Oknum Anggota DPRD di Tubaba Ditahan Polisi Terkait Kasus Ini!
BUALBUAL.com - Anggota legislatif dari Partai Nasdem di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ditangkap polisi karena diduga telah membuat laporan palsu pada 15 April 2020 lalu di Mapolres Tubaba.
Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman mengatakan Sdm membuat laporkan palsu terhadap sejumlah media yang dituduh mencemarkan nama baiknya karena pemberitaan soal asusila.
"Sdm yang dampingi penasehat hukumnya, Yosep Arnoli dan Sanudi, pernah melaporkan beberapa awak media. Menurut dia, media itu telah mencemarkan nama baiknya atas pemberitaan perbuatan asusila Sdm dengan seorang mahasiswi yang berinisial EL (29)," jelas Hadi kepada awak media, Jumat (19/2/2021).
Berbekal laporan itu, Polres Tubaba melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap EL. Foto wanita ini, bersama Sdm yang diduga melakukan perbuatan mesum.
"EL membenarkan kalau foto yang bersama Sdm itu adalah dirinya. Foto tersebut diambil menggunakan Handphone miliknya," kata Hadi.
Menurut keterangan EL, dia bersama Sdm bukan hanya sekali bertemu dan bermalam di hotel dan melakukan hubungan layaknya suami istri.
"Sudah menginap dua kali di hotel yang berbeda. Di Hotel Tiga Metro dan Hotel Indah Permai Lampung Timur," terangnya.
Setelah mendapatkan keterangan dari EL, pihak Polres Tubaba mendatangi hotel yang tersebut untuk melakukan penyelidikan.
"Di sana (hotel_red) dalam buku tamu ada nama Sdm dan EL yang pernah bermalam. Kemudian seprei dan selimut yang berada di hotel itu sesuai dengan yang ada di foto syur yang beredar," bebernya.
Setelah itu, penyidik melakukan gelar perkara atas laporan Sdm tersebut. Kemudian penyidik menindaklanjuti pelaporan palsu tersebut dengan membuat Laporan Polisi Model A.
Kasat Reskrim Polres Tubaba Iptu Andre Try Putra, juga mengatakan, pada Kamis 18 Februari 2021 setelah dilakukan panggilan yang kedua terhadap tersangka untuk dilakukan pemeriksaan.
Tersangka kemudian ditangkap dan ditahan di Mapolres Tubaba guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 242 KUHP ayat 3 tentang Laporan Palsu dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.
Sementara, Ketua DPD Partai Nasdem Tubaba, Joko Kuncoro, belum bisa memberikan sanksi terhadap Sdm. "Kami akan laporan dulu ke DPW soal ini. Saya belum bisa berikan jawaban karena ada DPW," ungkapnya.

Berita Lainnya
Eks Bupati Kuansing Mursini Divonis 4 Tahun Penjara
Polisi Amankan Terduga Bandar Sabu di Perbatasan Kecamatan Batang Cenaku Inhu
Jaringan Sabu di Siak Dibongkar! 4 Orang Ditangkap, Bandar Besar Masih Diburu
Pejabat Dinas PUPR dan Kontraktor Ditetapkan Tersangka Korupsi Masjid Raya Pekanbaru
Tak Tobat, Dibui Lima Tahun Kini Kempes Kembali Diciduk Kasus Narkotika
Kasat Reskrim Inhil, Ajak Masyarakat Tidak Mudik Tetap Waspada Terhadap Tindakan Keriminal
Waspada, 2 Pemuda Cetak Dan Edarkan Uang Palsu Di Wilayah Duri
Rp3,55 Miliar Mengalir! KPK Periksa Lingkar Dalam Gubernur Riau
Berkedok Pembuatan Kartu Indonesia Sehat, Pria di Inhil Raup Rp4,5 Juta dari Aksi Penipuan
Polres Inhil Kembali Amankan 1 Pelaku di Jakarta Terkait Kasus Penahanan Tug Boat PT THIP Pelangiran
Komplotan Curanmor Dibongkar, Tiga Pelaku Dibekuk Polisi di Pelalawan
Tim Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Kembali Amankan Tersangka Jaringan Pengiriman PMI Ilegal