• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Pemerintah
    • Pemda Indragiri Hilir
    • Pemda Indragiri Hulu
    • Pemda Bengkalis
    • Pemda Kampar
    • Seputar Lampung
    • Seputar Kepri
    • Pemda Provins Riau
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • Pemda Kuansing
    • Pemda Pelalawan
    • Pemda Siak
    • Pemda Dumai
    • Pemda Rokan Hilir
    • Pemko Pekanbaru
    • Pemda Rokan Hulu
    • Indragiri Hulu
    • Kuansing
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Seputar Jabodetabek
    • Seputar Jawab Barat
    • Seputar NTT
    • Seputar NTB
    • Kalimatan Timur
    • Kalimatan Selatan
    • Jambi
    • Pemda Kepulauan Meranti
    • Bintan
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Indragiri Hilir
    • Dumai
  • Nasional
    • Seputar Aceh
    • Seputar Sumut
    • Seputar Kepri
  • Parlemen
    • DPRD Riau
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Kampar
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuansing
    • DPRD Inhu
    • DPRD Inhil
    • DPRD Dumai
    • DPRD Rohil
    • DPRD Rohul
    • DPRD Siak
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Meranti
    • DPR RI
    • DPRD Kepri
    • DPRD Tanjungpinang
    • Galery
  • Politik
  • Hukrim
    • Seputar Jawa Barat
  • Peristiwa
    • Seputar Sumbar
  • More
    • Olahraga
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • BUALBUAL VIDEO
    • Pariwisata
    • Lingkungan
    • Entertaiment
    • Agama
    • Sosial
    • Metropolis
    • Teknologi
    • Kulinier
    • Otomotif
    • Advetorial
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run 8K di Polres Inhu, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
21 Juni 2026
Tradisi Perdana di SDN 002 Selayar - Khatam Al Quran dan Halal Bihalal Digelar Bersama
02 April 2026
Tradisi Perdana di SDN 002 Selayar, Khatam Al-Qur’an dan Halal Bihalal Digelar Bersama
02 April 2026
Gerak Cepat Pemko Tanjungpinang, 75 Ton Air Bersih Disalurkan
30 Maret 2026
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026

  • Home
  • Sejarah

Negara Satu-satunya di Asean yang Menggunakan Hukum Islam, Berikut Fakta dan Sejarah Negara Brunei Darussalam

Redaksi

Minggu, 19 Februari 2023 14:53:47 WIB Dibaca : 7233 Kali
Cetak
Screenshot YT Invoice Inonesia


BUALBUAL.com - Brunei darussalam, Negara ini memiliki arti brunei tempat tinggal yang damai. Seperti kata pepatah “nama adalah doa”. 

Melihat negara Brunei Darussalam seperti mengaminkan pepatah tersebut. Bagaimana tidak? brunei adalah sebuah negara kecil, namun negara ini memiliki salah satu standar hidup tertinggi di dunia dan merupakan salah satu negara terkaya di asia tenggara. Tingkat kesejahteraan warga brunei juga dianggap sebagai salah satu yang tertinggi diantara negara-negara asia tenggara Benarkah demikan?

Negara brunei atau secara resmi di kenal dengan nama brunei darussalam adalah salah satu negara berdaulat yang berada di kawasan asia tenggara. Secara spesifik, brunei terletak di pantai utara pulau kalimantan. Wilayah utara negara ini bebrbatasan dengan laut cina selatan. Selain itu, hampir seluruh wilayah daratannya di kelilingi oleh wilayah negara bagian sarawak, malaysia. 

Bisa di katakan bahwa brunei darussalam adalah satu-satunya negara berdaulat sepenuhnya di pulau kalimantan, karena seperti yang kita tahu, sisa wilayah pulau ini dibagi antara wilayah malaysia dan indonesia. Wilayah brunei sendiri terdiri dari 2 bagian yang tidak terhubung yaitu bagian barat dan bagian timur, kedua wilayahnya ini dipisahkan oleh distrik limbang sarawak.

