WhatsApp Jadi Petunjuk!
Polsek Pujud Amankan Pria Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun di Rohil
BUALBUAL.com - Unit Reskrim Polsek Pujud Polres Rokan Hilir berhasil mengamankan seorang pria berinisial RH alias D yang diduga terlibat dalam tindak pidana persetubuhan terhadap seorang anak di bawah umur. Terduga pelaku diamankan di sebuah rumah kontrakan di Mahato Km 2, Kepenghuluan Sei Meranti, Kecamatan Tanjung Medan, pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Didi Sofyan, S.H., M.H. menerangkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan keluarga korban yang menyampaikan bahwa seorang anak perempuan berusia 15 tahun tidak berada di rumah sejak Selasa (30/6/2026).
"Keluarga korban telah berupaya melakukan pencarian. Kemudian pada Jumat malam (3/7/2026), korban mengirimkan titik lokasi melalui aplikasi WhatsApp kepada keluarganya. Berbekal informasi tersebut, keluarga mendatangi lokasi dan menemukan terduga pelaku berada di rumah kontrakan. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian," terang IPDA Didi Sofyan.
Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Pujud segera bergerak menuju lokasi dan mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya, RH alias D dibawa ke Mapolsek Pujud untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Dalam penanganan perkara ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
IPDA Didi Sofyan menegaskan, Polres Rokan Hilir berkomitmen menangani setiap perkara yang melibatkan anak secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, melengkapi berkas perkara, serta mendalami seluruh rangkaian kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari segala bentuk tindak pidana serta segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan atau kejahatan terhadap anak," ujarnya.
Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 473 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Berita Lainnya
Bejat! Seorang Ayah di Tubaba Tega Cabuli Anak Kandung Selama 6 Tahun
Babinsa Nagrikaler Bersama Warga Tangkap Pelaku Pengedar Narkoba Asal Aceh
Ringkus 2 Pelaku Narkoba, Polres Inhil Amankan 8 Kg Ganja Kering dan Satu Paket Sabu
Polres Inhil Tetapkan Manager SPBU Tembilahan Hulu Tersangka, Terkait Dugaa Penyelewengan BBM Bersubsidi
Cegah Peredaran Narkoba, Satnarkoba Polres Inhil Razia Tempat Hiburan Malam di Tembilahan
Indra Agus Turut Dipanggil Kejati, Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Pengadaan di Disdik Riau
Bandar Narkoba Selama 30 Tahun Bebas Setelah Ketok Palu, Pengadilan Negeri Rengat
Cekcok Rumah Tangga Berujung Penganiayaan, Pria di Mandau Ditangkap Polisi
Pelaku Spesialis Curanmor Menyerahkan Diri ke Polres Lampung Utara
BC Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan Ribuan Roll Tekstil Tak Bertuan Seharga 12 M Lebih
Biadab, Pria Paruh Baya di Inhu Setubuhi Anak Bawah Umur Hingga Hamil
Terkait Dugaan Kasus Mafia Pupuk di Siak, Jaksa Priksa 20 Orang Saksi