PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Hikayat tanah ulayat di Rokan Hulu & Rokan Hilir yang hangus terbakar
Bualbual.com - Pekanbaru - Lahan adat di wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir, Riau yang dikelola PT Andika Pratama Sawit Lestari ludes dalam peristiwa terbakarnya 200 hektare lebih. Kebakaran ini sempat menyulut emosi warga setempat, terlebih dengan kehadiran tujuh anggota tim investigasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dianggap datang tanpa izin.
Ketua Badan Pemberdayaan Desa Bonai, Rokan Hulu, Jefriman menceritakan asal usul lahan adat yang akhirnya ditanami sawit dengan sistem kemitraan tersebut.
Lahan sawit itu merupakan tanah ulayat yang menjadi hak tiga suku di Desa Bonai, yakni Suku Mandailing, Domo dan Melayu.
Dalam perkembangannya, area yang kurang produktif dikelola dengan bantuan dana korporasi. Dan tanaman sawit pun dipilih sebagai pencaharian baru selain bercocok tanam. Warga mulai mencoba peruntungan itu di tahun 2008.
Namun sampai pohon sawit memasuki usia panen, izin yang diurus belum juga dikeluarkan pemerintah.
"Kami hanya meminta apa yang menjadi hak kami. Kenapa dipersulit. Ini kami kelola turun temurun dan menjadi sumber penghidupan bagi anak kemenakan kami," ujar Jefriman saat menemui Plt Bupati Rokan Hulu Sukiman,
Pun begitu, belum juga memetik hasil dari jerih payah, petaka terjadi. Tanaman sawit mereka habis terbakar. Api diduga berasal dari luar area perkebunan warga yang menjalar terbawa angin.
Sementara terkait kehadiran korporasi di sana, Jefriman menuturkan bahwa kerja sama merupakan inisiatif masyarakat setempat.
"PT APSL tidak datang sendiri. Tidak menyerobot. Tetapi ninik mamak (tokoh masyarakat) mengundang PT APSL untuk mengelola kebun untuk anak kemenakan kami. Perusahaan tidak memiliki tanah sejengkal di desa kami," ucapnya.
Kini warga harus menghadapi kenyataan pahit. Pohon sawit berumur rata-rata 4 tahun dan mulai berbuah lenyap dan hangus bersama ribuan tanaman lainnya.
Merdeka.com
.jpg)

Berita Lainnya
Gubri Wan Thamrin Hasyim Dirawat di RS Awal Bros Pekanbaru
Sekda Riau : Kita Sudah Susun Pergub Perubahan APBD 2020 untuk Penanganan Covid-19
Pecinta Bola wajib Tau!!! Inilah Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Europa 2017-2018
Ape Pasal! Saat Musibah Datang Kebiasaan Warga Tembilahan Hanya Menonton dari Pada Menolong
HUT RI Ke 72 Pemkab Inhil Canangkan Kegiatan Olahraga Di Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada di Kota Tembilahan
STQ Ke-IV Resmi Dibuka, Kades Belaras Barat Atan Herman Ajak Masyarakat Budayakan Magrib Mengaji
Begini Kisah Letkol Sroedji Melawan Sergapan Belanda di Jember
Sebanyak 14 Unit Kapal Tangkap Ikan Diserahkan Septina Primawati Kepada Nelayan Inhil
Di Pertemuan Kuliah Umum UIN SUSKA RIAU Panglima TNI Ungkapkan 7 Ancaman Indonesia
GMMK Riau Minta Segera Usut Kasus Fitnah Terhadap UAS
Ayah artis Momo Geisha, Jabonar Sinaga tewas didalam kamar tidurnya di Inhu Rengat
Tiga PNS Cantik Ditahan Kejati Riau Akibat Korupsi SPJ Fiktif