Masyarakat Apresiasi Polda Riau, Merespon Laporan Warga Kepenghuluan Teluk Bono 2 Terkait Dugaan Sengketa Lahan dengan PT Jatim Jaya
BUALBUAL.com - Informasinya Perwakilan masyarakat kepenghuluan Teluk bano 2 Hendra dan zulkifl di panggill Polda Riau di minta keterangan setelah masyarakat memberi kuasa melalui lembaga, 24 Juni 2022, lalu.
Informasinya dipanggilanya kedua warga Teluk Bano 2 itu Diduga lahan masyarakat di serobot dengan PT Jatim jaya perkasa lebih kurang 600 hektar lebih.
"Masyarakat apresiasi kepada Polda riau telah menindak lanjuti laporan dari masyarakat Rokan hilir kecamatan Pekaitan kepenghuluan teluk bano 2," Kata Hendra kepada Wartawan Minggu 08 Oktober 2022.
Perwakilan masyarakat itu juga mengatakan setelah dilaporkan Terkait lahan masyarakat yang diduga di serobot oleh PT Jatim jaya perkasa lebih kurang 600 hektar lebih, masyarakat hanya meminta 2 tuntutan kalau memang itu HGU ganti Rugi.
"Yang pertama pengolahan kami masyarakat, kedua kalau memang itu tidak termasuk HGU PT Jatim jaya perkasa kembalikan lahan kami, tuntutan masyarakat hanya 2 itu saja," katanya.
Lanjutnya lagi dalam beberapa hari laporan mereka di tindak lanjuti oleh Polda Riau lantaran Polda Riau telah menyurti kepala Desa Teluk Bano 2 beserta sekdes, Miswardi.
"Beberapa hari kemudian camat kecamatan Pekaitan mawardi juga di Surati Polda Riau dan kasi pemerintahan," Tutupnya sambil meminta Polda Riau menindak lanjuti laporan masyarakat.
Sementara, Camat Pekaitan saat di konfirmasi Wartawan BUALBUAL.com di ruangan kantornya tepatnya dilantai 2 membenarkan pihaknya di panggil Polda Riau.
Dia mengatakan bahwa pihaknya di panggil Polda Riau di mintai keterangan terkait sengketa lahan masyarakat teluk bano 2 dengan PT Jatim jaya perkasa.
"Hanya minta keterangan,jawab nya camat saat di jumpai di ruangan nya dan juga setelah kami di Surati kami datang di Polda Riau, setelah kami di minta keterangan oleh Polda Riau terkait lahan masyarakat diduga di serobot oleh pt Jatim jaya perkasa lebih kurang 600 hektar Alhamdulillah kedatangan kami di sambut baik oleh penyidik Polda Riau," Ucapnya kepada Wartawan.
Camat menambahkan, selain pihaknya dipanggil, Polda Riau juga panggil Kabid Kepala Bidang Tata Pemerintahan TAPEM Kabupaten Rokan Hilir untuk di mintai keterangan.
"Kemungkinan agenda itu sama meminta keterangan," Tutupnya.
Untuk mendalami informasi tersebut Awak media mencoba kompirmasi pihak terkait TAPEM membidangi Kabid, namun tidak menjawab Watsap wartawan.
Sementara itu media ini belum dapat mengkonfirmasi pihak yang bersangkutan, baik pihak Polda Riau, PT Jatim Jaya Perkasa, Tapem Rokan Hilir membidangi Kabid sehingga narasi ini disiarkan.
Laporan: Rahmat Zainuri

Berita Lainnya
Mensos Juliari P Batubara Ditetapkan KPK Tersangka Terkait Kasus Dana Bansos COVID-19
Berikan Rasa Aman, Personel Polsek Kuindra Giat Patroli Malam
10 Hektar Lahan TNTN Hangus Dibakar, Dua Pembeli Tanah Diringkus
Buat Nyabu Dua Pemuda Nekat Mencuri Kabel, Apes Ditangkap Polisi
Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Penjambretan Handphone di Tembilahan
Terbongkar! Rumah di Segati KM 59 Diduga Jadi Lokasi Peredaran Sabu, Polisi Sita 28 Gram Narkoba
Polres Lampura Amankan Kades Labuhan Ratu Kampung Akibat Aniaya Warganya
Satreskrim Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampura Hentikan Langkah Pelarian DPO Pelaku Curat
Modus Canggih Sindikat Pencuri NMAX Keyless di Riau, 20 Kali Beraksi Sebelum Digulung Polisi
Diduga Korupsi, Kejati Riau akan Periksa CV Maju Jaya
Dua Tahun Buron, Polres Lampung Utara Akhirnya Berhasil Ringkus DPO Pelaku Curas