PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Mirisnya Pendidikan Indonesia, Siswa Layangkan Pukulan "BEDETUM" Tewas Guru Sekolah
Bualbual.com, Kisah tragis dunia pendidikan datang dari Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Betapa tidak, Ahmad Budi cahyono, guru honorer SMA Negeri 1 Torjun, Desa Jrengik tewas usai dihujani bogem mentah anak didiknya sendiri.
HL, siswa kelas IX pelaku penganiyaan tersebut. Ia kesal, ia marah, ia tidak terima ketika pipinya dicoret oleh korban dengan menggunakan cat lukis. Padahal, saat itu HL sendiri tengah bersenda gurau dengan siswa lainnya dengan cara yang sama.
Karena membuat keributan, praktis HL langsung ditegur korban.
"Korban memberikan tindakan, mencoret pipi HL dengan cat lukis. Tapi, HL tidak terima, kemudian memukul korban," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (2/2).
Aksi pemukulan itu dilerai oleh siswa lainnya yang ada di dalam kelas. Di sisi lain, siswa juga ada yang melaporkan guru. Akhirnya, korban dan HL dibawa ke ruang guru lalu menjelaskan duduk perkaranya kepada Kepala Sekolah. Mediasi pun dilakukan.
Ketika itu, kepala sekolah mengaku tidak melihat luka di tubuh dan wajah korban.
Nahas, dendam sudah menjalar dalam diri HL. Upaya mediasi itu tidak menghilangkan kekesalannya terhadap korban.
Langsung saja, saat jam pulang sekolah, HL mengadang korban. Di situlah HL memukuli korban hingga menyebabkan pembuluh darahnya pecah.
Sesampainya di rumah, korban langsung pingsan, sehingga dirujuk ke RS Dr Soetomo di Surabaya. Sayangnya, nyawa sang guru tidak terselamatkan.
"Dari keterangan dokter yang menangani, korban di diagnosa korban mengalami MBA atau mati batang otak dan semua organ dalam sudah tidak berfungsi," ujar Barung.
Tidak berselang peristiwa tersebut, HL pun dibekuk, Kamis (1/2) tengah malam.
"Penangkapan dilakukan di rumahnya di Dusun Brekas, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Sampang, sekitar pukul 24.00 WIB," ujar Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto, Jumat (2/2) pagi.
Teman-teman sekelas HI menyayangkan tindakan yang dilakukan bersangkutan terhadap guru Budi tersebut. Mereka menilai tindakan guru tersebut wajar dilakukan.
Hal senada dikatakan Bupati Sampang Fadhilah Budiono. Ia menyayangkan tragedi yang menimpa dunia pendidikan di SMA Negeri I Torjun hingga menyebabkan seorang guru di lembaga pendidikan itu meninggal dunia.
"Sangat disayangkan dan tidak seharusnya hal itu terjadi di dunia pendidikan kita," ujar Fadhilah di Sampang.
Bupati meminta agar aparat kepolisian segara bertindak cepat mengatasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Menurut Fadhilah, kasus pemukulan yang telah menodai citra pendidikan itu, harus ditangani secara profesional, termasuk mengantisipasi berbagai kemungkinan pasca terjadinya kasus tersebut.
"Saya juga telah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Sampang, agar memperhatikan kasus ini," tandasnya.
(mdk/rhm)
.jpg)

Berita Lainnya
Ramainya Arus Mudik Nataru,
Dua Wanita Cantik dan Satu Pria Ditangkap Polisi di Jalan Subrantas Tembilahan
Mahasiswi STAIN Bengkalis Lulus Wakili Riau Pada Seleksi Jambore dan Bhakti Pemuda Antar Daerah
Bupati Amril : Minta Pada Masyarakat Agar Bersama Menjaga Dan Memelihara Pembangunan Yang Telah Dilakukan Pemerintah
Lukman Edy Adukan ke BK DPD RI, Ini Tangkisan Arya Wedakarna
Disnakertrans Inhil Dukung Program PKK Tata Busana dari LKP Lauly Busana
Ada Apakah Barcelona Langsung Meminta Maaf ke Real Madrid?
Kontraktor Jalan Tol PT.HKi PekDum Seksi 5, Gelar Acara Silaturahmi, Serta Beri Santunan Pada Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa.
Tengku Abdullah Dilantik Jadi Sultan dan Siap Jadi Raja Baru Malaysia
Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam Jangan Rusak Hubungan Silaturahmi Hanya Karena Berbeda Pilihan Politik
Begini Kronologis Terjadinya Tabrakan Speed Boat SB Berkat Ilahi vs Speed Boat (SB) Sulis Winda
Beredar Isu Syamsuar Gantikan Sekda Riau Angkat Plt, Ahmad Hijazi Pindah ke Jakarta!