Total luas wilayah negara brunei darussalam adalah sebesar 5.765 kilometer persegi, yang jika kita bandingkan dengan luas daerah di indonesia, luas negara brunei masih sedikit lebih besar dari wilayah kabupaten pesisir selatan di provinsi sumatera barat, dengan luas wilayah 5.749 kilometer persegi. Secara administratif brunei dibagi menjadi 4 wilayah atau distrik yaitu distrik brunei-muara, belait dan tutong di bagian barat, dan distrik temburong di bagian timur. 

Bagian barat yang memiliki wilayah lebih besar merupakan tempat tinggal bagi sekitar 97% penduduk brunei sementara sisanya menempati bagian timur negara. Bandar seri begawan yang terletak di distrik brunei-muara adalah kota terbesar dan juga ibu kota dari negara brunei darussalam. Pada tahun 2020 lalu, diperkirakan jumlah populasi penduduk brunei adalah sebesar 460.345 jiwa.

Dalam populasi tersebut, warga negara brunei sendiri berjumlah sekitar 331.800 jiwa, dan sisanya terdiri dari warganegara asing dengan sekitar 33.500 orang berstatus permanent residents dan sekitar 94.000 orang berstatus temporary residents. Meski kebebasan beragama di jamin oleh undang-undang di negara Brunei namun secara resmi brunei mengakui bahwa islam adalah agama resmi negara. 

Diperkirakan lebih dari 80% populasi penduduk di negara ini mengidentifikasikan diri mereka sebagai pemeluk agama islam. Selain islam, agama lain yang dipraktekan di negara brunei darussalam adalah budha dengan presentase sekitar 7%, agama kristen juga dipraktekkan oleh penduduk dengan presentase sekitar 7%, dan sisanya menganut berbagai agama, termasuk agama asli atau aliran kepercayaan. 

Bahasa resmi brunei adalah bahasa melayu, bahasa melayu brunei adalah bahasa lisan utama yang digunakan dalam komunikasi di negara Brunei Selain bahasa melayu, bahasa inggris juga secara luas digunakan sebagai bahasa bisnis dan resmi dan dituturkan oleh mayoritas penduduk di brunei. 

Bahasa inggris digunakan dalam bisnis sebagai bahasa kerja dan sebagai bahasa pengantar dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Brunei darussalam adalah sebuah negara kesultanan atau kerajaan. Sistem pemerintahan negara ini mengadopsi sistem monarki yang bersendikan ajaran islam menurut golongan ahli sunnah wal jamaah. 

Sementara sistem politik negara ini diatur oleh konstitusi dan tradisi nasional kerajaan islam melayu atau yang dalam falsafah negara dikenal dengan melayu islam beraja, dimana ini memiliki 3 komponen utama yang meliputi, budaya melayu, agama islam dan kerangka politik di bawah sistem monarki. Sebagai sebuah negara kesultanan, brunei darussalam dipimpin oleh seorang sultan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. 

Yang maha mulia paduka seri baginda sultan haji hassanal bolkiah mu'izzaddin waddaulah atau sering juga disebut sultan hassanal bolkiah ibni omar ali saifuddien III, adalah sultan dan yang di-pertuan negara brunei darussalam saat ini. 

Naik tahta sebagai sultan sejak tahun 1967 dan kemudian sekaligus menjabat sebagai perdana menteri brunei sejak kemerdekaan dari britania raya pada tahun 1984. Sultan hassanal bolkiah adalah salah satu penguasa monarki absolut terakhir di dunia. 

Brunei darussalam terkenal dengan kemakmurannya dan ketegasan dalam melaksanakan agama islam, baik dalam bidang pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat. Negara ini memiliki indeks pembangunan manusia tertinggi kedua di asia tenggara setelah singapura, sehingga diklasifikasikan sebagai salah satu negara maju. 

Menurut organisasi dana moneter internasional atau IMF, brunei memiliki produk domestik bruto per kapita terbesar kelima di dunia dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Sementara itu, majalah forbes menempatkan kesultanan brunei sebagai negara terkaya kelima dari 182 negara karena memiliki ladang minyak bumi dan gas alam yang luas. 

Sejarah Brunei Darussalam Para peneliti sejarah telah mempercayai terdapat sebuah kerajaan lain sebelum berdirinya kesultanan brunei saat ini, yang disebut orang tiongkok sebagai po-ni. 

Sementara penulis arab sekitar tahun 800 masehi mencatat bahwa kerajaan muja, yang merupakan brunei tua, bersekutu dengan kerajaan mayd di filipina, melawan kekaisaran cina yang mereka perangi. 

