PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Alhamdulillah! Satu Keluarga Kapal Karam di Bengkalis Ditemukan Selamat
BUALBUAL.com - Empat orang korban karamnya kapal pengangkut TKI ilegal di Perairan Rupat, Kabupaten Bengkalis, berhasil ditemukan. Total korban ditemukan hingga hari kelima pencarian 15 orang, satu di antaranya meninggal dunia.
"Saat ini telah ditemukan 15 korban kapal tenggelam. Sebanyak 14 orang selamat dan 1 orang meninggal," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, di Pekanbaru, Ahad (26/1/2020).
Di antara korban selamat adalah S, tekong kapal. Terbaru ditemukan tigas korban lain yang merupakan masih satu keluarga, yakni Muhammad Nasir, Fatimah dan Muhammad Nazri. Mereka ditemukan nelayan yang sedang menari ikan.
"Tiga korban selamat saat ini sudah pulang di Aceh. Informasinya diselamatkan oleh kapal nelayan menuju Dumai, melanjutkan perjalanan ke Aceh," jelas Sunarto.
Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 3 orang korban yang masih hilang. Jumlah korban itu diketahui dari keterangan sejumlah korban selamat.
"Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, bahwa jumlah orang yang ada di dalam kapal itu 18 orang, bukan 20 orang. Jadi, tiga orang lagi yang dicari," tutur Sunarto.
Diberitakan sebelumnya, kapal mengangkut 20 orang, terdiri dari 18 TKI ilegal dan 2 tekong. Kapal berlayar ke Malaysia pada Selasa (22/1/2020) malam dan karam karena diterjang ombak besar.
Satu orang penumpang ditemukan meninggal dunia pada Kamis (23/1/2020) sore. Ketika ditemukan kondisi jenazah korban mulai membusuk.
Dari data post mortem diketahui korban berjenis kelamin perempuan dengan tinggi badan 165 cm, rambut panjang 38 cm, menggunakan kaos bertuliskan Love, celana panjang berbahan kaos warna biru dan sepasang anting emas bermata.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan sidik jari menggunakan alat mambis. "Diketahui korban bernama Azizah, berusia 41 tahun. Orang tua korban membenarkan anaknya hilang atas Azizah saat ingin pergi bekerja ke Malaysia melalui Pelabuhan Dumai," jelas Sunarto.
Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga pada Sabtu (25/1/2020). Selanjutnya, korban dibawa ke kampung halamannya di Sumatera Utara untuk dimakamkan.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Tanpa Ibu-ibu Program Pemerintah Tak Akan Sampai 'Kita Mitra Pemerintah'
Jaksa Periksa PPHP Terkait Proyek Pembangunan RSP UR
Hasil Peneliti Museum Geologi Temukan Fosil Gajah Bergading Empat
Situasi Memanas! Kini Giliran China Kirim 2 Kapal Coast Guard Tambahan ke Natuna
Ikappamma "Mandah" Amankan Posisi III di Turnamen Futsal IPMK-Pekanbaru
Bupati Inhil Sebut Para Penyuluh Miliki Peran Strategis Capai Misi Pembangunan
Terkait Video Pasien yang Sedang Viral, Ini Penjelasan Dari RSUD Puri Husada Tembilahan
Pemkab Bengkalia kembali Membuka pelatihan CPNS Tahun 2019.
Soal Pemeriksaan Polisi Upaya Bungkam Sikap Kritis Dahnil Dengan Instrumen Hukum
Kepengurusan Relawan Nasional Pemenangan Prabowo-Sandi Riau Resmi Dibentuk
Fakta Baru Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Bocah di Kandis
Dari Madura UAS Langsung ke Kualanamu, Ibundanya akan Dimakamkan di Silau Laut