujuan Dari BPN Gugat ke MK adalah Diskualifikasi Jokowi
Bukan Hanya BBM, Perang AS-Iran Ternyata Pengaruhi Harga Mainan Anak-Anak hingga Pakaian
Diera Jokowi Pengusaha Nasional Sebut Pembangunan Infrastruktur Tak Jelas Arahnya
Update Covid-19 Riau: 142 Positif Terkonfirmasi, 18 Dirawat, 116 Sembuh, dan 8 Meninggal
Sengketa 1.500 Hektar Lahan, BPN Riau di Demo Warga Koto dan Sebut Akan Temui Presiden Jokowi
Saat Presiden Jokowi Makan Siang Bersama Para Youtubers
Gebyar Kemerdekaan, UP3 PLN Tanjungpinang PLN Ikut Meriahkan Jalan Santai dan funbike Diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Kepri