Catatan orang cina dan orang arab menunjukkan bahwa kerajaan perdagangan kuno ini ada di muara sungai brunei pada awal abad ke-7 atau ke-8. Kerajaan itu memiliki wilayah yang cukup luas yang meliputi sabah, brunei dan sarawak yang berpusat di brunei. 

Kerajaan awal ini pernah ditaklukkan kerajaan sriwijaya yang berpusat di sumatra pada awal abad ke-9 masehi dan seterusnya menguasai borneo utara dan gugusan kepulauan filipina. Kerajaan ini juga pernah menjadi wilayah taklukan atau vassal dari kerajaan majapahit yang berpusat di pulau jawa pada sekitar abad ke-14. 

Nama brunei sendiri tercantum dalam naskah negarakertagama sebagai daerah bawahan majapahit dengan nama barune. Periode ini dikenal juga sebagai periode pra-islam, mengingat pengaruh ajaran hindu-budha yang masih dominan. 

Kekuasaan majapahit tidaklah lama karena setelah raja hayam wuruk wafat, brunei membebaskan diri dan kembali sebagai sebuah negeri yang merdeka dan pusat perdagangan penting. 

Pada abad ke-15, kerajaan ini berubah menjadi negara islam, ketika raja brunei, menyatakan kemerdekaan dari majapahit dan masuk islam. 

Kerajaan brunei pun kemudian berubah menjadi kesultanan brunei. Agama islam sendiri masuk ke brunei dibawa oleh pedagang arab dan india yang datang untuk berdagang dan menyebarkan agama tersebut. 

Puncak kejayaan kesultanan brunei terjadi antara abad ke-15 hingga ke-17, dengan wilayah kekuasaannya yang membentang dari kalimantan utara hingga filipina selatan dan bahkan di filipina utara yang tergabung dalam akuisisi teritorial oleh brunei. 

Akuisisi wilayah ini sebagian dicapai melalui pernikahan kerajaan. Sejak sekitar abad ke-16, kesultanan brunei sudah menjalin hubungan dengan bangsa eropa. Hubungan brunei bervariasi dengan kekuatan eropa yang berbeda di wilayah tersebut. 

Seperti hubungannya dengan portugis yang cenderung lebih bersahabat, dikarenakan portugis lebih tertarik pada hubungan ekonomi dan perdagangan dengan kekuatan regional dan tidak banyak mengganggu perkembangan brunei. 

Berbanding terbalik hubungan dengan spanyol yang lebih bermusuhan. Sejak tahun 1565, pasukan spanyol dan brunei terlibat dalam sejumlah pertempuran laut, dan pada tahun 1571 spanyol yang mengirim ekspedisi dari meksiko berhasil merebut manila dari aristokrasi brunei yang telah didirikan di sana. 

Pada tahun 1578, Spanyol berhasil merebut wilayah sulu dan pada bulan april menyerang dan merebut brunei sendiri, setelah menuntut agar sultan menghentikan dakwah di filipina, dan pada gilirannya, mengizinkan misionaris kristen aktif di kerajaannya. 

Setelah mendapatkan perlawanan sengit dari kesultanan brunei dan pasukannya terserang wabah kolera, spanyol memutuskan untuk meninggalkan brunei dan kembali ke manila pada 26 juni 1578. Selama abad ke-19, kekuatan kesultanan brunei mulai menurun. Salah satu faktor yang menyebabkan kejatuhan kerajaan tersebut, bersumber dari pergolakan dalam yang disebabkan perebutan kuasa antara ahli waris kerajaan. 

Selain itu melemahmya kekuatan brunei juga disebabkan adanya pengaruh kuasa dari penjajah eropa di rantau, yang menggugat corak perdagangan tradisi, serta memusnahkan asas ekonomi brunei dan kesultanan asia tenggara yang lain. Pada tahun 1839, petualang inggris james brooke tiba di kalimantan dan membantu sultan dalam memadamkan pemberontakan yang terjadi di kerajaan. 

Sebagai imbalan, brooke diberikan wilayah dan mengizinkannya untuk mendirikan raj of sarawak. Seiring waktu, brooke dan penerusnya secara bertahap memperluas wilayah kekuasaan dibawah pemerintahannya. 

