Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Tahun Ini Riau Percepat Pelaksanaan PPDB SMA/SMK Negeri
BUALBUAL.com - Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Riau akan percepat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri tahun tuntunan 2023/2024.
Di mana PPDB dikerjakan 3 bulan saat sebelum tuntunan baru diawali. Ini dipercepat supaya penerimaan PPDB tahun 2023 dapat meminimalkan kekeliruan-kesalahan.
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menjelaskan, untuk penyiapan PPDB SMA/SMK negeri di Riau kemungkinan bulan Maret 2023 telah diawali.
"PPDB ini kan yang umum banyak permasalahan itu di Kota Pekanbaru. Tetapi tahun ini kita telah ada bangun tiga unit sekolah baru di Pekanbaru untuk kurangi masalah daya tampung," ucapnya.
Gubri sampaikan, tiga unit sekolah baru di Pekanbaru itu nanti bisa lakukan akseptasi pelajar baru lewat PPDB.
"Karena itu kelak pada sekolah yang baru ini bisa membuka untuk PPDB tahun ini, hingga ada peluang anak-anak kita untuk masuk sekolah negeri," katanya
Dalam pada itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, M Job Kurniawan menjelaskan, sekarang ini pihaknya mulai lakukan penyiapan PPDB tahun tuntunan 2023/2024.
"Kita mulai lakukan rapat koordinir dan membenahi mekanisme penerimaan PPDB. Yang terang PPDB tahun ini kita tidak mau dikerjakan dekati akseptasi sekolah. Jika dahulu misalkan sebulan saat sebelum akseptasi pelajar baru, kita baru PPDB, hingga itu terlampau singkat waktunya," kata Job Kurniawan, Jumat (10/2/2023).
"Karenanya, 3 bulan saat sebelum penerimaan pelajar baru kita telah kerjakan PPDB, peluang sesudah Lebaran mulai. Agar waktu planing masak dan meminimalkan kekeliruan. Dengan demikian, kita harap tidak ada pelajar dari keluarga tidak sanggup yang tidak terakomodir," tambahnya.
Selain percepat waktu penerapan, lanjut Job Kurniawan, untuk meminimalisasi daya tampung pelajar, tahun ini Disdik Riau membuat 18 Unit Sekolah Baru (USB) yang menyebar di sejumlah wilayah.
"Masalah PPDB ini kan yang umum terjadi di Pekanbaru, Dumai Pelalawan, dan Indragiri Hilir (Inhu). Kemungkinan masalah PPBD secara berangsur dapat kita tangani. Kemungkinan yang belum itu di Pekanbaru, karena tahun ini kita baru bangun tiga sekolah, dan itu belum memenuhi. Tetapi kita juga menambahkan ruangan kelas baru di beberapa sekolah yang terdapat, supaya daya tampung semakin banyak," tegasnya.

Berita Lainnya
Dua Pemimpin di Kepri dan Tanjungpinang Berikan Bantuan kepada Penderita Stroke
Bupati Bengkalis Kasmarni, Hadiri Peresmian HKBP Resort Agave Sukatani, Talang Muandau
Peringati Hari Jadi Pekanbaru ke 236, Disbud Riau Gelar Pentas Seni
Peraturan Bupati Bintan Tentang Sanksi Penerapan Protkes Akan Segera Diterapkan
Terjadi Penambahan 34 Pasien Kasus PDP
Disnaker Riau: Sejak 1 April, 4.823 Pekerja Dirumahkan Akibat Covid-19
Bupati Bengkalis Kasmarni, Hadiri Perkara Selesaikan Isbat Nikah di Kecamatan Mandau
Segera Diusulkan ke Mendagri, Pemberhentian Sementara Amril Mukminin Sebagai Bupati Bengkalis
Camat Mandau Apresiasi Korwilcam Mandau Dan PT Kalbe (Zee) Di Pelaksanaan Vaksinasi
Gubri Apresiasi Kreativitas Dinas Tanaman Pangan Hadirkan Taman Edukasi
Kasi PMD Wakili Camat Mandau,Gebyar Bagi Hasil UEK Kelurahan Talang Mandi
Sebanyak 8.913 KK Calon Penerima BLT Tambahan Kota Tanjungpinang