Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Puji Sikap Jokowi, Waketum Perindo Nilai Retorika Rocky Gerung penuh Kebencian
BUALBUAL.com - Wakil Ketua Umum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai jawaban Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap pernyataan Rocky Gerung sebagai bajingan tolol merupakan bentuk ketahanan sekaligus sikap dewasa Kepala Negara terhadap kritik.
Diketahui, dalam sebuah pernyataan, Rocky mengaku sengaja menyebut Presiden Jokowi sebagai "bajingan" karena "menjual negara ke pengusaha China" demi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) ketika melakukan kunjungan kerja ke China beberapa waktu lalu.
Namun, Jokowi enggan menanggapi serius penghinaan yang disampaikan Rocky Gerung terhadap dirinya. Ia pun lebih memilih untuk fokus bekerja daripada menanggapi hinaan itu.
"Berfokus pada pekerjaan dan menunjukkan ketahanan Pak Jokowi dalam menghadapi kritik menurut saya ya, sikap yang profesional dan dewasa," kata Ferry Kurnia kepada wartawan di Jakarta, Kamis (3/8).
Kang Ferry, sapaan akrabnya mengatakan bahwa setiap pemimpin pasti akan mendapat kritik dari berbagai pihak, karena tidak mungkin untuk memuaskan semua orang dengan keputusan dan tindakan yang diambil.
Namun, dia menilai pernyataan Rocky Gerung kontras dengan kapasitasnya sebagai seorang akademisi. Menurut Bacaleg Perindo Dapil Kota Bandung dan Cimahi, Jawa Barat ini, orang yang berilmu harusnya bijak sesuai dengan kedalaman ilmunya.
"Tidak menjadi dangkal dengan umpatan-umpatan kasar dan kotor seperti itu, sehingga bisa bisa kita liat bahwa retorika ilmunya (RG) cenderung penuh dengan kebencian," ujar mantan Komisioner KPU RI ini.
Rocky Gerung sebelumnya telah dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi. Laporan tersebut dibuat oleh kelompok pendukung Jokowi yang menamakan diri sebagai sebagai Barisan Rakyat Jokowi Presiden (Bara JP) pada Senin (31/7.
Pengaduan itu merupakan respons terkait video berisi ucapan Rocky Gerung yang dinilai menghina Jokowi dalam acara Konsolidasi Akbar Aliansi Aksi Sejuta Buruh bersama Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Bekasi pada Sabtu (29/7). Video tersebut kemudian juga ditayangkan oleh akun YouTube milik Refly Harun.

Berita Lainnya
Kadiv Kanwil Kemenkumham Kepri Gelar Razia Lapas Perempuan dan Anak di Batam
Dari Perantauan untuk Kampung Halaman, IKKS Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing
RSUD AA Siapkan Tempat Vaksinasi Sendiri Bagi Nakesnya
Rapat Bersama DPRD, Pemprov Kepri Beri Penjelasan Anggaran Covid-19
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Inhil, Ini Respon Warga
Setelah Bertemu Gubernur, Kajati Riau Sutikno Silaturahmi ke DPRD
H Mafirion Pinta Kementerian HAM Harus Turun Tangan ikut Menyelesai Kasus Rempang dan Galang
Dari Hasil Rapid Test di Riau, 33.259 Pasien Negatif
Kakanwil Kemenag Riau: Perkuat Sinergi dalam Pemulangan Jamaah Haji 2025
Menag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Tidak Berizin, Ini Daftarnya
Bupati Inhu Lepas 38 Peserta Diklat ke BDI Padang
Kadis Hj Djamilah Hadiri Kegiatan Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Bersama Bupati Inhil