Tahun 1843, konflik terbuka antara brooke dan sultan brunei terjadi, yang berakhir dengan sultan mengakui kemerdekaan sarawak. 

Pemerintah inggris sendiri telah campur tangan dalam urusan brunei pada beberapa kesempatan. Pada juli 1846, inggris menyerang brunei pada karena konflik internal mengenai siapa sultan yang sah. 

Sultan saifuddin II yang merupakan sultan brunei saat itu dipaksa menandatangani perjanjian untuk mengakhiri pendudukan inggris atas brunei. . Pada tahun yang sama, sultan saifuddin II menyerahkan wilayah labuan kepada inggris di bawah perjanjian labuan. Sedikit demi sedikit wilayah brunei jatuh ke tangan inggris melalui perusahaan-perusahaan dagang dan pemerintahnya.

Pada tahun 1888, brunei menjadi sebuah negeri di bawah perlindungan kerajaan inggris atau britania dengan mengekalkan kedaulatan dalam negerinya, tetapi dengan urusan luar negeri tetap diawasi pemerintah inggris. 

Pada tahun 1906, dibawah perjanjian protektorat tambahan, brunei lebih erat dikuasai oleh inggris, ketika kekuasaan eksekutif dialihkan kepada seorang residen. yang mengatur semua hal kecuali adat dan agama lokal. 

Dimulai pada 16 desember 1941, jepang menginvasi dan menduduki brunei selama periode perang dunia II. Setelah kekalahan jepang pada perang dunia II, sebuah pemerintahan baru dibentuk di brunei di bawah administrasi militer inggris yang ditugaskan untuk menghidupkan kembali ekonomi brunei, yang rusak parah oleh jepang selama pendudukan mereka. 

Pada tahun 1959, sebuah konstitusi baru ditulis yang menyatakan brunei sebagai negara yang memiliki pemerintahan sendiri, sementara urusan luar negeri, keamanan, dan pertahanannya tetap menjadi tanggung jawab inggris. Pada tanggal 7 Januari 1979, perjanjian lain ditandatangani antara Brunei dan inggris. 

Perjanjian ini memberikan brunei untuk mengambil alih tanggung jawab internasional sebagai negara merdeka. Inggris setuju untuk membantu brunei dalam masalah diplomatik. Dan pada bulan mei 1983, diumumkan oleh inggris bahwa tanggal kemerdekaan brunei adalah 1 januari 1984. 

Sesuai kesepakatan pada tanggal 1 januari 1984, brunei darussalam menjadi negara merdeka dimana proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh sultan hassanal bolkiah. Brunei secara resmi diterima di perserikatan bangsa-bangsa pada 22 september 1984, menjadi anggota ke-159 organisasi tersebut. Itulah ringkasan sejarah tentang berdirinya negara brunei darussalam seperti yang kita kenal saat ini. Dan untuk mengenal lebih jauh tentangnegara ini, berikut adalah 20 fakta tentang negara brunei darussalam. 

Silsilah kesultanan brunei didapatkan pada batu tarsilah yang menuliskan silsilah raja-raja brunei yang dimulai dari awang alak betatar, raja yang mula-mula memeluk agama islam sekitar tahun 1368 yang kemudian dikenal juga sebagai sultan muhammad shah. Menurut historiografi lokal, kesulatanan brunei didirikan oleh awang alak betata. atau sultan muhammad shah yang memerintah sekitar tahun 1400-an. 

Disebutkan bahwa, sultan muhammad shah dan rombongannya pindah dari wilayah temburong dan kemudian tiba di muara sungai brunei dalam tujuannya mencari tempat untuk mendirikan negeri baru. Menurut legenda, saat mendarat sang sultan berseru, “baru nah” yang secara luas diterjemahkan “di sana”. 

Kata ini kemudian berkembang menjadi brunei. Sementara kata “darussalam” sendiri diambil dari bahasa arab mengingat besarnya pengaruh islam di negara ini. Kata darussalam secara luas dapat diartikan sebagai tempat tinggal yang damai. Menurut sejarahnya brunei adalah salah satu negara tertua di antara kerajaan-kerajaan di tanah melayu. 

