Kejar-Kejaran Dramatis di Rohil, Fortuner Terbalik Saat Kurir Sabu Dibekuk
BUALBUAL.com - Aksi kejar-kejaran bak film action mewarnai penangkapan pengedar narkotika jenis sabu di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang dikendarai tersangka berakhir tragis dengan posisi terbalik setelah berupaya keras menghindari kepungan petugas kepolisian.
Dalam operasi tersebut, Tim Opsnal Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dipimpin Kompol Bagus Faria berhasil mengamankan dua pria berinisial F (44) dan HM (35) yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengungkapkan penyelidikan berawal dari laporan masyarakat. Warga resah dengan maraknya transaksi sabu di kawasan Kampung Kencana, Dusun Sei Kundur, Balai Jaya, Kecamatan Bagan Sinembah.
"Tersangka F menjadi orang pertama yang diringkus petugas beserta sejumlah barang bukti. Dari tangannya, polisi menyita puluhan paket sabu, satu unit mobil Toyota Fortuner BM 805 MR warna abu-abu metalik, telepon genggam, serta uang tunai senilai Rp600 ribu," ujar Putu Rabu (4/3/2026).
Berdasarkan interogasi awal, F mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari tersangka HM dengan sistem bagi hasil. Tak main-main, F mengklaim mampu meraup keuntungan hingga Rp14 juta untuk setiap satu ons sabu yang berhasil ia pasarkan kepada pelanggan.
Polisi kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan untuk menangkap HM, namun prosesnya tidak berjalan mudah.
"Mengetahui keberadaan petugas, HM nekat memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi hingga memicu aksi pengejaran yang berakhir dengan kecelakaan mobil tersangka yang terbalik," ucap Putu Yudha.
Meski sempat mencoba kabur, HM akhirnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan lebih lanjut setelah kecelakaan tersebut. Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp56.476.000 yang disimpan di rekening bank atas nama orang lain, yang diduga kuat merupakan hasil transaksi narkoba.
"Kedua tersangka kini telah diamankan dan hasil tes urine menunjukkan keduanya positif methamphetamine," jelasnya.
Kombes Putu Yudha menegaskan pihaknya masih memburu sosok berinisial RD yang diduga sebagai pemasok utama, guna memutus total mata rantai peredaran narkoba di Riau.

Berita Lainnya
PT Elnusa Petrofin Dituding Abaikan Reklamasi Lahan Bekas Stockpile, Mediasi Gagal
Warga Inhil Digemparkan Penemuan Kerangka Manusia di Perkebunan
Dukung Hari Anti Narkoba Internasional, Bea Cukai Batam kembali Amankan 1 Kg Sabu
Terobos Lampu Merah, Dua Pemotor Tabrakan di Jalan M Boya, Inhil
ABK Kapal Tenggelam di Perairan Tanjung Melayu Inhil, Ditemukan Tak Bernyawa
Sudah Sampai di Rohil, Ratusan Petani Long Marc dari Medan untuk Temui Presiden ke Istana
Ditemukan Meninggal Dunia, Siswa SMA yang Tenggelam di Sungai Siak saat Mencari Sembako di Kapal Karam
Kebakaran Hebat Landa Concong Luar, Kantor Polsek dan Pos Bhabinsa Hangus
Tangis Haru di Kuansing, Anak Cucu Belanda Cari Jejak Leluhur Korban Kerja Paksa Jepang
Kejari Bintan Diminta Usut Dugaan Korupsi PT BIS di Bintan
Warga Tolak HGU PT Oskar Investama, Muncul Dugaan Ancaman Bagi Hasil Diputus dan Digugat Ganti Rugi
Dampak Curah Hujan Tinggi, Banjir di 7 Desa di Kecamatan Kemuning Mulai Surut