Gaji ke-13 Tak Kunjung Cair!
Kaget! Ratusan ASN Kuansing Gigit Jari, Gaji ke-13 Tertahan karena Kesalahan Administrasi
BUALBUAL.com - Di tengah kegembiraan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) yang telah menerima gaji ke-13, masih ada ratusan pegawai di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hingga kini belum menerima hak mereka.
Hingga Rabu (15/7/2026), ASN di Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Kantor Camat Pucuk Rantau masih menunggu pencairan gaji ke-13.
"Sampai kini kami belum menerima gaji ke-13," ujar seorang ASN di salah satu Puskesmas di Kuansing yang enggan disebutkan namanya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, H. Jafrinaldi, membenarkan bahwa ketiga OPD tersebut belum dapat memproses pembayaran gaji ke-13 akibat kesalahan administrasi dalam penyusunan anggaran.
"Karena masalah administrasi. Mereka salah dalam penyusunan anggaran. OPD tersebut adalah Dinas Kesehatan, DP2KBP3A, dan Kantor Camat Pucuk Rantau. Kami sangat menyayangkan ketidaktelitian dari OPD ini," kata Jafrinaldi.
Menurutnya, anggaran yang disusun oleh ketiga OPD tersebut tidak mencukupi untuk pembayaran gaji ke-13, sehingga tidak dapat diinput ke dalam sistem penggajian.
"Anggaran yang mereka susun kurang untuk gaji ke-13. Akibatnya, data tidak bisa diproses di sistem gaji," jelasnya.
Jafrinaldi juga mengungkapkan bahwa persoalan serupa bukan kali pertama terjadi. Bahkan, hampir setiap bulan ketiga OPD tersebut mengalami masalah yang sama.
"Ini bukan baru sekali terjadi. Hampir setiap bulan mereka melakukan kesalahan yang sama. Kami juga tidak mengerti kenapa bisa terus berulang," ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2025 ketiga instansi tersebut juga melakukan kesalahan serupa. Meski telah diberikan pendampingan, kekeliruan dalam penyusunan anggaran masih terus terjadi.
"Akhirnya hampir setiap bulan mereka harus melakukan pergeseran anggaran karena dana untuk pembayaran gaji memang tidak mencukupi," pungkasnya.

Berita Lainnya
Gubernur Ansar Terima Audiensi KPU dan Banwaslu Kepri
Nur Endah Sulastri Budi Utomo Kukuhkan Ketua TP-PKK Dan Bunda Paud Kecamatan Kotabumi Utara
Meski Ditengah Pandemi Corona, Hasil Tangkap Nelayan di Riau Masih Normal
Podcast dengan Diskominfotik, Ketua III Yayasan Hok Ann Kiong: Seluruh Etnis Saling Bahu Membahu, Semoga Kedepan Berjalan Lebih Baik
Provinsi Riau Menerima Penganugrahan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Warga Antusias sambut Wabup Ardian Saputra dengan Adat Budaya Lampung
SF Hariyanto Raih IPU, Gubernur Pertama di Indonesia Sandang Gelar Insinyur Profesional Utama
Gubernur Kepri Temui Dirjen Imigrasi Minta Diskresi Untuk Permudah Masuknya Wisman
Terdapat 15 Desa Lokus Stunting, Bupati Kasmarni Sampaikan 3 Gerakan Konkrit
Diskominfo, Babinsa Dan Lurah Lipat Kain Sambangi Pasar Lipat Kain
Disdik Riau Rancang Metode Pembelajaran Era Baru
Bupati Kasmarni Hadiri Temu Ramah IKA FISIP UNRI Di Pekan Baru