Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Lakukan Pemeriksaan Fisik, Tim KPK Dirikan Tenda di Terowongan Flyover SKA Pekanbaru
BUALBUAL.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mendirikan tenda di bawah terowongan flyover Jalan Soekarno Hatta - Tuanku Tambusai atau simpang Mal SKA, Kota Pekanbaru.
Pantauan di lokasi, Selasa (24/10/2023), tenda yang didirikan di terowongan flyover depan Mal SKA itu merupakan tenda BNPB yang biasa digunakan untuk tenda pengungsian korban bencana alam, seperti banjir, longsor dan lainnya.
Tim KPK diketahui tengah melakukan pemeriksaan fisik jembatan layang ketiga di Kota Pekanbaru itu. Informasi yang dihimpun, tim KPK akan melakukan pemeriksaan fisik flyover hingga tiga hari ke depan.
Dimana tim KPK mulai bekerja dari tanggal 22 Oktober lalu. Mereka melakukan pemeriksaan fisik bagian atas dan bawah flyover simpang SKA Pekanbaru.
Keberadaan tim anti rasuah ke Pekanbaru, Riau itu dalam rangka menindaklanjuti dugaan kerugian negara (korupsi) pembangunan jembatan layang yang dibangun pada tahun 2018 lalu.
Kedatangan tim KPK ke Riau sebelumnya diakui Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Zulfahmi dalam rangka tindaklanjut pemeriksaan kasus flyover yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu.
"Iya, tim KPK turun ke flyover SKA Pekanbaru
menindaklanjuti pemeriksaan (dugaan kerugian negara) beberapa waktu lalu," kata Zulfahmi, Ahad (22/10/2023).
Sebelumnya, beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK RI, di Jalan Kuningan Jakarta, Kamis (9/3/2023) lalu.
Beberapa pejabat yang dipanggil untuk dimintai keterangan diantaranya, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau, Rahmad Rahmadiyanto. Rahmad terlihat memenuhi panggilan, memasuki gedung KPK sekitar pukul 09.15 WIB.
Selain Rahmad, terlihat juga Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Yunannaris.
Tak hanya itu, KPK juga kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, terkait proyek pembangunan flyover di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta-Tuanku Tambusai.
Dari informasi yang diterima, ada puluhan orang yang diperiksa KPK. Termasuk diantaranya mantan pejabat di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Riau, dan juga pihak kontraktor.
Pemeriksaan dilakukan pihak KPK di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau yang ada di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Bahkan pemeriksaan sudah mulai dilakukan sejak Senin (22/5/2023).
Pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK tersebut, juga dibenarkan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Fauqi Achmad Kharir. Namun pihaknya tidak tahu detil terkait perkara yang diperiksa, dan juga siapa saja yang diperiksa.
"Kurang tahu saya, kami hanya menyediakan tempat saja. Tidak diberi info kasus dan siapa saja yang dipanggil," katanya.
Ditanyakan sejak kapan pemeriksaan oleh pihak KPK tersebut dilakukan, Fauqi menyebut sejak Senin lalu. Namun ia juga tidak dapat memastikan betul.

Berita Lainnya
Sempat di Penjara 6 Bulan, Akhirnya Pria di Inhil Bebas dengan Tuduhan Mencuri di Lahan Sendiri
Niat Tanam Sawit, 3 Pembakar Hutan 10 Hektare Diamankan Polisi
Pengerukan Bauksit di Kelurahan Batu Sembilan Oleh PT TBJ Diduga Ilegal
Usut Penyebab Kematian Gajah Tari di TNTN, Polda Riau Turunkan Tim Khusus
Cinta Berujung Kekerasan di UIN Suska, Mahasiswi Jadi Korban Pembacokan
Berikut Kronologi Tenggelamnya Kapal di Perairan Bekawan Mandah Akibatkan 1 Orang Meninggal Dunia
Pesawat TNI AU Hawk 100-200 Jatuh Di Kampar, Pilot Selamat Dibantu Warga
Korban Tabrak Lari, Kini Aisyah Hanya Terberbaring di Kasur
Kebakaran Hebat di Simpang Gaung, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta
Ini Sanksi Bagi Pengendara yang Tidak Gunakan Masker pada Operasi Yustisi
Buaya Makan Korban Lagi di Inhil, Warga Diterkam Saat Pulang Cari Kerang
DP3 dan Balai Karantina Saling Tuding soal Laporan Sapi Ilegal Masuk ke Tanjungpinang