Tak Tobat, Dibui Lima Tahun Kini Kempes Kembali Diciduk Kasus Narkotika
BUALBUAL. COM INHU – Mario Kempes alias Kempes(34), warga Desa Air Jernih, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi. Ia seorang residivis telah terpidana lima tahun penjara ternyata tidak jera dan kembali berkarier sebagai pengedar narkotika.
Keterangan ini disampaikan Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH.
Penangkapan terhadap Mario Kempes alias Kempes dilakukan oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polres Inhu pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Poros Desa Air Jernih, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu.
Tersangka merupakan warga yang bekerja sebagai buruh. Ia diketahui pernah berurusan dengan hukum dalam kasus serupa pada tahun 2016 dan divonis menjalani hukuman penjara selama lima tahun. Namun, setelah bebas, ia tidak bertobat dan kembali terjerumus ke jalan yang salah.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, awalnya pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, Satres Narkoba Polres Inhu menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Desa Air Jernih.
Mendapat laporan tersebut, Pelaksana Tugas Kanit I Satresnarkoba Polres Inhu Aiptu Nopri, SH segera melaporkan hal ini kepada Kasat Resnarkoba Polres Inhu AKP Rian Onel, SH., M.H. Pimpinan langsung memimpin operasi penyelidikan secara intensif hingga memastikan bahwa yang berperan sebagai pengedar adalah Mario Kempes.
Berdasarkan data yang akurat, tim bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka. Saat ditangkap, tersangka sempat membuang barang terlarang, namun tim tetap berhasil menemukan 1 bungkus narkotika jenis sabu tidak jauh dari tempat kejadian. Selain itu, saat penggeledahan badan, ditemukan pula 1 unit ponsel berwarna hitam yang disembunyikan tersangka dalam celananya.
Di hadapan penyidik, Mario mengakui seluruh perbuatannya dan menyatakan barang bukti berupa narkotika tersebut adalah miliknya. Berat kotor sabu yang diamankan mencapai 2,15 gram.
Tersangka kini dibawa ke Markas Polres Inhu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP sebagaimana telah diubah dengan UU No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Sebagai pelaku berulang, ia menghadapi ancaman hukuman yang berat.
Selain sabu dan telepon genggam, polisi juga menyita dua bungkus plastik pembungkus barang bukti tersebut. Polisi mengingatkan bahwa tindakan peredaran gelap narkotika merusak masa depan bangsa dan tidak akan pernah dibiarkan berkembang, baik oleh pelaku baru maupun pelaku berulang.

Berita Lainnya
Digerebek Dini Hari! Pria 50 Tahun di Mandau Tak Berkutik Saat Sabu Disita Polisi
Kejari Inhil Tetapkan Tersangka Korupsi Paket Premium Ramadhan Baznas 2024
Sidang Ke Tiga, Abdul Wahid Serahkan 11 Ponsel, Bantah Dakwaan dan Dugaan Pemerasan
Operasi Sikat Krakatau 2020, Polres Tulang Bawang Ungkap 21 Kasus dari 19 Pelaku
Belum Punya Rumah, Novin Karmila Malah Koleksi Barang Branded dari Uang Korupsi
Bupati Nonaktif Bengkalis 'Amril Mukminin' Didakwa Terima Suap Rp5,2 Miliar
Sempat Melarikan Diri, Otak Pelaku Pencucian Uang serta Pengedar Narkoba MI Akhirnya Dibekuk Polda Riau
Akhirnya RF alias Y Status DPO, Tertangkap Tim Restik Polres Bengkalis
Satres Narkoba Polres Bengkalis, Amankan 2 Tersangka Pemilik Daun Ganja Kering
Selalu Mengelak, PT Puspandari Karya Terancam Dipolisikan
Seorang Perawat di Tubaba Perkosa Bidan yang Sedang Terlelap Tidur
Polres Bengkalis, Gelar Donor Darah, Rapid Test Dan Bagi Sembako