Kejari Pekanbaru Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Program PMB-RW
BUALBUAL.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menyelidiki dugaan penyimpangan dana program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMB-RW) Kota Pekanbaru.
Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Pekanbaru, Yuriza Antoni, mengatakan, penanganan perkara masih dalam proses penyelidikan. "Iya masih proses penyelidikan," kata Yuriza, Rabu (15/7/2020).
Penanganan perkara ini belum lama dilakukan Pidsus Kejari Pekanbaru. Meski begitu, sejumlah pihak yang terlibat dalam program itu sudah dipanggil untuk diklarifikasi, termasuk staf Kelurahan.
"Sudah ada beberapa orang yang diklarifikasi. Tim juga masih terus mengumpulkan data-data," jelas Yuriza.
Yuriza menyebutkan, pihaknya juga akan mengagendakan pemanggilan lurah dan camat. Namun kapan waktunya belum ditentukan. "Ada arah ke sana karema program itu di mereka," ucap Yuriza.
Untuk diketahui, program PMB-RW di Kota Pekanbaru mulai dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. Dana untuk program ini dianggarkan dari APBD Kota Pekanbaru yang dicairkan untuk setiap kecamatan.
Adapun, saat ini pendamping PMBRW berjumlah sekitar 64 orang, satu kelurahan bisa memiliki pendamping 1-3 orang, tergantung jumlah RW. Karena setiap pendamping mendampingi sekitar 13-15 RW.
PMB-RW sendiri bertugas untuk memfasilitasi ke seluruh RW, serta untuk mengajukan dan membuat laporan kegiatan. Sementara untuk honor para pendamping PMB-RW, dikeluarkan oleh kecamatan berkisar Rp1 juta sampai Rp1,5 juta per bulan.
Tugas PMB-RW sendiri diatur dalam Perda kota Pekanbaru No 5 Tahun 2016, ditunjuk sebagai koordinator Kota dan Pendamping Kelurahan di setiap tahun yang bertugas selama 8 bulan. Penunjukan dilakukan langsung oleh kecamatan.

Berita Lainnya
Pria di Inhu Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Judi Togel Jenis Kim di Desa Tanah Merah
Sopir Tangki di Bekuk Polisi di Duga Menggelapkan Minyak CPO Sebanyak 23.320 kg
Aksi Brutal di Siak: Ojol Jadi Korban Curas Disertai Penusukan, HP dan Motor Dirampas
Kenal Lewat Medsos, Pemuda di Batam Setubuhi Anak di Bawah Umur Hingga Hamil 4 Bulan
Sempat Dijadikan DPO Kasus Narkoba, Kapolres Inhu Akhirnya Pecat Anggotanya Karena Disersi
Diduga Aksi Teror Pelemparan Kepala Anjing, Akhirnya Tertangkap Polda Riau
10 Hektar Lahan TNTN Hangus Dibakar, Dua Pembeli Tanah Diringkus
Pencurian di Toko Cahaya Mart Duri, Terbilang Rapi, 3 Pelaku Diamankan Team Reskrim Polres Bengkalis
Team Reskrim Polsek Mandau, Amankan 7 Pelaku Judi Mesin Ikan Ikan
Tak Disangka! Emak-Emak di Tanjung Medan Rohil Terciduk Simpan 17 Paket Sabu Siap Edar
Kerjasama Apik KPLP dan Dit Resnakoba Polda Riau Berbuah Manis