PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Warga Tewas Diserang Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke PT. RIA Pelangiran Inhil
BUALBUAL.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan tim pengamanan ke lokasi penyerangan harimau di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Lokasi itu masuk areal PT RIA.
Di lokasi itu, Karyawan PT Kencholin Jaya, kontraktor atau rekanan dari PT RIA, tewas diterkam harimau Korban bernama Wahyu Kurniadi (19).
Saat kejadian korban bersama lima orang rekannya dalam perjalanan menuju tempat kerja, Kamis (24/10/2019) sekitar pukul 14 00 WIB. Tiba-tiba si Kucing Besar datang dan menerkam Wahyu.
Rekan-rekan korban mencoba mengejar namun tidak bisa. Tubuh korban sempat dilarikan harimau ke dalam hutan.
"Setelah dilakukan penyisiran, korban ditemukan rekannya dalam keadaan meninggal dunia. Ada empat lima tusukan di tengkuk," ujar Kepala BBKSA Riau, Suharyono.
Setelah mendapat infotmasi itu, tim BBKSDA berkoordinasi dengan polisi dan rekan yang ada di lokasi ketika kejadian. "Tim pengamanan sudah berangkat ke lokasi dengan target melakukan sosialiasi untuk menenangkan warga," kata Suharyono.
Suharyono menyebutkan, korban bukan warga tempatan. "Maka kami lakukan konsolidasi dengan perusahaan tempat korban bekerja, terhadap PT RIA kami juga mintai keterangan," tutur Suharyono.
Suharyono membeberkan, titik lokasi penyerangan ada di Petak RIAE 021301 yang masuk areal kerja PT RIA. Saat ini tim melakukan analisa lokasi untuk kemudian mengambil langkah tindak lanjut.
Suharyono mengatakan, lokasi penyerangan oleh harimau masuk Lanskap Kerumutan, yang merupakan salah satu kantong harimau di Riau. Langkah lanjut, BBKSDA akan mempertimbangkan tentang kelestarian harimau di Riau.
"Tidak bijak rasanya jika ada kejadian konflik manusia dan harimau, maka harimaunya yang dievakuasi atau dipindahkan. Sejatinya, di sana memang rumah atau habitatnya, Lanskap Kerumutan,' ungkap Suharyono.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Hari Sumpah Pemuda, Ketua IWO Inhil: Jadikan Momentum untuk Semangat Memberi Informasi
Pemko Pekanbaru Kecolongan? Iklan Rokok Raksasa Terpampang di KTR
Karena Dua Alasan Pemuda Muhammadiyah Kembalikan Duit Rp 2 Miliar Ke Kemenpora
Merasa Tidak Pernah di Surati Ortu Murid MA Desa Batang Tumu Sesalkan Sikap Kepala Sekolah Mengeluarkan Anaknya
Biasakan Diri Berkantor di Tenayan Raya, Firdaus Ingatkan ASN
Hadirkan Band Jamrud Kemenpar Gelar Konser Pesona Indonesia di Pekanbaru
Pemkab Inhil Memiliki Varietas Baru Tanaman Perkebunan Yakni Sagu Bestari
Ketua KNPI Andika Sakai, Minta Pertamina Peduli Warga Terimbas Banjir Di Bahtin Solapan
Saka Wira Kartika Binaan Kodim 0314 Inhil Studi Banding ke Kodim 0304 Agam, Padang
Diduga SMP N 7 Kotabumi Melakukan Pungli
Hari Ini Sidang Perceraian Ahok di Gelar
Munas HIPMI ke XVI, BPC HIPMI se-Riau Sepakat Dukung Mardani H Maming