Keberadaan brunei tua ini diperoleh berdasarkan kepada catatan arab, china dan tradisi lisan. Dalam catatan esjarah china, brunei tua dikenal dengan nama po-li, po-lo, po-ni atau pu-ni dan bunlai. 

Sementara dalam catatan arab negara ini dikenali dengan kerajaan muja atau musa dan dzabaj atau randj. Desain bendera nasional brunei darussalam berbentuk persegi panjang dengan warna dasar kuning dan dua garis sejajar, masing-masing berwarna putih di atas dan hitam di bawah, yang melintang dari sudut kiri atas ke arah sudut kanan bawah, dengan lambang negara berada di tengah-tengah bendera di atas kedua garis sejajar tersebut. Desain bendera ini mulai diperkenalkan pada 29 september 1959 semasa brunei merupakan protektorat britania raya dan ditetapkan secara resmi saat brunei mencapai kemerdekaan pada 1 januari 1984. 

Adapun makna yang terkandung pada desain bendera tersebut adalah. Latar belakang berwarna kuning pada bendera tersebut melambangkan sultan brunei, warna kuning sendiri secara tradisional diartikan sebagai warna tradisional. 2 garis berwarna putih dan hitam melambangkan menteri utama brunei. 

Sementara makna dari elemen-elemen pada lambang nasional negara tersebut seperti bulan sabit melambangkan agama islam, payung melambangkan monarki, di bawah payung adalah sayap yang melambangkan keadilan, kedamaian, kemakmuran dan keamanan. Dan lambang tangan di samping melambangkan kebajikan pemerintah. 

Pada bulan sabit terdapat motto dalam huruf arab, yang memiliki arti "sentiasa berkhidmat dengan panduan allah" dan di bawah bulan sabit, tertulis "negara brunei darussalam" juga dalam tulisan arab. Mata uang resmi negara brunei darussalam adalah dollar brunei, mata uang ini secara internasional dikodekan dengan BND. 

Dollar brunei dipatok dengan nilai yang sama dengan mata uang dollar singapura, selain itu mata uag ini juga diterima sebagai alat transaksi di singapura begitupun sebaliknya. Hal ini sesuai dengan perjanjian mata uang yang ditanda tangani oleh kedua negara tersebut pada tahun 1967. 

Jika kita konversi mata ini dengan mata uang negara kita, 1 dollar brunei memiliki nilai sekitar 10.691 rupiah. Sebagai sebuah negara kecil, brunei dikaruniai oleh banyak sumber daya alam yang dimanfaatkan untuk memajukan ekonomi negara. Kekayaan alam berupa minyak, gas alam.

pasir silika, hutan dan sumber laut. Namun sejauh ini brunei darussalam baru mengekploitasi sumber daya minyak bumi dan gas. Disebutkan bahwa produksi minyak dan gas alam negara ini sekitar 90% dari PDB negara. 

Brunei darussalam sendiri merupakan produsen minyak terbesar ke-3 di kawasan asia tenggara, dengan rata-rata sekitar 180.000 barel minyak diproduksi setiap hari. Selain itu, Brunei Darussalam juga merupakan produsen gas alam cair terbesar kesembilan di dunia. 

Tidak hanya bergantung pada sumber daya alam yang nilainya fluktuatif, saat ini pemerintah brunei mencoba melakukan diversifikasi sumber-sumber ekonomi lain melalui upaya peningkatan di bidang perdagangan dan Industri.

Sejarah pertumbuhan ekonomi brunei dimulai pada sekitar tahun 1928, ketika sumber minyak bumi pertama kali ditemukan di wilayah negara ini. Dan penemuan inilah yang telah mengubah negara brunei dari negara yang sebelumnya miskin menjadi negara yang kaya raya seperti saat ini. Dengan pendapatan negara yang begitu besar, pemerintah negara ini melalui kebijakannya menanggung semua biaya pendidikan dan medis. 

Sehingga warga negara brunei dapat menikmati pendidikan dan pengobatan tanpa di pungut biaya. Hasilnya, brunei menjadi salah satu negara dengan tingkat melek huruf tertinggi dengan presentase diperkirakan mencapai 97,2% dari populasi. 

Tidak heran jika kemudian negara ini memiliki nilai indeks pembangunan manusia tertinggi kedua di asia tenggara.

