WFH Diperpanjang, Gubri Syamsuar: ASN Dibawah 55 Tahun Tetap Kerja di Kantor
BUALBUAL.com - Menjelang penerapan New Normal, Pemprov Riau telah mengeluarkan kebijakan untuk aparatur sipil negara (ASN) berusia 55 tahun ke atas, tetap bekerja di rumah (Work from home/WFH).
Hal ini ditegaskan Gubernur Riau H Syamsuar menanggapi instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI Tjahjo Kumolo yang memperpanjang WFH hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang. Pemprov Riau sendiri akan menjalankan instruksi Menpan-RB itu.
"Kita tentu akan mentaati kebijakan Menteri tersebut. Karena itu, kita telah membuat kebijakan ASN yang berumur 55 tahun ke atas, tetap bekerja di rumah,"terang Gubri, Jumat (29/5/20) di Gedung Daerah.
Selain usia di atas 55 tahun lanjut Gubri, ASN yang sakit, hamil dan menyusui juga masih menerapkan WFH. Sedangkan ASN usia di 55 ke bawah, tetap bekerja di kantor.
"Tetapi untuk kepala OPD tetap bekerja di kantor. Termasuk seluruh pejabat struktutral tetap masuk kantor,"terang Gubri.
Seperti diketahui, Menpan-RB Tjahjo Kumolo resmi memperpanjang masa bekerja di rumah bagi aparatur sipil negara atau ASN hingga 4 Juni 2020. Kebijakan tersebut bakal terus dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi penyebaran Covid-19.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan keputusan tersebut diatur berdasarkan Surat Edaran Nomor 57 Tahun 2020 mengenai masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah atau work from home (WFH). Pemerintah telah mengubah aturan tersebut selama beberapa kali.
"Pejabat pembina kepegawaian pada kementerian, lembaga dan daerah memastikan agar penyesuaian sistem kerja yang dilakukan di lingkungan instansinya tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik," seperti dikutip dari Surat Edaran tersebut, pada Jumat (29/5).
Dalam surat edaran tersebut, penetapan masa perpanjangan WFH bagi seluruh ASN berpedoman pada Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional. Selain itu, perpanjangan WFH mempertimbangkan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyusun tatanan kehidupan baru yang mendukung produktivitas, namun tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Berita Lainnya
Konflik Agraria Muara Langsat Berujung Bentrokan, DPR RI Siti Aisyah Siap Kawal Perjuangan Warga
Sempat Viral, Bupati Aunur Rafiq Kunjungi Keluarga Miskin Ini
Camat Mandau Riki Rihardi: SIPINTAR, Solusi Bagi Pasangan Baru Menikah
Kembalikan Khasanah Melayu, Bupati Buka Rohil Bertanjak
Wabup Inhil H Syamsuddin Uti Pimpin Rapat Evaluasi, Instruksi kan Kepada Seluruh OPD Menggesa Pekerjaan
Bupati Kasmarni, Lantik 470 CPNS Dan PPPK, Sampaikan Tugas Pokok dan Fungsi
Pemprov Riau Distribusikan Vaksin Corona Tahap Dua ke Kuansing, Siak dan Bengkalis
Kabupaten dan Kota di Riau Belum Kirim Data Penerima Bankeu Pemprov Dampak Covid-19
Revitalisasi Puskesmas Teluk Belengkong Senilai 3 Milyar Tidak Selesai Dikerjakan
Bupati Karimun Harapkan Peran RT/RW Membantu Pemerintah Dalam Menerapkan New Normal
Tidak Bisa Dipastikan Karena Melayani Pasien, 4 Tenaga Medis di Riau Positif Covid-19
Wabup Inhil Yuliantini Resmi Buka MTQ ke-XV Pulau Burung, Dorong Pembinaan Qori dan Hafidz Lokal