Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pihak Disdikbud Lampura Turun Langsung Untuk Melihat Keberadaan Aset SD 06 Kota Alam
BUALBUAL.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara telah turun ke lokasi dan melihat langsung keberadaan aset SD Negeri 06 Kota Alam di Dusun V Sapakira Desa Sinarmas Alam Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara.
Karena sebelumnya media bualbual.com telah melansir pemberitaan terkait Aset SD Negeri 06 Kota Alam ini yang hilang di dalam catatan di Bidang Aset BPKAD Kabupaten Lampura.
Melalui Kasi SD Disdikbud Lampura, Dian Ratna Hapsari menjelaskan, pihaknya telah turun ke lokasi SD itu, dan membenarkan aset SD Negeri 06 Kota Alam memang masih ada, namun memang telah rata dengan tanah, yang tersisa hanya perumahan dinas yang memang masih dipergunakan oleh warga setempat.
"Saat kita turun ke lokasi itu lanjut Kasi SD ini, kita didampingi oleh Zubir Wahid mantan Kades pertama Desa Sinarmas Alam, beliau salah satu tokoh pendiri Desa Sinarmas Alam. Selain itu turut mendampingi juga Ibu Komariah, mantan guru SD Negeri 06 Kota Alam dan Pak Tohir yang merupakan Staf UPTD Kecamatan Kotabumi Selatan yang ikut mendampingi kita ke lokasi SD itu," jelas Dian, saat dihubungi melalui sambungan telephone selulernya, Rabu (02/12/2020).
"Terkait berapa luas tanah aset itu pihak Disdikbud Lampura belum bisa menjawabnya, namun telah kita laporkan ke Sekda, soal aset itu kita menyerahkannya kepada Bupati Lampura bahwa aset SD Negeri 06 Kota Alam memang masih ada, dan soal ukurannya nanti ada pihak terkait yang menindaklanjutinya berikut pemasangan plang nama aset milik Pemda," pungkasnya.
Ditanya soal pendataan Aset SD Negeri 06 Kota Alam ini, Kasi SD ini mengaku belum tahu karena dirinya pada saat itu memang belum menjabat sebagai Kasi SD dan baru masuk Disdikbud Lampura tahun 2011 sementara kejadian ini tahun 2002.
"Dan berharap tanah aset SD ini bisa dilakukan pengukuran ulang guna memastikan bahwa tanah aset ini tidak berkurang ataupun hilang," harap Dian.

Berita Lainnya
PT SAGM Akui Buang Air Perusahaan Turun ke Bawah
JPKP Menduga Ada Praktik Korupsi Hasil Refochusing Rp. 42 Milyar di Pemkot Tanjungpinang
MTsN 2 Tembilahan Tegaskan Kasus Guru Tampar Siswa Sudah Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Anggota DPRD Kepri Minta Pihak Kepolisian Telusuri Dugaan Kejanggalan Meninggalnya Seorang Terperiksa
Ini Penyebabnya, Anak Gajah Ditemukan Mati di TWA Buluh Cina Kampar
Bupati Inhil Disorot, Legitimasi Pelantikan HPPI Dinilai Cacat Hukum
Ingin Dikonfirmasi Soal Dana Pokir Dewan, Kadis Kominfo Tidak Masuk Kantor
IGD RSUD Puri Husada Penuh, 21 Anak Tembilahan Dirawat Usai Diduga Keracunan
Penyelesaian Bagi Hasil Lahan Plasma di Inhil Mulai Temukan Titik Terang
PT Kas Bantah Jadi Biang Kerok Bentrokan NIBA dan SPTI
Diakhir Tahun 2021, Media online di Kota Batam Banyak Beritakan Dugaan tempat Perjudian Gelanggang Permainan Elektronik
Jalur 2 Stadion Digenangi Air yang Bau Hingga Aspal Berlumut dan Licin