Sumber: YT Invoice Indonesia


Sumber : YT Invoice Indonesia /  Editor : Ucu


Berita Lainnya

Sejarah Peran Syekh Abdurrahman Shiddiq dalam Menyebarkan Agama Islam di Indragiri Hilir

Sejarah dan Asal Usul Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir, Riau

Kok Bisa? Inhil Masuk Daftar Kabupaten Tersepi di Riau, Ini Alasannya!

Jejak Langkah Desa Ringin Jaya Pulau Burung, Desa Transmigran yang Tak Pernah Menyerah

Sejarah dan Potret Desa Keramat Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir

Pesan Ramadhan dengan Napak Tilas ke Makam Tokoh Pendiri Purwakarta

Mengenal Makna Upah-Upah Upacara Adat Melayu

Sejarah dan Asal-usul Pembentukan Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau

Batu Ampar: Desa Tua di Hulu Reteh Kemuning Indragiri Hilir yang Tak Lekang oleh Zaman

Jejak Desa Igal: Sejarah Tak Tertulis dari Tanah Kelapa dan Air Pasang

Renovasi Jembatan Merah Putih Rampung, Polsek Lirik Gelar Doa Bersama

Mengenal Namanya Pulau Burung: Dari Pulau Kecil Berisi Burung Menjadi Sentra Kelapa Nasional

Terkini +INDEKS

Heboh! Nama Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Tokoh yang Digadang Ubah Indonesia

03 Juli 2026
Terungkap! Tukang Bangunan yang Tinggal Serumah Diduga Habisi Gadis 19 Tahun di Siak
03 Juli 2026
Sadis! Pekerja Kebun Mitra Agrinas Diduga Dipukul, Diludahi dan Diancam Dibunuh
03 Juli 2026
Buyer Tiongkok Beralih ke Vietnam, Harga Kelapa Indonesia Langsung Rontok Lebih 50 Persen
03 Juli 2026
Pemilik Tak Muncul, 652 iPhone Bekas Ilegal Senilai Rp4,95 Miliar Disita Bea Cukai Bengkalis
03 Juli 2026
Survei Pilgubri 2029: Elektabilitas SF Hariyanto Melejit ke 40,77 Persen, Naik Nyaris 23 Poin dalam Dua Tahun
03 Juli 2026
Kodim Inhil Lepas Tiga Anggota Terbaik, Dandim: Bawa Nama Baik Satuan di Tempat Baru
03 Juli 2026
Maxim Tegaskan Komisi 8 Persen Sudah Berlaku, Akui Sempat Ada Kendala Teknis
03 Juli 2026
FYP TikTok dan K-Pop Makin Menggila, Ini Peringatan Puteri Indonesia Riau untuk Anak Muda
03 Juli 2026
Puluhan Personel Polres Inhil Naik Pangkat, Kapolres Ingatkan Tanggung Jawab yang Makin Berat
03 Juli 2026

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buyer Tiongkok Beralih ke Vietnam, Harga Kelapa Indonesia Langsung Rontok Lebih 50 Persen
  • 2 Survei Pilgubri 2029: Elektabilitas SF Hariyanto Melejit ke 40,77 Persen, Naik Nyaris 23 Poin dalam Dua Tahun
  • 3 Daftar Kelam Korupsi Riau Bertambah, Sudah 7 Kepala Daerah Riau Dijerat KPK, Terbaru Bupati Kuansing
  • 4 Terungkap di Persidangan! Abdul Wahid Sebut SF Hariyanto Tunjukkan Rekaman Rahasia KPK dan Ancam Dirinya
  • 5 Digerebek di Peron Sawit! Dua Pria di Siak Terciduk Simpan Sabu, Satu Ternyata Residivis
  • 6 Tak Mau Kasus Mengendap! Massa Desak Polda Riau Ungkap Aktor di Balik Konflik PT SBP
  • 7 KPK Buru Fakta Baru Kasus Pemerasan Riau, Adik Abdul Wahid hingga Ajudan Pangdam Diperiksa
  • 8 Harga Kelapa di Malaysia Jatuh, Ekspor Kelapa Inhil Anjlok 78 Persen dalam Sebulan!
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Bualbual.com ©2020 | All Rights Reserved By Delapan Media