Dana DAK Fisik SD Rp79 Miliar di Rohil Diselewengkan, Dua Tersangka Ditetapkan Kejati Riau
BUALBUAL.com - Dua tersangka kasus dugaan korupsi di sektor pendidikan terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran dengan modus pengambilan dana dari penyedia material bangunan.
Kasus ini bermula saat kedua tersangka menarik dana sebesar Rp897.485.486 dari dua toko material dengan dalih pembayaran upah tukang dan pembelian material tambahan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, hanya Rp599.900.000 yang dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, sisa dana sebesar Rp297.585.486 tidak jelas penggunaannya.
Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Didie, mengungkapkan bahwa hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Riau menunjukkan perbuatan kedua tersangka menimbulkan kerugian negara yang cukup besar.
“Tersangka AA mengakibatkan kerugian sebesar Rp7.678.550.000, sedangkan tersangka SYF sebesar Rp297.585.486. Sehingga total kerugian negara mencapai Rp7.976.135.486,” ujar Didie, Senin (1/9/2025).
Ia menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap setiap praktik penyalahgunaan anggaran, terlebih di bidang pendidikan.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung tata kelola keuangan yang bersih dan transparan,” tegasnya.
Dalam penanganan perkara ini, tersangka SYF telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pekanbaru selama 20 hari, terhitung mulai 1 hingga 20 September 2025. Sementara tersangka AA tidak dilakukan penahanan karena yang bersangkutan sudah lebih dahulu ditahan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir dalam kasus korupsi pembangunan SMP.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.*

Berita Lainnya
Marak nya timbunan BBM di Daerah Riau, Pihak Berwajib harus ambil tindakan.
Polres Pelalawan Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Puluhan Jeriken dan Drum Disita
Tangkap Pengedar Narkoba, Polisi Pekanbaru Temukan Sabu dan Uang Dalam Brankas Besi
Mantap, 2 Bhabin Kamtibmas Polsek Rupat, Meyaru Tekong Tangkap 2 Diduga Pengedar Shabu
Polisi Sita Rp14,3 Juta dan Amankan Asisten Manajer Usai MP Club Digerebek
Hukuman Diperberat Jadi 4 Tahun, Abdul Wahid Ajukan Kasasi ke MA
Antisipasi Kriminalitas Jelang Pemilu, Polsek Kuindra Kembali Giat Cipta Kondisi
Warga Tembilahan Hulu Tak Dapat Berkutik Saat Diamankan Satres Narkoba Polres Inhil
Bersaing dengan PAHAM Indonesia Riau, PN Rengat Tentukan Pemenang Pengadaan Posbakum 2022 ke LBHI Batas Indragiri
Banding Abdul Wahid Masih Abu-abu, KPK Sudah Kirim Memori Banding
Korupsi Dana Desa, Kades Air Putih Inhu Dituntut 5 Tahun Penjara
Pengungkapan Besar! 15 Kg Sabu Diamankan Polda Riau, Salah Satunya Biduan