PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Tidak Tinggal Diam Bupati Inhil HM. WardanTerus Pantau Korban Banjir Di Desa Mumpa Kec Tempuling
bualbual.com, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan terus memantau korban banjir di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling melalui Tim Penanganan Korban Banjir yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, TNI dan Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan SAR Nasional, Palang Merah Indonesia (PMI) serta pihak Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat.
Menurut Bupati Inhil, HM Wardan, pemantauan memang sudah semestinya dilakukan, mengingat kondisi di lokasi pengungsian yang minim fasilitas dan akomodasi. 14/10/17
"Sejak, terjadinya bencana banjir, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Dinas Kesehatan dan PMI terus bergerak mengevakuasi dan menyalurkan bantuan bagi para korban yang diungsikan," kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada seluruh instansi terkait agar terus melakukan koordinasi dalam hal pengawasan para pengungsi banjir. Bahkan, Bupati mengaku, telah memanggil pihak perusahan untuk dimintai solusi perihal penanggulangan bencana banjir dalam bentuk normalisasi parit.
"Saya berpesan, agar warga pengungsi dapat bersabar atas segala cobaan yang datang. Kami selaku Pemerintah berkomitmen untuk senantiasa menjalankan tugas sesuai tupoksi. Selasa kemarin, saya telah memanggil pihak perusahaan untuk menormalisasi parit agar endapan dpaat diangkat ke permukaan sehingga tidak terjadi genangan pada saat diguyur hujan" kata Bupati.
Senada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik mengatakan, penanganan korban banjir memang dilakukan secara linta sektoral melalui dinas terkait. Sebab, dalam musibah banjir yang terjadi ini, telah didirikan posko pengungsi korban banjir yang merupakan tanggung jawab bersama.
"Penanganan dilakukan oleh semua instansi yang terhimpun dalam sebuah tim. Di posko pengungsi, telah stand by, pihak BPBD Inhil, TNI dan Polri, Dinas Sosial serta pihak Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat," urai Yuspik melalui sambungan seluler sembari menuju posko pengungsi.
Selanjutnya, Yuspik mengatakan, dari hasil evakuasi terakhir sejak pagi tadi, tim penanganan korban banjir kembali berhasil mengevakuasi 5 orang yang langsungn dibawa ke Posko pengungsi.
"5 jiwa yang kita evakuasi ke posko korban banjir ini dalam kondisi sakit. Dengan dievakuasinya 5 orang ini, total warga korban banjir saat ini telah mencapai angka 225 jiwa dari 74 KK (Kepala Keluarga)," ujar Yuspik.
Di Posko korban banjir yang disiapkan oleh tim penanganan korban banjir, Yuspik mengungkapkan, terdapat 60 persen warga dari total keseluruhan warga korban banjir yang menginap di tenda - tenda pengungsian.
"Selebihnya, sekitar 30 persen itu telah dijemput oleh pihak keluarga masing - masing untuk dibawa pulang ke daerah lain," ungkapnya.
Di lokasi pengungsian, Yuspik mengatakan, tim penanganan korban banjir, telah menyediakan fasilitas kesehatan bagi para pengungsi, salah satunya ialah melalui pendirian posko kesehatan 24 jam yang diisi oleh petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Tempuling.
"Pendirian posko kesehatan ini dilakukan, mengingat kondisi pasca banjir sangat lah rentan akan serangan penyakit, terutama bagi Balita dan anak - anak," jelasnya.
Besok, dikatakan Yuspik, Tim Penanganan Korban Banjir akan melakukan survei ke Lokasi banjir untuk memastikan kondisi permukiman warga yang dilanda banjir.
"Setelah survei besok, tim penanganan korban banjir akan menggelar rapat. Apakah para pengungsi dapat dipulangkan atau tidak. Kalau seandainya dari hasil survei permukiman warga masih tergenang, maka pemulangan para pengungsi akan kami tunda," ujarnya.
Selanjutnya, Yuspik mengatakan, jika permukiman warga tidak dalam kondisi tergenang air, maka secepatnya tim penanganan korban banjir akan memulangkan para pengungsi dengan catatan ketika terjadi lagi banjir yang diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan luapan air sungai, maka tim penanganan korban banjir akan kembali melakukan evakuasi terhadap warga.(Adv)

Berita Lainnya
Ratusan masyarakat Kec Gas Padati kampanye dialogis Edy Natar Nasution
Rhoma Irama Semakin Marah terhadap Peredaran Narkoba
Dalam Waktu Dekat Jembatan Rumbai Inhil Akan Terlihat Dimalam Hari
Sesi Dua, 48 Orang Tidak Hadir Tes CPNS Inhu
Inhil Dipercaya Menjadi Tuan Rumah Pemilihan Duta Genre Provinsi Riau Tahun 2018
Akibat Sepi Penumpang, Garuda Indonesia Rute Surabaya-Jember Tak Beroperasi Sementara
Heboh, Isu Kasus Penculikan Di Dumai
Pelaku Penusuk Menko Polhukam Wiranto Di Pandeglang Sudah Ditangkap
Kabar Gembira Bagi Masyarakat Inhil, Sesuai Kualitas Yan Ekhsan Siap Beli Kelapa Petani Rp 12.000/Kg
Diduga Terlibat Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi di Inhil, Mahasiswa Desak PN Pekanbaru, Tetapkan Wabup Bengkalis Jadi Tersangka
Anies Baswedan: Korban Tewas Aksi 21-22 Mei 8 Orang, 730 Luka-luka
Bintara TA 2013 Polda Riau HUT Ke IV Laksanakan Giat Donor Darah