PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Dandim 0314 Inhil Hadiri Upacara Hari Pahlawan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan
BUALBUAL.com - Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal hadiri Upacara hari Pahlawan yang dilaksanakan di lapangan upacara Gajah Mada Tembilahan Kab. Inhil, Minggu (10/11/2019).
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Inhil H. M Wardan, MP, Komandan Upacara Kapten Inf Anwarsyah Siregar dan Perwira Upacara Kapten Inf Handoko.
Dalam amanatnya, Bupati Indragiri Hilir H M Wardan mengatakan Momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional diharapkan tidak hanya sebatas seremonial semata, semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang terdahulu perlu terus ditumbuhkembangkan didalam hati sanubari segenap insan warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Bupati H M Wardan.
Bupati mengharapkan masyarakat Inhil lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, dengan mengutip kalimat Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya yang dapat menjadi Bangsa yang besar.
"Selain itu momentum peringatan Hari Pahlawan ini jug kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 "Aku Pahlawan Masa Kini". Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia dengan cara membentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI," ungkap Bupati.
Bupati melanjutkan bahwa masyarakat juga bisa menjadi pahlawan tanpa harus mengangkat senjata dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat serta membawa harum nama bangsa Indonesia dimata Internasional.
"Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jngan biarkan negeri kita bercerai-berai dan berkonflik satu sama lain," Pungkas Bupati H M Wardan.
Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal saat di konfirmasi awak media menyatakan, bahwa setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momen refleksi untuk memberi makna atas pengorbanan para Pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.
Peringatan tersebut, didasarkan pada peristiwa ‘Pertempuran 10 November 1945’ di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan memakan korban jiwa yang cukup besar,” ujarnya.
Lanjutnya, peristiwa tersebut, merupakan sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia Internasional, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Bung Karno pernah menegaskan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini, memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua, bahwa tanpa pengorbanan dan perjuangan para Pahlawan serta perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah Negara yang bernama Republik Indonesia,” ungkapnya.
Bupati mengharapkan masyarakat Inhil lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, dengan mengutip kalimat Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya yang dapat menjadi Bangsa yang besar.
"Selain itu momentum peringatan Hari Pahlawan ini jug kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 "Aku Pahlawan Masa Kini". Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia dengan cara membentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI," ungkap Bupati.
Bupati melanjutkan bahwa masyarakat juga bisa menjadi pahlawan tanpa harus mengangkat senjata dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat serta membawa harum nama bangsa Indonesia dimata Internasional.
"Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jngan biarkan negeri kita bercerai-berai dan berkonflik satu sama lain," Pungkas Bupati H M Wardan.
Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal saat di konfirmasi awak media menyatakan, bahwa setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momen refleksi untuk memberi makna atas pengorbanan para Pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.
Peringatan tersebut, didasarkan pada peristiwa ‘Pertempuran 10 November 1945’ di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan memakan korban jiwa yang cukup besar,” ujarnya.
Lanjutnya, peristiwa tersebut, merupakan sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia Internasional, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Bung Karno pernah menegaskan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini, memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua, bahwa tanpa pengorbanan dan perjuangan para Pahlawan serta perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah Negara yang bernama Republik Indonesia,” ungkapnya.

Berita Lainnya
Alhamdulillah, Progres Tol Pekanbaru-Dumai Meningkat
Riau Segera Memiliki Lapas Khusus Napi Narkoba
Oknum PNS Rohul dan 2 Warga Sipil Ditangkap Polisi Usai Curi Pipa Serta Komponen Instalasi Pengolahan Air Bersih
Pura-pura Mati Salah Satu Aksi Heroik Mardian yang Selamat Dari Terkaman Harimau di Inhil
Siap-siap Bawaslu Kepri akan Rekrut Panwascam Desember Mendatang "Pilkada 2020"
23 Orang Diamankan Polisi, Dua OKP di Siak Bentrok
BPBD Rohul Bagikan 1.500 Masker ke Warga, Kabut Asap Kian Pekat
Bupati Instruksikan Masyarakat Kuansing Tak Turun ke Jalan di Malam Tahun Baru
KPK Minta Nazaruddin Bersaudara Koperatif 'Kasus Bowo Sidik'
Pjs Bupati Inhil Rudyanto Hadiri Rapat Pemantapan Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2018
Pelaku Peragakan 26 Adegan, Rekonstruksi Pembunuhan di Selatpanjang
Di Inhu, Polisi Amankan Dukun dan Pelaku Aborsi