Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Menang Telak! Tuah Keramat Bukit Embun Kalahkan Panglimo Hitam di Final Pacu Jalur
BUALBUAL.com - Jalur Tuah Keramat Bukit Embun dari Desa Gumanti Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berhasil keluar sebagai juara pertama pada Festival Pacu Jalur (FPJ) Tradisional Rayon III Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) di Tepian Rajo Pangean tahun 2025, Senin (7/7/2025).
Jalur ini memastikan kemenangannya setelah pada putaran final berhasil mengalahkan jalur Panglimo Hitam Benteng Nagori dari Ketaping Jaya Inuman, Kuansing. Jalur Panglimo Hitam pun harus puas sebgai runner up di Tepian Rajo 2025.
Sedangkan juara ketiga ditempati jalur Alam Cahayo Tuah Nagori dari Sikakak Cerenti, Kuansing. Setelah diputaran final segitiga berhasil dikalahkan jalur Panglimo Hitam Bintang Nagori.
Sebelum jalur unggulan dari Inhu ini memastikan juara pertama, laga diprediksi bakal terjadi di putaran final. Kendati tidak diunggulkan, namun Tuah Keramat Bukit Embun yang berpacu di jalan sebelah kanan langsung melesat ke depan. Haluannya jauh meninggalkan jalur Panglimo Hitam.
Tidak mau menyerah begitu saja. Jalur Panglimo Hitam terus menekan dan mengurangi kekalaham hingga memasuki pancang pemisah ketiga.
Togak luwan atau tukang tari di haluan jalur Bukit Embun terus menari-nari. Pertanda jalurnya memimpin. Sedangkan jalur Panglimo Hitam terus tercecer.
Memasuki pancang kelima. Jalur runner up rayon I di Cerenti 2025, Panglimo Hitam berupaya terus mengejar. Namun, haluan jalur mantan sang juara Nasional 2023, Bukit Embun terus melaju. Hingga akhirnya mencapai finish.
Sorak-sorai penonton pun terhenti setelah haluan jalur Bukit Embun mencapai finish. Hingga akhirnya, Dewan Hakim memutuskan, jalur Tuah Keramat Bukit Embun sebagai pemenang. Hingga dinobatkan sebagai Sang Juara Tepian Rajo 2025.
Dari Hulu Kuantan menyisakan jalur Singa Kuantan dari Sungai Pinang. Sedangkan Kuantan Mudik diwakili jalur Toduang Biso Rimbo Piako dari Pebaun Hilir. Dan ada jalur Pangeran Fortuna dari Pulau Rumput mewakili Gunung Toar. Beranjak ke hilir, ada jalur Rajo Tunggal dari Seberang Taluk mewakili Kuantan Tengah. Dan Singa Ngarai dari Pulau Kalimanting mewakili Kecamatan Benai.
Di peringkat keempat ditempati jalur Tuah Putri Kuntum Bunga Andini dari Kepala Pulau Kuantan Hilir. Kelima ditempati Singa Ngarai dari Kalimanting Benai. Keenam ditempati Toduang Biso Rimbo Piako dari Pebaun Hilir Kuantan Mudik.
Peringkat ketujuh ditempati jalur Singa Kuantan dari Sungai Pinang Hulu Kuantan. Peringkat kedelapan diraih Pangeran Fortuna dari Pulau Rumput Gunung Toar. Peringkat kesembilan ditempati Rajo Tunggal dari Seberang Taluk Kuantan Tengah. Terakhir, peringkat sepuluh ditempati Raja Laut dari Sungai Soriak Kuantan Hilir Seberang.
Ketua Panitia Serma Syakarni mengucapkan selamat kepada pemenang yang berhasil keluar sebagai juara di Rayon III Tepian Rajo Pangean tahun 2025.
"Alhamdulillah. Pacu jalur rayon III berlangsung aman dam sukses. Terima kasih atas dukungan semua. Dan selamat kami ucapkan kepada para pemenang," katanya.**

Berita Lainnya
Abdul Wahid : Saya Tidak ada beban kepada pihak manapun, kecuali beban kepada Masyarakat Riau dan Para Ulama
Melayu Bersatu! Riau Didukung Bengkulu Jadi Daerah Istimewa
Puncak Peringatan Hari Ibu ke-94 Tingkat Kecamatan Mandau Tahun 2022
General Manager PT PLN Riau-Kepri Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik
Demi Tingkatkan Kualitas, Bupati Inhil Akan Rencanakan Pelatihan Bagi Kades
Ketua Gercin Minta Pemko Tanjungpinang Perhatikan Nutrisi Masyarakat
Jajaran Camat Kotabumi Selatan Tanam 400 Pohon, Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Camat Mandau Serta Wakil Rakyat, Ikut Berbaur, Gotong Royong di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau
Gubernur Riau: Perda Perkebunan Harus Sinkron dengan UU Cipta Kerja untuk Kepastian Hukum
Motivasi Ketua LKKS untuk Andikpas LPKA Kelas II Batam
Upacara Hari Lahir Pancasila di Kuansing Berlangsung Khidmat, Suhardiman Soroti Gotong Royong
Bupati Way Kanan hadiri Rakor Pembahasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi