Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Update Covid-19 Inhil, Bertambah 2 Orang Total Positif Covid-19 Menjadi 7 Orang
BUALBUAL.com - Sebanyak 2 orang santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Surabaya, Jawa Timur kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Kedua santri tersebut diketahui merupakan warga Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan, dr Alexis dalam konferensi pers di Kantor Diskominfopers Kabupaten Inhil, Tembilahan, Kamis (7/5/2020) sore.
Dr Alexis mengungkapkan, kedua santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut adalah seorang pria berinisial ZA (22) dan seorang perempuan berinisial Kh (16).
"Saat ini, kedua pasien tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Raja Musa, Guntung dalam kondisi semua baik. Artinya tanpa gejala," tutur dr Alexis didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin dan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan.
Dengan adanya penambahan 2 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, diungkapkan dr Alexis, secara total Kabupaten Inhil memiliki 7 kasus pasien positif Covid-19, yang mana 6 diantaranya tengah menjalani perawatan dan 1 lainnya meninggal dunia.
"6 pasien yang dirawat ini, 4 dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan dan 2 dirawat di Rumah Sakit Raja Musa, Guntung," ungkap dr Alexis.
Dr Alexis menjelaskan, pada uji SWAB tenggorokan pertama pasien ke-7 yang berinisial Kh menunjukkan hasil negatif. Namun, setelah dikonfirmasi ulang dengan uji SWAB kedua, baru lah diketahui bahwa hasilnya positif.
Sejak hasil uji SWAB Tenggorokan tersebut dirilis, diungkapkan dr Alexis, Dinas Kesehatan pun menerjunkan personelnya untuk melakukan tracing terhadap riwayat kontak pasien ke-6 dan pasien ke-7 positif Covid-19.
"Tracing dilakukan bekerjasama dengan pihak TNI/Polri, perangkat kecamatan dan Tokoh Masyarakat setempat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19," tutur dr Alexis.
Berdasarkan hasil pemetaan sementara, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin, teridentifikasi penyebaran santri yang berasal dari Pondok Pesantren Al-fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur berada di 4 kecamatan, yakni Keritang, Reteh, Pelangiran dan Kemuning.
"Ini hasil sementara. Kami akan terus melakukan penelusuran terkait keberadaan santri asal Ponpes Al-fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur ini," tutur Zainal.
Hingga saat ini, diketahui jumlah keseluruhan Pasien Dalam Pengawasan atau PDP yang tengah dirawat adalah 19 orang. Sementara, PDP yang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang dengan hasil uji SWAB tenggorokan negatif berjumlah 20 orang.

Berita Lainnya
BPJS Kesehatan Tanjungpinang Berikan Keringanan Tunggakan Bagi Peserta PBPU dan PPUBU
Ahli Paparkan Pentingnya Peran Forensik dalam Penegakan Hukum
Masih dari Kluster Santri Magetan, Pasien Warga Tembilahan Positif Covid-19
Warga Pulau Burung Jadi Pasien ke 11 Positif Covid-19 di Inhil
Sebanyak 115 Warga Kampung Jawa Tembilahan Ikuti Swab Massal
Rapid Tes 32 Orang Penyelenggara Bagi-Bagi Takjil Gratis, Hasilnya Negatif
Pemdes Belantaraya Bagikan 2000 Pcs Masker Gratis Kepada Masyarakat
Diklat Kemahiran Hukum Angkatan Ke -XV Resmi di Buka, Bukti Eksistensi Fakultas Hukum Unisi Bekali Keterampilan Mahasiswanya
RSUD Mandau Kian Berbenah, Tersedia Poliklinik Orthopedi dan Traumatologi (Spesialis Bedah Tulang).
Dinkes Inhil Melakukan Percepatan Gelar Rembuk Stunting dan Pembinaan KPM
BINDA Kepri Gelar Vaksinasi Covid-19 Serentak di Lapas dan Rutan Kota Batam dan Tanjungpinang
Januari Hingga Maret, Sudah 9 Orang Meninggal Dunia di Riau karena DBD